Fotografer.Net
 17:22:03 wib   Login    
 
Olympus

Forum Diskusi

Pengarang Forum
Penulis:
Darwis (1963)

++ Pengalaman Beli Kamera Baru +++

Dear All,

Ini belum jadi pengaduan, baru mau bertanya dan minta klarifikasi (plus pengharapan) semoga masalahnya selesai tanpa mesti ngadu sana, ngadu sini.

24 Agustus saya beli Canon 350D di FAX Nusantara (pasang banner di website ini); Alasan saya beli ke sana, karena rekomendasi teman. Terlepas dari pengiriman barang yg sangaaat terlambat (yg bahkan mau ngecek isi dalamnya saja saya nggak sempat), tuh kamera akhirnya nyampe. Langsung saya bawa ke Puncak, Jawa-Barat; terus ke Bali buat foto2.

4 September saat saya kembali ke Jakarta, mulai download2, mulai ngedit2; barulah ngeh kalau dihasil jepretan ada noda cokelat (sebenarnya pas di Bali juga sudah mulai nanya2; tapi masih tenang; mungkin karen lensanya kotor, atau apalah). Tapi baru realized kalau semua foto (sejak jepretan pertama) hingga akhir memang bermasalah.

Langsung telpon FAX Nusantara. Sepakat dibawa ke Canon Camera Digital Service (Jl Angkasa) saja. Rencananya Rabu, tapi karena repot jadwal di kampus padat, baru dibawa Jum'at siang selepas Jum'atan.

Awalnya diduga sensornya kotor. Ternyata, ya ampun, sensor itu sudah baret! Tega banget mereka malah nuduh saya ngebersihin sensor sembarangan. Kalau mereka bisa nanya moderator FN ini (yg pasti punya datanya); mereka akan tahu, saya sejak tahun lalu jadi member FN, tapi nggak pernah sekalipun upload foto karena nggak punya kamera. Hanya komentar. Setelah nabung lama baru kesampean beli SLR (baru upload 2 foto hasil dari Bali). Tuh kamera seperti bayi bagi saya. Bahkan saking "begonya", saya sempat nanya teman yg lebih tahu, "Boleh nggak ya kamera disimpan dekat HP?"; karena khawatir kameranya rusak. Jadi bagaimana mungkin saya sok-berani buka2 dalamnya? Ngebersihin sensor??

Tuh kamera baru berumur 2 MINGGU, dan saya harus menerima kenyataan sensornya baret. Kalau mau jujur, sedihnya minta ampun. Tidak bagi semua orang kamera itu barang murah. Akhirnya Canon Service berjanji akan memperbaiki filternya (katanya yg kegores hanya sampai lapisan itu). Saya besar pengharapan, minggu depan saat kamera itu saya ambil, masalahnya benar2 selesai.

Tapi lewat forum ini saya mau nanya; dan mungkin berguna bagi teman2 lain.
1. Kalau kita beli kamera baru, tanda2 itu memang original box-nya apa? Seperti HP, kan ada sealed-nya??
2. Kalau kita beli kamera baru, apa yg harus dilakukan atas kemara itu? Bagian apa saja yg mesti dicek, bagaian mana saja yg harus diperiksa detail?

Semoga pengalaman ini berguna bagi banyak teman yg sama seperti saya, baru memulai kecintaan atas fotografi (kecintaan, bukan buat bisnis dan sebagainya). Dan semoga atas "pengaduan" ini, pihak2 yg seharusnya mengambil tanggung-jawab dalam kasus ini bisa berlapang-dada menunjukkan komitmennya. Saya ingat banget, waktu beli dulu setiap dealer yg saya telpon benar2 PEDULI, mau mendengarkan. Jangan sampai setelah UANG-nya keluar, semua lepas tangan. Salam.


