Bagaimana menikmati slide (Projector atau Scanner)

Oleh:  Willy Sutrisno (1031)    20 tahun yang lalu

  0 

Pengen minta pendapat dari teman sekalian. :)

Sedikit background. Melihat kontras warna Slide yang sangat bagus, saya ingin mendalami lebih jauh penggunaan slide. Dulunya saya hanya pakai film negatif saja. Ada beberapa cara untuk menikmati slide yang sudah selesai diproses, projector dan scanner. Saya ingin beli salah satunya akhir bulan ini, kira-kira menurut teman sekalian saya harus ambil yang mana?

Masing-masing ada keuntungan dan kerugian.
Projector:
GOOD: Tidak perlu di scan langsung bisa dilihat, harga projector relatif lebih murah.
BAD: Tidak bisa ditransfer ke komputer, harga proses lebih mahal karena harus di mount, hanya bisa melihat positif (slide).

Scanner:
GOOD: Slide bisa discan dan ditampilkan di komputer, proses fee lebih murah sebab tidak perlu dimount, dapat scan negatif dan positif.
BAD: Proses scanning agak repot dan memakan waktu, harus menyediakan ruang HD cukup besar, harga scanner relatif lebih mahal.

So far, saya cenderung untuk mengambil projector karena workflow lebih simple.

Untuk projector saya sudah 'eyeing' Leica Pradovit series, kalau scanner mungkin Minolta series (III atau IV).

PS: Diminta dengan sangat, OT jangan terlalu kelewatan. Saya ingin diskusi ini dapat berjalan dan berguna bagi yang membaca. Terima kasih atas komentarnya.

Re: Bagaimana menikmati slide (Projector atau Scanner)

Oleh:  Rochim Hadisantosa (104553)    20 tahun yang lalu

 0 

Bung Willy,
Scanner perlu anda punya, karena ini alternatif yg lebih murah secara jangka panjang dibanding harus mencetaknya di kertas. Apalagi bila anda ingin mengupload fotonya di FN :). Cetak dr slide -bila mau scan dr flatbed- juga lebih mahal dibanding dr digital atau film negatif.

Proyektor memang sebagusnya juga anda punya, krn "kenikmatan puncak" dr slide adalah melihatnya di "layar besar". Lewat proyektor ini anda pasti akan terkagum sendiri dng foto anda :), sekali pun... misal foto tsb bila diupload di FN dikatakan jelek :p. Bagaimana komposisi yg ideal, atau poi yg dibilang kekecilan atau kurang dekat, rasanya nggak menjadi soal lagi, krn warna, detail, dan sensasi seolah melihat ruang nyata sudah mengalahkan tetek bengek itu. Oya, perbedaan ketajaman detail pada apertur sempit dan apertur lebar juga akan nampak jelas, misal pada bagian rumit spt daun2 pd background yg jauh. Sesuatu yg sulit dilihat pd foto cetak kertas, atau monitor yg kurang leluasa melihatnya.

Tentang harga, scanner spt Minolta SD III/IV memang masih terasa mahal, disini 360€. Leica Pradovit P150 140€. Oya, mount/frame film slide cukup murah kok, di sini ada yg 200 frame untuk 10€, merek Braun atau Hama.

Re: Bagaimana menikmati slide (Projector atau Scanner)

Oleh:  Willy Sutrisno (1031)    20 tahun yang lalu

 0 

Terima kasih atas tanggapannya mas Rochim. Saya mengerti cetak dari slide lebih mahal, jadi memang lebih baik di scan dulu lalu dikirm softcopy buat di print (jauh lebih murah).

Gimana workflow mas Rochim sendiri? Apakah mas Rochim punya keduanya? Saya mungkin beli P150 atau sedikit diatasnya P300. Mungkin projector Leica murah karena kebetulan mas Rochim khan di jerman, di singapore harga Pradovit P150 sekitar S$390 (US$230). Budget terbatas jadi saya hanya dapat membeli salah satu saja, tidak bisa keduanya. Cheers..... :)

Re: Bagaimana menikmati slide (Projector atau Scanner)

Oleh:  Ade Realdy (18730)    20 tahun yang lalu

 0 

Kalo boleh ikutan, saya juga sama sedang memilih atau mungkin tepatnya lagi menabung kali yah dan yang pastinya projector bukan pilihan yang bagus, kalo saya akan lebih memilih scanner, karena lebih berguna dan bisa untuk film negatif dan slide, kendalanya memang harganya yang lebih mahal tapi ini bisa jadi solusi yang lebih murah kedepan daripada harus cetak + photoCD dari photostation.

Untuk menikmati slide film ada cara laen kok yang lebih murah, ada model slide viewer yang kecil dan murah yang kayaknya lumayan cukup untuk melihat hasil photo secara langsung sebelum di scan.
Yang ini contoh dari adorama mini slide viewer cuma 10 euro-an.

