Jadi Fotografer ASAHI memang Enakkk.....

Oleh:  Rieska Wulandari (10745)    17 tahun yang lalu

  0 

Teman-teman, hasil surver di Korea menyatakan bahwa fotografer adalah salah satu pekerjaan yang paling menyenangkan di dunia. Nah, apalagi kalau anda menjadi fotografer Asahi Shimbun, salah satu harian paling terkemuka di dunia dengan oplah yang tertinggi.
Saat ini, fotografernya, yaitu Mr. Tsuyoshi Takeda difasilitasi sebuah jet untuk memotret kawasan bencana tsunami di Aceh dan Nias...
Jadi kalau anda berminat jadi fotografer .. jangankan tempat duduk VIP, kalau mau jet nya juga dikasihhh hahahaha
Two years after the Tsunami, The Asahi Shimbun, Japan’s foremost newspaper, dispatches one of the firm’s 2 aircrafts from Japan to Aceh province. The purpose of the flight is to a part of our continuous efforts to reports from devastated areas of Tsunami. We will take aerial photos, to show how reconstruction efforts have been materialized to our readers in Japan and other countries.
The plane, named “HAYATE” (Cesna 560), has arrived at Polonia airport in Medan around 7 pm on 16th December; It departed from Osaka at 7 am (5 am WIB), stopping over in Naha, Manila and Ho Chi Minh city, before landing at Polonia at 7 pm WIB.
Hayate is expected to depart from Polonia airport at 9 am on 18 Dec, flying directly Muelaboh, one of the most affected area on the west coast. The plane will then go up north to Banda Aceh; Along the coast, our photographer, Mr. Tsuyoshi Takeda, will take aerial photos of the devastated areas. After stopping over in Banda Aceh for a few hours for refueling, Hayate will heads to Simeulu and Nias Islands before returning to Medan. The flight will be operated by Captain Masaki Watanabe, Hiroshi Ueno and Seiji Fuji. Mr. Ueno and Fuji, former members of Japan’s Self-Defense Force, once operated F15 and other fighters. The flight is also attended by an official from TNI.
The Asahi Shimbun, one of the oldest national daily newspaper in Japan, first printed in 1879 in Osaka, has currently daily circulation of 8 million. It is the pioneer of air flight for reporting in the world. On 9 April, 1937, the Kamikaze, a Mitsubishi aircraft sponsored by The Asahi Shimbun arrived in London, to the astonishment of the Western world. It was the first Japanese-built aircraft to fly to Europe. It marked the world record for the shortest flight time from Asia to Europe during that period.
Since then, The Asahi Shimbun occasionally dispatches their planes to overseas; the latest assignment was to fly in Alaska to help scientific research the area. Hayate, since its inauguration in 1996, has flied to/over Russian, East Japan Sea, Mongol, the Korean Peninsula, Guam and China as well as domestic sky.
Pilot Masaki Watanabe berpose di depan HAYATE bersama awak pesawat di Bandara Polonia Medan sebelum berangkat ( take off ) menuju wilayah udara Meulaboh, Banda Aceh, Simeulue , dan Nias untuk pengambilan foto udara wilayah-wilayah yang terkena dampak tsunami dalam rangka peringatan dua tahun tsunami ___ Foto by : Toru Nakata , The Asahi Shimbun (Jadi meskipun kayanya kicil kinyis kinyis.. ini pesawat jet lhoooo)

Re: Jadi Fotografer ASAHI memang Enakkk.....

Oleh:  Rieska Wulandari (10745)    17 tahun yang lalu

 0 

Awak pesawat , anggota TNI AU dan keluarga Asahi biro Jakarta berpose sejenak di depan HAYATE di Bandara Polonia Medan sebelum take off menuju wilayah udara Meulaboh , Banda Aceh , Simelue dan Nias untuk pengambilan foto udara wilayah-wilayah yang terkena dampak tsunami dalam rangka peringatan dua tahun tsunami
Foto by : Toru Nakata , The Asahi Shimbun

Re: Jadi Fotografer ASAHI memang Enakkk.....

Oleh:  Rieska Wulandari (10745)    17 tahun yang lalu

 0 

HAYATE sesaat lepas landas dari bandara Polonia Medan menuju Aceh
Foto by :Toru Nakata , The Asahi Shimbun (18/12).