09 September 2006 11:06:34wib
Telah dilihat : 6959 kali
Kategori : Bincang Bebas
Keterangan : Topik ini tidak bisa dikomentari karena sudah ditutup.
Komentar
Penulis:
Damai Pascarino, denmas Dano

Re: ++ Pengalaman Beli Kamera Baru +++

Turut prihatin pak...
Kalau saya beli kamera mendingan langsung ke tokonya dan cek di tempat, kalo perlu bawa notebook buat ngecek SC, jaga-jaga sapa tau yang dijual adalah kamera bekas.
Kenapa harus merk ini ya yang selalu bermasalah..? big grin
* kaburrrrrrrrrr*


09 September 2006 11:35:47 wib
Penulis:
Ucok P. Harahap

Re: ++ Pengalaman Beli Kamera Baru +++

Pak Darwis, saya yakin masalah ini akan selesai baik-baik. Owner PT. Fax Nusantara (Pak Hartono Halim) bukan hanya penjual kamera, namun juga fotografer yang cukup aktif di berbagai komunitas. Reputasinya selama ini cukup baik

Dalam suatu kesempatan kami pernah hunting bersama Pak Hartono di Bali. Kebetulan ada teman yang mendadak butuh lensa 17-40. Dengan bantuan Pak Hartono barang tersebut bisa tiba kelokasi kami memotret (diantara bebatuan di sekitar GWK). Jadi Bali-Jakarta sebetulnya bukan kendala. Alangkah baiknya jika waktu menemukan barang tersebut cacat langsung menelfon penjual. Wajar jika penjual curiga, 10 hari bukan waktu yang sebentar untuk menyadari suatu produk cacat atau tidak

Saya tidak mau menghakimi siapa yang salah. Sebaiknya beli barang apapun tidak terburu-buru, tidak dibawah tekanan dan dalam keadaan sehat jasmani & rohani (apalagi harganya mahal). Santai-santai, cek ini & itu, setelah OK semua baru bayar

Mudah-mudahan cepet beres deh

Salah forum nih, laporan & pengaduannya gak ada hubungan dengan FN. Hubungan FN dengan Fax Nusantara sebatas pemasang iklan dan penyedia layanan saja


09 September 2006 12:49:20 wib
Penulis:
Feri Latief

Re: ++ Pengalaman Beli Kamera Baru +++

Yup, setuju! Pak Hartono kredibilitasnya oke. Cuman kemungkinan barang cacat produksi tetap ada...perlu perhatian tambahan dari Pak Hartono, Nih...Lain kali Teliti sebelum membeli ya.......


09 September 2006 12:57:02 wib
Penulis:
Palty Osfred Silalahi

Re: ++ Pengalaman Beli Kamera Baru +++

Turut berduka atas kejadiannya, tapi bukan saya membela Pak Hartono, sepengetahuan saya Pak Hartono itu orang yang sangat baik di bidang Fotografi, apalagi reputasi kebaikannya sudah diakui oleh banyak orang, termasuk saya. Saya gak janjian bilang Pak Hartono kredibiltasnya di fotografi sangat di akui loh pak Darwis, mungkin sehabis saya posting akan ada banyak orang yang mengatakan hal serupa winking .Dan saya yakin, permasalahan Pak Darwis akan selesai dengan baik.

Menjawab pertanyaan 1. Biasanya di Body Kamera pada bagian lubang untuk baut di tutupi dengan waranty seal, hologram seal, dan lainnya. Kalau di sensor sepertinya tidak ada (mungkin)

Menjawab pertanyaan 2. Karena secara fisik Body kamera itu (dalam artian kata "baru"winking mulus, kemungkinan yang kita check adalah shutter count-nya, Menunya, coba shot, preview hasil, flash internal, self timer, dan banyak lagi yang harus dicheck saat membeli kamera baru tersebut. Kalau lensa, lebih mudah lagi, cek saja ada jamur atau tidak, fog, baret, kotoran debu, AF, dll.

Saran : memang yang lebih baiknya datang langsung ke tokonya, transaksi di tempat happy , semoga bermanfaat.


09 September 2006 14:50:24 wib
Penulis:
Gregorius Rahadian

Re: ++ Pengalaman Beli Kamera Baru +++

Benar kata Mas Ucok, teliti terlebih dahulu barangnya. Mengapa merk ini selalu jadi korban? Ya, ibaratnya seperti OS Eindows yang populer sehingga banyak virus


09 September 2006 15:07:25 wib
Penulis:
Azhar Kuntoaji, AJI

Re: ++ Pengalaman Beli Kamera Baru +++

hehehe... hee hee
Kebetulan saya yg merekomendasiin Cik Darwis ini buat beli di Fax Nusantara. So far sih, bos gw di kantor always beli disana, n oke2 aja, walaupun pernah ada unit yg cacat, tapi segera d follow up sama pihak Fax. Dan gw sendiri puas juga sama layanan mereka, ketika minta tolong dicekin apakah kamera saya yg pernah 'terendam' air hujan di bagian displaynya masih bisa diselamatkan, dan ternyata alhamdulillah bisa hidup lagi.