Salam

Re: Bagaimana menikmati slide (Projector atau Scanner)

Oleh:  Willy Sutrisno (1031)    20 tahun yang lalu

 0 

Mari-mari yang mau ikut nimbrung, memang itu tujuan diskusi bukan. Saling share pendapat, daripada tiap kali ngobrol ngalur ngidul.

Mungking yang mas Ade maksud adalah light box + loupe yah? Loupe itu kaca pembesar. Tapi kayaknya kurang sreg deh kalau dilihat pakai loupe, seperti kata mas Rochim. Pakai projector lebih puas, lebih nendang gitu.....

Re: Bagaimana menikmati slide (Projector atau Scanner)

Oleh:  Ade Realdy (18730)    20 tahun yang lalu

 0 

iya sih mas Willy, saya juga tertarik beli projektor buat slide karena lebih puas, cuma apa daya harus memilih antara scanner, dan mungkin suatu saat pasti akan beli juga tuh projektor.
buat milih scanner ajah udah pusing dan sampe sekarang belom tetap pendirian, masih miih-milih.
kalo workflow yang lebih simple mungking DSLR bisa jadi pertimbangan ....:), kalo mikirin atrribute atau accesories buat moto memang pusing dan dampaknya jadi jarang motret, lebih sering baca review peralatan.

Re: Bagaimana menikmati slide (Projector atau Scanner)

Oleh:  Willy Sutrisno (1031)    20 tahun yang lalu

 0 

DSLR itu merupakan cita-cita saya, workflow dicut setengah kali. Tapi tentu itu lain cerita yah mas Ade. Saya ada rencana loncat ke DSLR dari sejak tahun lalu, makanya dari dulu saya sudah undur-undur beli scanner atau projector. Tapi setelah saya pikir-pikir lagi kapan dong saya bakal maju kalau delay terus. Makanya jadinya terpaksa beli deh kali ini (projector atau scanner), urusan kalau nanti saya beli DSLR itu tunggu dulu deh baru cerita :) Kalau kita 'hesitate' terus berapa banyak moment yang hilang. Iya ngak......

Re: Bagaimana menikmati slide (Projector atau Scanner)

Oleh:  Charles H. Hadi, Jade (13203)    20 tahun yang lalu

 0 

Saya sih selama ini lihat slide melalu scanner. Scanner saya Epson Photo Perfection 2660 yah kalo ngga salah. Lupa :) Sayangnya hasil scan masih kurang bagus, perlu di USM lagi di PS.
Kalo projector bukannya harganya lebih mahal yah ?

Re: Bagaimana menikmati slide (Projector atau Scanner)

Oleh:  Arbain Rambey (103716)    20 tahun yang lalu

 0 

Bahwa sampai saat ini slide menghasilkan foto lebih baik daripada foto digital, mungkin benar. Tapi Foto digital yang diolah dengan benar dan baik pun bisa sangat bagus. Sejalan dengan waktu, saya yakin slide pun akan menjadi masa lalu saja. Kemajuan digital sangatlah cepat kawan....

Re: Bagaimana menikmati slide (Projector atau Scanner)

Oleh:  david hermandy (3403)    20 tahun yang lalu

 0 

Sedikit menambahkan, film slide yang sering diproyeksi dapat merusak atau mengerangi umur slide tersebut. Film slide sama halnya dengan material fotografi lainnya, peka terhadap cahaya, panas dan udara.

Re: Bagaimana menikmati slide (Projector atau Scanner)

Oleh:  Rochim Hadisantosa (104553)    20 tahun yang lalu

 0 

Saya juga ada terpikir beralih ke digital. Tapi dng slide kayaknya tetap akan jatuh cinta :) Alias motret dng slide akan jalan terus.
Bung Willy, saya scan film pake scanner pinjeman dr Alex :), Minolta SD II. Kalo proyektor ada 2, Kodak Carousel. Dng 2 proyektor, pemutaran slide bisa diset secara kontinyu, antara dua slide tidak ada waktu tunda/jeda yg membuat ruangan gelap total. Bila dng satu proyektor, saat peralihan antara dua slide membuat ruang gelap sesaat. Agak kurang nyaman saja dng perubahan terang gelap ini, tapi kalau sudah terbiasa juga nyaman2 saja.
Bung David, paling kita melihat satu slide hanya beberapa detik, memang sih lampu sorotnya agak panas. Ada frame slide yg dilengkapi kaca pelindung, agak mahal, tujuannya untuk menahan panas dr lampu, krn bila slide agak kelamaan di sorot, film akan memuai sedikit, saat memuai ini proyeksi akan terlihat kurang fokus lagi. Tapi nggak akan sampai merusak film.

