| Pengarang |
Forum |
Penulis: Chandra SB (41373)
|
Teenager Bugs - Cicadas, serangga yg muncul 17 tahun sekali
Ini sekedar mau share sama kawan kawan saja. Di East Coast America saat ini sedang dilanda oleh serangga yg dinamakan Cicada (magicicada). Serangga ini hanya keluar dari dalam tanah setiap 17 tahun sekali untuk musim kawin. Kali ini serangga ini keluar antar bulan May sampe akhir June. Setelah itu mereka akan menghilang kembali sampe 17 tahun lagi.
Species dari Cicada ini ada 3 macam dan semuanya hampir mirip, untuk membedakannya kita harus lihat dibagian perutnya. ketiga species itu adalah Magicicada septendecim, Magicicada cassini, dan Magicicada septendecula. Untuk Setendecim, ada bagian garis besar berwarna orange dibagian perut, dan untuk cassini hampir semuanya hitam. Untuk septendecula garis orangenya kecil dan pendek.
Cicada muda dinamakan "nymphs" dan tinggal dibawah tanah. Mereka hidup dari menghisap cairan dari akar2 pohon. Cicadas dalam phase ini selama lima tahun dibawah tanah. Setelah itu selama 17 tahun dibawah tanah, ukurannya berkembang dari sebesar semut ke sebesar jari manusia.
Kebetulan dirumah saya banyak sekali muncul serangga ini, bahkan sebagian masuk kedalam rumah. Saya foto serangga ini. Kalo engga saya ga punya dokumentasinya dan harus menunggu sampe 17 tahun lagi.. itu juga kalo saya masih hidup..hehehehe.
14 Mei 2004 22:02:36wib
Telah dilihat : 4948 kali
Kategori : Landscape, Nature, & Satwa
Keterangan : Topik ini tidak bisa dikomentari karena sudah ditutup.
|
| Komentar |
Penulis: Gunawan Wibisono
|
Re: Teenager Bugs - Cicadas, serangga yg muncul 17 tahun sekaliOh ya ukurannya berapa cm Mas?
15 Mei 2004 17:57:39 wib
|
Penulis: Andi Lubis
|
Re: Teenager Bugs - Cicadas, serangga yg muncul 17 tahun sekali3 TU atas infonya , kang....
15 Mei 2004 20:31:32 wib
|
Penulis: Pujo Rahmanto, Pudz
|
Re: Teenager Bugs - Cicadas, serangga yg muncul 17 tahun sekaliakang Chandra SB ama akang Kikin Mutaqin memang infonya luar biasa.. Kang Kikin kan memang ahli Biologi bukan? Tenggoret? (hmm.. nama jawanya apa ya? Garengpung?) paling enak memang disangrai..
15 Mei 2004 21:40:59 wib
|
Penulis: Cessy Karina
|
Re: Teenager Bugs - Cicadas, serangga yg muncul 17 tahun sekalicicadas pasti serangga sunda ... sefamily ama cibodas, cipanas, cisarua ... ...
nice macro pics btw mas chandra, and thanks for sharing knowledge
15 Mei 2004 22:53:39 wib
|
Penulis: Judhi Prasetyo.
|
Re: Teenager Bugs - Cicadas, serangga yg muncul 17 tahun sekaliKalau Ci Priamajar?
16 Mei 2004 02:52:06 wib
|
Penulis: Cessy Karina
|
Re: Teenager Bugs - Cicadas, serangga yg muncul 17 tahun sekalipernah di sunda juga
16 Mei 2004 03:03:23 wib
|
Penulis: Irwansyah S
|
Re: Teenager Bugs - Cicadas, serangga yg muncul 17 tahun sekaliWaktu saya kecil sering main dengan binatang ini, namanya kami sebut gareng.
Saya dan kawan-kawan suka mengkoleksi binatang ini, dalam keadaan hidup tentunya. Dan kami memamerkan suara gareng siapa yang paling "keren". Makin berat maka makin keren.
Tapi sudah lama sekali saya tidak pernah melihat lagi binatang ini, rindu juga .
16 Mei 2004 06:55:58 wib
|
Penulis: Paulus Septianto Murtibroto, Kelik Broto
|
Re: Teenager Bugs - Cicadas, serangga yg muncul 17 tahun sekalikalau di sini adanya warna hijau namanya garengpung tapi ada setahun sekali pas abis musim penghujan alias musim panas
16 Mei 2004 09:41:55 wib
|
Penulis: Yosi Matsu
|
Re: Teenager Bugs - Cicadas, serangga yg muncul 17 tahun sekalikirain pasar cicadas tempat si agan biasa mangkal...