Mungkin yang perlu ditambahkan dari kronologis di atas (kebetulan Cik Darwis nelpon gw saat itu juga n ceritain kejadian disana) adalah:
- Betapa Cik Darwis agak2 senewen ketika datang ke Datascript, dan mbak2 di front desk menenteng kamera nya ke ruang servis dengan 'cuek' (deskripsinya, biar Cik Darwis yg cerita).
- Kemudian dari pihak Datascript lah yg 'mengatakan' bahwa Cik Darwis lah yg telah 'menyentuh' sensor itu hingga mengakibatkan baret.
Yaa gitu deh... cerita berlanjut big grin


09 September 2006 15:12:04 wib
Penulis:
Willy Sutrisno

Re: ++ Pengalaman Beli Kamera Baru +++

Pihak Canon bisa check berapa shutter life dari kamera tersebut. Kalau seandainya sudah ribuan, wah berarti itu kemungkinan kamera bekas.


09 September 2006 15:51:09 wib
Yamaha Schoolmatic
Penulis:
Alvin Susanto

Re: ++ Pengalaman Beli Kamera Baru +++

Kak Darwis, saya doakan agar masalah sensor cepat selesai dan bisa motret lagi. Dan kalau sudah beres posting di thread ini yah, supaya kita-kita yang baca thread ini ikut gembira Kak Darwis happy-ending.

Oh ya, sebagai pemilik camera canon yang bergaransi Data Scrip bisa mendaftar menjadi anggota Klub Fotografi Datascrip (KFD) dan gratis lho. Manfaatnya lumayan juga, kalau ada launching product baru atau seminar fotografi anggota KFD diundang.

Tgl 5 Sept yang lalu lauching EOS 400D dan ada seminar dan demo oleh Pak Darwis Triadi.

Menurut saya, Fax Nusantara adalah perusahaan yang reputasinya baik dan reliable lah. Pada waktu pameran FOCUS tahun ini, Fax Nusantara dipercaya oleh Data Scrip buka stand di FOCUS dan berhasil menjual EOS 350D bagaikan kacang goreng alias laku keras.


Salam yah,
Alvin
Alta Vista
Digital Video - Photo - Lab


11 September 2006 10:45:56 wib
Penulis:
Mhd. Luthfi, Upie

Re: ++ Pengalaman Beli Kamera Baru +++

sekalian ajah deh dioprek .... gimana ???