Re: Bagaimana menikmati slide (Projector atau Scanner)

Oleh:  A. Raditya Pratistha D,Ndoro Tuan (44548)    20 tahun yang lalu

 0 

Saya mengamati diskusi aja Wil...wong saya juga lagi belajar makek slide dan masih terbegong-bengong + kagum ngliatin foto slide, hasilnya malah kayak 3 D...kadang2x :D

Seperti kata Rochim....mungkin saya akan beralih juga ke digital, tapi slide tdk akan saya tinggalkan :)

Re: Bagaimana menikmati slide (Projector atau Scanner)

Oleh:  Willy Sutrisno (1031)    20 tahun yang lalu

 0 

Terima kasih atas tanggapan rekan sekalian.

Mas Arbain, benar bahwa digital suatu saat akan mengambil ahli dunia film. Tapi selagi saya nunggu saat itu datang, mending saya main-main dulu dengan slide :)>-

Mas Rochim, oh ternyata pakai Minolta yah. Nanti mungkin kalau saya beli Minolta IV pasti gambar saya bisa menyamai anda atau mungkin lebih bagus (scanner lebih baru). Hahaha :-" Lagi berandai-andai.......

Namanya memuai itu 'Popping' khan yah. Katanya kalau slide sering di projected, bakalan lebih cepat rusak warnanya. Jadi harus di duplicate. Buat amatir mungkin tidak perlu terlalu pusing tentang hal ini.

Alex mana dong hasil slidenya...? Jangan cuman kagum, tunjukin dong.

Re: Bagaimana menikmati slide (Projector atau Scanner)

Oleh:  Kristupa W Saragih (176444)    20 tahun yang lalu

 0 

Menurut saya, scanner itu adalah barang wajib punya bagi kita yang bergelut di fotografi.

Mengenai fungsi proyektor slide sebagai alat untuk menikmati slide, sepertinya kurang efektif. Lebih baik lagi kalau bisa pakai proyektor LCD untuk menampilkan slide dalam tampilan lebih nyaman. Selama ini untuk melihat slide, saya kebanyakan pakai light box plus loupe.

Re: Bagaimana menikmati slide (Projector atau Scanner)

Oleh:  Judhi Prasetyo. (38908)    20 tahun yang lalu

 0 

Sejak pertama kali punya View Master sekitar umur 5 tahun, saya ingin sekali membuat sendiri gambar2 3 dimensi itu. Apalagi di Singapore space rumah sangat terbatas untuk bisa menikmati foto dengan projector slide. Dengan View Master foto bisa dinikmati di mana saja dalam ukuran yang setara dengan layar ratusan inchi :D
Solusi murah dan praktikal. Tapi saya belum nemu tempat bikin slide viewmaster di sini.
Drawbacknya: cuma bisa dinikmati satu orang pada satu saat saja.

Solusinya: scan ke disk dan nonton rame-rame pakai projector komputer di kantor :p

Re: Bagaimana menikmati slide (Projector atau Scanner)

Oleh:  A. Raditya Pratistha D,Ndoro Tuan (44548)    20 tahun yang lalu

 0 

Willy....banyak sudah foto saya di galery pakek slide :D

Re: Bagaimana menikmati slide (Projector atau Scanner)

Oleh:  Gerry Soetanto (1352)    20 tahun yang lalu

 0 

yup, mengapa tidak mempertimbangkan beli scanner plus multimedia projector?
kalau tujuannya sharing, multimedia projector sekarang sudah bagus2 dan sudah (relatif) cukup murah.
scannernya juga gak perlu yang istimewa, karena toh projector hanya butuh resolusi layar, jadi 1200 dpi (sekitar 2880 x 1134 pixels) sudah lebih dari cukup.

... dan bonusnya: kalau musim santai, projector bisa digunakan untuk nonton dvd! : ).

Re: Bagaimana menikmati slide (Projector atau Scanner)

Oleh:  Gerry Soetanto (1352)    20 tahun yang lalu

 0 

maaf menambah satu pertimbangan lagi: kalau takut hdd cepat penuh, pertimbangkan juga membeli dvd writer drive. harganya sudah semakin terjangkau.

Re: Bagaimana menikmati slide (Projector atau Scanner)

Oleh:  david hermandy (3403)    20 tahun yang lalu

 0 

Bung Rochim, yang pernah saya baca, menyimpan slide sebaiknya ditempat kering, dingin dan gelap. Cahaya ruangan saja dapat memperpendek umur slide apalagi jika terkena cahaya sangat terang dari slide projector.

Oleh sebab itu jaman dulu duplikat slide cukup marak, tujuannya slide asli disimpan dan yang diproyeksi adalah yang duplikatnya.