16 Mei 2004 13:09:44 wib
|
Penulis: Rieska Wulandari
|
Re: Teenager Bugs - Cicadas, serangga yg muncul 17 tahun sekaliaku suka deh infya..hidup cicadas,bandung dan tongereett huraay!
16 Mei 2004 13:51:41 wib
|
Penulis: ferdy siregar
|
Re: Teenager Bugs - Cicadas, serangga yg muncul 17 tahun sekaliwah orang bulenya suka nambah-nambahin kali....
tonggerek setiap hari ada di rumah, nggak usah nunggu 17 tahun....
16 Mei 2004 21:17:36 wib
|
Penulis: Kikin Hamzah Mutaqin
|
Re: Teenager Bugs - Cicadas, serangga yg muncul 17 tahun sekaliKang Chandra & rekan-rekan, saya ingin menambahkan kembali info sekaligus sebagai respon untuk komentar Bang Ferdy yang menurut saya agak menggelitik. Mungkin saya mulai dengan siklus hidup, siklus hidup serangga terdiri atas beberapa fase/stadium (jamak: stadia) dan ditandai dengan metamorfosis. Metamorfosis serangga ini pun beragam, misalkan metamorfosis sempurna (holometabola)seperti yang terjadi pada kupu-kupu atau kumbang dsb. meliputi stadia telur-larva (ulat)-pupa (kepompong)-dewasa/imago (kupu-kupu, kumbang). Nah untuk Cicada, metamorfosisnya lebih sederhana (paurometabola), meliputi telur-nimfa (nymph)-imago (tonggeret). Berbeda dengan metamorfosis sempurna, dimana bentuk serangga untuk setiap stadianya sangat berbeda, misalkan bentuk ulat,pupa & kupu-kupu masing-masing sangat berbeda, sedangkan untuk metamorfosis sederhana, bentuk stadium nimfa ini sudah mulai menyerupai bentuk serangga dewasanya. Satu putaran metamorfosis dari telur sampai dewasa dianggap sebagai 1 siklus hidup. Siklus hidup suatu serangga bisa juga dinyatakan dalam ukuran waktu, yang meliputi penjumlahan lama periode masing-masing stadium. Kembali ke siklus hidup cicada, dengan contoh ekstrim yang 17 tahun. Cicada dewasa meletakkan telur di kulit pohon dan telur ini menetas beberapa minggu kemudian menjadi nimfa, kemudian nimfa pindah ke bawah tanah di perakaran tumbuhan, hidup dari menghisap cairan dari akar-akar, tinggal secara subteranea selama bertahun-tahun (sampai kurang lebih 17 tahun), sampai akhirnya berubah pada saat tertentu menjadi imago (tonggeret), kemudian mating, betinanya menghasilkan telur kembali dan siklus berulang. Lama hidup tonggeret dewasa ini tidak lama cuma beberapa minggu.
Nah, fenomena keanehan alam yang belum terjawabkan untuk cicada 17 tahun yaitu faktor apa yang mengatur jam biologis (biological clock)-nya sedemikian sehingga setiap nimfa dalam populasi besar merubah diri menjadi tonggeret serempak dalam waktu yang bersamaan (sinkronisasi) setelah melewati masa 17 tahun.
Fenomena sinkronisasi dalam dunia serangga dan juga hewan lainnya memang berbeda antar region, misalkan temperate/subtropis dengan tropis sebagai perbandingan ekstrim. Sinkronisasi semacam ini lebih mudah terlihat di daerah temperate, misalkan kupu-kupu atau serangga lainnya pun pada saat winter tidak terlihat sama sekali, sedangkan pada saat tertentu tampak beribu-ribu (mating season). Lain halnya di daerah tropis yang kondisinya tidak mengalami fluktuasi yang ekstrim, kapanpun kita bisa lihat telur, ulat, kupu-kupu hampir di setiap waktu, karena sinkronisasinya tidak jelas.