Re: Jadi Fotografer ASAHI memang Enakkk.....

Oleh:  Rieska Wulandari (10745)    17 tahun yang lalu

 0 

Dari Asahi Shimbun, kita bisa belajar bahwa ada perusahaan di Jepang yang begitu mapan dan matang dalam mengcover sebuah berita (story).
Modalnya engga tanggung-tanggung kan? Nah, kalau di Indonesia paling owner doang yang bisa hilir-mudik pake jet pribadinya... hehehehe..
Semoga perusahaan pers Indonesia suatu hari ada yang bisa menyamai bahkan melebihi Asahi Shimbun..

Re: Jadi Fotografer ASAHI memang Enakkk.....

Oleh:  Salahudin Damar Jaya, Jaya (45223)    17 tahun yang lalu

 0 

he..he.. wartawan sini kan bisa hilir mudik pake Ojek.., enak loh anti macet dan langsung kelokasi. kalo pake jet mana bisa meliput kebakaran di tanah abang.

Re: Jadi Fotografer ASAHI memang Enakkk.....

Oleh:  Bambang Irwanto, Beng2 (5883)    17 tahun yang lalu

 0 

Ada benernya juga nih Mas Salahudin... kalo lebih banyak liput berita lokal/seputar Jakarta yaa mending kasih voucher ojek... =))

Kalo mereka berani kasih fasilitas jet... perlengkapan motretnya kaya apa tuh lengkapnya... :-?

Re: Jadi Fotografer ASAHI memang Enakkk.....

Oleh:  Eka Rachmat, Meneer (88294)    17 tahun yang lalu

 0 

hmmm....kayaknya Rieska ada minat pindah ke Asahi Shimbun neh :-" .... ikutan yak......:D

Re: Jadi Fotografer ASAHI memang Enakkk.....

Oleh: M. Rosikhul Iman (465)    17 tahun yang lalu

 0 

itulah bedanya fotografer indo n luar.....bikin ngiri.....

Re: Jadi Fotografer ASAHI memang Enakkk.....

Oleh:  ferdy siregar (5173)    17 tahun yang lalu

 0 

kalo fotografer atau wartawan indonesia, tunggu di undang dulu baru jalan-jalan naik pesawat ...ha..ha..ha..ha

Re: Jadi Fotografer ASAHI memang Enakkk.....

Oleh: Bayu Maitra (645)    17 tahun yang lalu

 0 

menurut temen2,, ada ngga perusahaan pers indo yg sudah mulai bergerak ke arah sana? jadi penasaran,, :)

Re: Jadi Fotografer ASAHI memang Enakkk.....

Oleh:  Iwan Setiyawan (8421)    17 tahun yang lalu

 0 

kalau wartawan di Surabaya biasanya kontak teman-teman TNI AL di Skuadron Udara 400 yang mengoperasikan helikopter-helikopter TNI AL. Atau teman di Skuadron Udara 800 TNI AL yang mengoperasikan pesawat intai Nomad. Hasilnya lumayan tuh, liputan dari udara tentang bencana Lumpur Lapindo dan pencarian bangkai kapal KM Senopati Nusantara dan pesawat AdamAir sering keluar di media cetak dan elektronik. modalnya cuman berteman baik ama pilot-pilot.....hehehe. Kalau di Jakarta biasanya numpang helinya Polri.
Yang pernah dilakukan di Indonesia adalah sebatas sewa helikopter, biasanya juga patungan dari beberapa media. Kalau gak salah sewa heli per jam mencapai 10-15 juta, heli sejenis Bell 412 dengan kapasitas bisa 8 penumpang.

Re: Jadi Fotografer ASAHI memang Enakkk.....

Oleh: Sunyoto (10)    17 tahun yang lalu

 0 

Saya jadi ingat, waktu Jakarta jadi lautan merah, Jamannya kampanye PDI. Saya malah dicari sama orang partai itu untuk meliput dari udara, Jadilah berangkat dengan helikopter. Hasilnya memang eksklusif dan memenuhi keinginan pembaca. Jadi intinya kalo memang ingin dapat hasil yang eksklusif dan dapat dibanggakan, kayaknya harus seperti Anda. Ya begitulah.....