11 September 2006 13:46:35 wib
Penulis:
Denny Ramon Ratulangi

Re: ++ Pengalaman Beli Kamera Baru +++

@Upie : ha ha ha ... sekalian join HFC aja winking


11 September 2006 18:19:17 wib
Penulis:
Hartono Kurniawan Halim

Re: ++ Pengalaman Beli Kamera Baru +++

Pak Darwis yth,
Terima kasih atas kepercayaan Bapak kepada Fax Nusantara untuk mensupply kamera Canon EOS-350D yang tentunya telah Bapak idam-idamkan sebagai kamera yang memuaskan tanpa adanya masalah. Kami sebagai perusahaan yang di kalangan bisnis dikenal luas memiliki reputasi yang baik selama 24 tahun sebagai distributor tunggal perangkat kantor/telekomunikasi merk terkenal, tentu tetap senantiasa menjaga reputasi ini. Kami sebagai dealer resmi PT. Datascrip yang telah menjual kamera tsb kepada Bapak, sangat terkejut mendapat laporan bahwa kamera tersebut mengalami kelainan pada sensornya. Adalah prosedur standard kami demi kepuasan pelanggan, kami langsung menghubungi bapak Peter selaku Service Manager PT. Datascrip untuk mengetahui pokok masalahnya dan membantu Bapak semaksimal mungkin. Kami tegaskan bahwa kami pantang menjual kamera bekas maupun kamera yang pernah dipakai / diotak atik dijual sebagai kamera baru. Kamera yang kami supply kepada Bapak adalah bagian dari pesanan kami ke PT. Datascrip yang kami terima 2 minggu sebelum kami kirimkan kepada Bapak. Kamera itu bahkan tidak pernah kami keluarkan dari boxnya sampai saat kami mengirimkannya kepada Bapak.
Terlepas dari masalah bagaimana cacat seperti ini dapat terjadi, akhirnya pak Peter memutuskan untuk mengganti Low Pass Filter yang cacat itu dengan LPF yang baru. Kami memonitor perkembangannya dan kami mengetahui bahwa kamera tersebut sudah selesai pada tanggal 13 September 06 dan telah diambil kembali oleh Bapak keesokan harinya.
Besar harapan kami dengan telah digantinya LPF tsb, kamera kesayangan Bapak dapat menghasilkan image yang sama seperti kamera baru lainnya. Seandainya Bapak masih mempunyai keluhan atas kamera tersebut, silahkan menghubungi kami di (021) 580-4848 pada hari kerja. Kami senantiasa membantu Bapak untuk menyelesaikan masalah ini.
Mengenai pengiriman yang menurut Bapak sangat terlambat, dapat kami jelaskan bahwa kami menerima pemesanan dari Bapak via telpon pada tanggal 24 Agustus '06 sore hari, dan disepakati bersama bahwa barang pesanana kami antar ke alamat Bapak di Depok keesokan harinya (Jum’at pagi tanggal 25 Adustus ’06). Petugas pengirim kami telah berangkat dari kantor kami di Kedoya pada pukul 8.30, dan dikarenakan kemacetan lalu lintas ditambah tersasar didaerah Depok, akhirnya barang pesanan baru dapat diterima Bapak menjelang Sholat Jum’at.
Kami menyampaikan prihatin dan dengan rendah hati memohon maaf atas ketidak nyamanan yang menimpa Bapak atas kejadian ini. Mohon maaf juga atas kelambatan kami didalam menanggapi topik ini karena kami baru mengetahui adanya tulisan pak Darwis kemarin. Semoga penjelasan kami yang panjang lebar ini dapat membuat masalah Bapak menjadi jelas.
Seandainya Bapak ada waktu, silahkan bertandang ketempat kami. Kita bisa bertemu sambil berbincang bincang mengenai fotografi. Juga kapan-kapan Bapak bisa hunting bareng dengan kami para fotografers dari Fax Nusantara.
Terima kasih kami sampaikan kepada pak Peter yang telah membantu pak Darwis dalam menyelesaikan masalah ini, dan terima kasih juga kami sampaikan kepada kawan kawan fotografers yang telah memberikan tanggapan positif di milis ini.

Salam,

FAX NUSANTARA



Hartono K. Halim


26 September 2006 05:39:56 wib
Penulis:
david hermandy

Re: ++ Pengalaman Beli Kamera Baru +++

Masalahnya sudah selesai 1 minggu lebih [13-09-06] tapi pembuat topik malah kabur gak memberikan konfirmasi lagi straight face

Bung Darwis, lain kali kalo buat topik harap dipantau/update, jangan habis posting ditinggal pergi.

Masalah dianggap sudah selesai, topik saya tutup.


26 September 2006 07:12:00 wib
Penulis:
Azhar Kuntoaji, AJI

Re: ++ Pengalaman Beli Kamera Baru +++

Oh ya, mungkin saya bisa memberi informasi. Tgl 10 Sept kemarin, Ayahanda dari Darwis wafat di Palembang. Mungkin beliau sibuk bolak-balik Jakarta-Palembang, dan hanya sempat bbrapa hari di Jakarta (mungkin dia mengambil kameranya di sela2 waktu tersebut). Nanti Insya Allah saya sampaikan ke dia, bahwa permasalahannya sudah clear dijelaskan oleh Pak Hartono.


26 September 2006 13:54:39 wib
Penulis:
Darwis

Re: ++ Pengalaman Beli Kamera Baru +++

Terima kasih banyak teman2 atas komen yg membesarkan hati.

Speciallito buat Pak Hartono, komennya amat melegakan. Sejak awal. saya tidak ingin menulis "pengaduan", tapi karena rekan AJI, Azhar Kuntoaji menyarankan biar ada manfaatnya bagi rekan2 lain, maka dikirimkanlah pesan ini.

Sensornya sudah sehat-walafiat. Tapi karena dua minggu terakhir saya bolak-balik Jakarta-Palembang karena ayah saya wafat, makanya nggak sempat nengok forum ini.