Kembali ke masalah tonggeret, di Indonesia kita dapat melihat tonggeret lebih sering antar musim tanpa harus menunggu sampai bertahun-tahun. Dalam hal ini bukan berarti bahwa tonggeret di Indonesia memiliki siklus hidup yang singkat, siklus hidupnya bertahun-tahun juga kok. Yang menjadi pembedanya adalah sinkronisasi yang tidak tegas sehingga memiliki struktur populasi dimana pada saat yang bersamaan terdiri atas berbagai stadia dan umur yang sangat bervariasi.
Nah, kebetulan spesies tonggeret yang Kang Chandra perhatikan, berada pada saat populasinya terdiri atas jutaan serangga dewasa hasil sinkronisasi yang kompak dari jutaan nimfa yang telah melewati masa 17 tahun … kompak ni ye
Jadi komentar Bang Ferdy ttg bisa-bisanya orang bule dalam “nambah-nambahin”, hanya karena ia bisa melihat tonggeret setiap hari, belum bisa saya fahami, apalagi akumulasi informasi ttg tonggeret 17 tahun ini cukup melimpah berdasarkan penelitian, pengamatan dan catatan berpuluh-puluh tahun dan masyarakat pun menyaksikannya.
Mohon maaf bila komentar saya panjang dan keluar dari topik fotografi
17 Mei 2004 00:01:50 wib
|
Penulis: Uchin Mahazaki
|
Re: Teenager Bugs - Cicadas, serangga yg muncul 17 tahun sekalibentuk serangganya mirip sama serangga yang sering disebut "GARENG" ya ??? Yang tiap malam muncul dan sering mengelilingi dan nabrak nabrak lampu.. trus kalo dipencet perutnya dia akan mengeluarkan suara yang keras yang mirip terompet gitu..tapi mungkin saudara jauh banget kali ya.. karena kalo gareng masih tiap malam sering muncul dan nabrak nabrakin lampu neon depan kamar Link menarik tentang cicada http://www.ivyhall.district96.k12.il.us/4th/kkhp/1insects/cicada.html Oktober 2003 dulu saya sempet motret objek ini..Foto di bawah ini ternyata sisa kulit/cangkang nya cicada sesudah "ganti baju" .. terima kasih banyak buat pak kikin atas infonya.. kalo tadi di YM pak kikin nggak kasih tahu kalau itu kulitnya cicada, seumur umur saya nggak bakal tahu 

17 Mei 2004 01:23:05 wib
|
Penulis: Hedi Priamajar
|
Re: Teenager Bugs - Cicadas, serangga yg muncul 17 tahun sekaliIya, Kin, penjelasannya panjang tapi menarik juga, terutama mengenai sinkronisasi serempak dan pengaruh iklim.
17 Mei 2004 03:39:53 wib
|
Penulis: Eka Alam Sari
|
Re: Teenager Bugs - Cicadas, serangga yg muncul 17 tahun sekaliMakasih mas Chandra SB atas sharing info dan fotonya. Bener lho saya baru tahu. Wah bisa dimasukin rubrik KIta Perlu Tahu di majalah aku. Makasih banget buat Mas Kikin... Semoga sukses ya kuliahnya di sana. Salam kenal dari saya.
17 Mei 2004 09:35:46 wib
|
Penulis: Dian Rosita, Tita
|
Re: Teenager Bugs - Cicadas, serangga yg muncul 17 tahun sekalikang chandra dan kang kikin emang mooiii...tengkyuu
17 Mei 2004 16:06:26 wib
|
Penulis: Putra Djohan
|
Re: Teenager Bugs - Cicadas, serangga yg muncul 17 tahun sekaliselain foto....tnyata bisa dapat banyak ilmu yah...di FN....makasih
17 Mei 2004 21:23:31 wib
|
Penulis: Ben Kristianto
|
Re: Teenager Bugs - Cicadas, serangga yg muncul 17 tahun sekaliTerima kasih buat kakak-kakak semua atas buat sharing info dan foto nya.
17 Mei 2004 23:14:45 wib
|
Penulis: Yosi Matsu
|
Re: Teenager Bugs - Cicadas, serangga yg muncul 17 tahun sekaliini fotografi apa belajar biologi yah....jadi inget inget thread si GURU BIOLOGI TITA....soal kupu kupu itu...
18 Mei 2004 19:20:11 wib
|
Penulis: D. Setiadi
|
Re: Teenager Bugs - Cicadas, serangga yg muncul 17 tahun sekaliBelajar dua-duanya yus...
19 Mei 2004 00:56:53 wib
|
| <<< | << | < | 1 - 2 - 3 - 4 | > | >> | >>> |
|
|
|