Memang kelihatannya ribet, tapi ntuk mendaatkan archieval yang maksimal hanya itu caranya. :(

Re: Bagaimana menikmati slide (Projector atau Scanner)

Oleh:  Indi Soemardjan (7483)    20 tahun yang lalu

 0 

mas Judhi,

Viewmaster masih ada ya? Saya kirain sudah out of date. Tapi boleh juga ya kita belajar motret slide untuk membuat Viewmaster. Saya heran kenapa Kodak atau Fuji tidak galakkan pasar ini ya?

Re: Bagaimana menikmati slide (Projector atau Scanner)

Oleh:  Judhi Prasetyo. (38908)    20 tahun yang lalu

 0 

Iya tuh, pasar yang bagus. Viewmaster bisa dibuat elektronik (sudah pernah ada deh) yaitu dengan tenaga batere untuk memutar slidenya. Mungkin dengan teknologi white LED malah bisa dibuat artificial light yang benar-benar putih sehingga slide bisa dinikmati seindah warna aslinya walaupun tanpa bantuan backlight cahaya matahari.

Gimana kalau kita bikin proyek menggalakkan pemakaian Viewmaster? Caranya bisa dimulai dengan membuat slide viewmaster sendiri. Cari siapa yang bisa bikin cakramnya dengan rapih (waktu kecil pernah coba bikin sendiri tapi malah bikin macet alat viewmasternya!). Sedang fotonya bisa buat 3 dimensi dengan kamera biasa. Slide viewmaster sebenarnya tidak harus 3 dimensi juga bisa kok, tapi kalau bisa 3 dimensi memang lebih sip!

Re: Bagaimana menikmati slide (Projector atau Scanner)

Oleh:  Willy Sutrisno (1031)    20 tahun yang lalu

 0 

Public Announcement: Akhirnya hari ini saya beli Minolta Dual Scan III scanner. Baru main-main ama scanner, hasil pertama semua slide dan film colour shifted ke warna merah. Lagi baca manual, tuing tuing :)

Re: Bagaimana menikmati slide (Projector atau Scanner)

Oleh: Andie Tanadi (1418)    19 tahun yang lalu

 0 

Sdr. Willy Sutrisno, saya selama lebih dari 15 tahun selalu menggunakan 95 % film slide buat fotografie, dan sebagian besar slide itu saya projeksikan untuk pertunjukan slide, memang benar bahwa , slide yang sering di projeksikan akan memudar terutama kalau terlalu lama di projeksikan, tetapi ada satu faktor yang praktis, dari setiap slide saya dapat pula membuat copy ke slide atau bahkan ke negativ , kalau diperlukan, dan biasanya kalau saya bermaksud untuk memprojeksikan satu slide lama dengan projektor, maka hal itu hanya saya lakukan dengan copy dari slide original saya
Hanya belakangan ini saja saya menscan dengan scanner ke medium digital untuk mengirimkan contoh foto untuk agensi foto yang biasanya saya layani , untuk menghemat ongkos pengiriman slide dan waktu untuk bikin copy, biasanya agen saya ,saya kirimi tumbnail dari foto-foto saya dalam bentuk cd ,salah satu kekurangan hasil digital scan , dari pengalaman saya adalah hasil scan yang biasanya sangat tergantung oleh hardware anda dan tidak constant di bandingkan dengan hasil slide dengan projeksi.
contoh yang paling nyata adalah begini: hasil scan slide anda di komputer anda belum tentu terlihat sama di komputer lain, karena biasanya setting kontras dan warna di komputer anda berbeda, dengan di komputer saya
menurut saya hingga 20 tahun kedepan belum ada tehnologi digital yang bisa menggantikan emulsi slide, dan fungsi slide, memang buat fotografer yang biasanya selalu menggunakan film negatif atau BW, digital bisa menjadi alternatif , terutama untuk presse fotografie (seperti sdr. Arbain Rambey), tetapi buat karya ilmiah (untuk foto biologie, atau geologi) sampai sekarang tetap slide, yang menjadi bahan dasar setiap foto.
lagipula film format 135mm itu merupakan bahan dasar yang dipergunakan untuk pembuatan film di bioskop. contohnya. menurut saya mungkin dalam 5 tahun lagi film negativ akan digantikan sebagian besar dengan digital(terutama untuk bidang presse fotografie dan product fotografie), tetapi film slide tetap ada, kalau anda pernah lihat digital projektor dengan resolusi cuma 1024X 720dpi dibandingkan dengan projektor untuk format 135 yang begitu brilanz, (ini belum dibandingkan dengan projeksi slide 6X6 cm loh !!!!). lagi pula satu faktor lagi buat mereka yang sering projeksi tentu tahu berapa mahal harga lampu cadangan dari digital projektor (+/- 750 EURO)dibandingkan dengan projektor manual (+/- 12 Euro).!!!!!!