Sayangnya, kameranya hari ini dibawa lagi ke Fax Nusantara. Pas di Palembang (pas moto malam2), baru ketahuan kalau pop-up auto flash/bliztnya kadang nggak terbuka otomatis. Jadi tetap "fire" dengan kondisi covernya tetap tertutup. Makanya membakar covernya, timbul bau gosong. Ada sekitar 2-3 kali kejadiannya. Saya langsung telp Mas Andrei, Datascript, dan berusaha untuk tidak pakai flash lagi hingga hari ini kameranya dibawa. Tadi pagi, pas dijajal autonya jalan lagi.

Auot-off-nya juga bermasalah. Meski sudah diset 1 (terus saya ganti 2) menit, terkadang kamera tetap nyala. Nggak nyadar baterainya sudah habis (karena saya punya kebiasaan lupa matiin tombol on-off manual).

Meski sekarang masalahnya 2; saya nyaman menyerahkan kamera itu. Sudah telepon Fax Nusantara. Saya percaya, pasti ada solusinya. Setidaknya, dengan tanggapan Pak Hartono, saya percaya Fax Nusantara akan kasih effort terbaik.

Salam


27 September 2006 15:19:36 wib
Penulis:
Darwis

Re: ++ Pengalaman Beli Kamera Baru +++

Almarhum ayahku dulu pernah mengajarkan satu pemaknaan hidup yg luar biasa: "kepercayaan" dan "nama baik". Minggu2 ini, ketika lelah bolak-balik Jakarta-Palembang. Rasa kehilangan atas sebuah kepergian yang begitu mendadak. Menemani ibu di awal ramadhan, dst. Saya kembali menemukan bahwa kedua kata itu bukan omon-kosong. Masih banyak orang2 yg meyakini dan benar2 melakukannya.

Sore ini saya ingin declared kalau masalah kamera saya sudah selesai. FAX Nusantara memberikan solusi yang benar2 diluar ekspektasi saya.

Kemarin siang, Kamis, 28 September 2006, Pak Hartono (owner FAX Nusantara) menelepon langsung dari Jerman (yg disananya masih pagi2 buta). Saya amat tersanjung atas teleponnya. Menjelaskan beberapa poin penting yang intinya memutuskan untuk meminta Datascript mengganti kamera tersebut. Saya tidak tahu kalau Pak Hartono beberapa hari lalu mengirimkan komennya di FN juga persis saat masih di pesawat (di atas India).

Hari ini, saya datang ke FAX Nusantara di Kebun Jeruk. Bertemu dan ngobrol dengan Mas Firdaus, Mas Syaiful sekalian mengambil kamera penggantinya. Rasanya lega sekali. Meski juga timbul rasa sesal dan khawatir forum ini sedikit-banyak langsung-tidak-langsung telah mencederai nama baik dan kepercayaan yang dibangun begitu panjang oleh FAX Nusantara.

Terima-kasih banyak Pak Hartono, saya mungkin tidak akan pernah bisa memberikan apresiasi yang pantas atas rasa tanggung-jawab, respon, dan solusi yang telah diberikan. Selepas ramadhan, jika situasinya lebih longgar, saya ingin sekali bertandang ke FAX Nusantara lagi. Belajar dan ngobrol banyak tentang fotografi. Dunia yang indah.

Saya minta maaf atas kalimat atau apapun yang tidak layak dalam forum dan proses penyelesaian masalah ini. Terlebih rasa "emosional" saat pertama kali menulis forum. Semoga forum ini bisa menjelaskan ke banyak pihak dan bermanfaat.


29 September 2006 15:15:13 wib
Penulis:
david hermandy

Re: ++ Pengalaman Beli Kamera Baru +++

topik saya tutup lagi
pesan moral, jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan, kalo udah ditempat service sebulan lebih baru buat thread, kalo baru 2 minggu tunggu perkembangan dulu.


29 September 2006 16:34:00 wib

muka :: top

spacer
spacer

Halaman Muka | Forum | Artikel | Anggota | Panduan | Tentang Kami | Keanggotaan Plus | Kontak
Galeri tahun: 2009 | 2008 | 2007 | 2006 | 2005 | 2004 | 2003 |

Copyright ©2002 - 2010 PT Fotografer Net Global
Send your comment or suggestion using this online form
Your IP address seen by this server is 38.107.191.102
This page was generated in 0.965 second(s).