Forum

Feri Latief | 13 September 2007 18:09:30 |

1
0
57
Dilihat : 4344
Bagikan :

Sepertinya ada seperti mitos di kalangan penggemar fotografi kalau Nachtwey berkunjung ke suatu negara maka akan ada peristiwa atau berita besar terjadi. Apakah ia punya indra ke-enam sehingga tahu apa yang akan terjadi?

Tanggal 11 September 2007 kemarin saya mendampinginya ke Sumatera Barat. Kami menjelajahi Bukit Tinggi, Payakumbuh dan Pangkalan, Kec. Limapuluh Kota. Dalam perjalanan saya sempat menanyakan hal tersebut apakah ia punya indra ke-enam sehingga ia selalu berada di tempat yang "tepat"?

Ia bilang nggak tahu kenapa ia selalu berada dalam situasi seperti itu. Dia ngasih contoh waktu tembok Berlin di runtuhkan kebetulan ia ada di sana. Waktu US membom Iraq ia juga ada di sana. Ketika WTC di hajar teroris 11 september ia ada di sana. Semua tak ia rencanakan....mengalir saja. Banyak orang yang mengaitkan keberadaannya atas sebuah peristiwa besar.

Ia juga bilang waktu itu ia berlibur ke Bali setelah 4 tahun motret terus tanpa henti. Tadinya dia mau berlibur ke pantai Phuket Thailand, tapi akhirnya ia memilih ke Bali. Baru dua hari dia berleha-leha berjemur di pantai tiba-tiba ada Tsunami di Aceh. Dia bilang kalau dia ke Phuket dan sedang berjemur di pantai pasti dia sudah almarhum. Saya bilang padanya You Saved by The Bali!Terus waktu ke Indonesia lagi, hari pertama dia mendarat gempa mengguncang Nias. sebuah kebetulan yang aneh.

Tanggal 12 September selepas Maghrib sekitar pukul 6 sore kami baru saja bertolak dari desa Pangkalan menuju Bukit Tinggi. Kami berhenti di salah satu rumah makan untuk ke toilet. Ketika di tempat parkir salah satu supir yang ada di sana mendapat kabar dari saudaranya gempa melanda Bengkulu dan juga Padang. Wah, kok kebetulan banget ya pas ada Natchwey di Sumatera....?

Malam itu kami terus menuju Bukit Tinggi, setelah memotret di salah satu tempat di sana kami langsung menuju kota Padang. Rencana kami menginap di hotel Bumi Minang. Dalam perjalanan ke Padang saya sempat mengontak rekan fotojurnalis Andi Lubis untuk minta info soal gempa itu. Om Nachtwey penasaran dan meminta saya menghubungi seseorang untuk mengetahui lebih jauh.

Sampai di Padang tengah malam. Kami chek in di hotel Bumi Minang. Kami kaget mendapati banyak tamu yang menggelar kasur di loby, tempat parkir dan daerah terbuka. Ternyata gempa sempat merontokan beberapa interior hotel para tamu takut tidur di kamar. Nachtwey sempat bertanya, lu yakin mau nginep di hotel ini. Tapi karena sudah capai dan penat saya bilang oke. Saya tidur di lantai 4 dan Nachtwey di lantai 6.

Rencananya kami chek out tanggal 13 sept keesokkan harinya. Kami akan meninggalkan hotel pulul 6.45. Saya bangun jam 6 pagi dan sekitar pulul 6.30-an Nachtwey menelepon saya, "udah siap lu?". Saya bilang tunggu sebentar...

Tak lama kemudian tiba-tiba hotel berguncang-guncang...saya kaget: Gempa Nih! Sempat terhenti beberapa detik tapi kemudian hotel berguncang bertambah keras....saya lari keluar ruangan dan turun melalui tangga darurat. Bumi masih berguncang, terasa lama betul untuk mencapai lantai dasar. Plafond asbes dan plesteran semen mulai berjatuhan.

Saya langsung keluar dan mencari tempat terbuka, saya lari ke jalan. Bumi masih berguncang diiringi bunyi gemuruh halus seperti di film. Hotel itu saya lihat seperti terombang-ambing ke kanan kiri, begitu juga bangunan lainnya. Cukup lama juga gempanya....setelah gempa berhenti saya langsung masuk lagi ke kamar saya dan mengambil barang secepatnya keluar dari hotel. Nachtwey ternyata sudah ada di tempat parkir bersama supir kami.

Saat itu juga kami langsung chek out, menuju bandara. Pesawat garuda menuju Jakarta pukul 8.30. Ketika berjalan di landasan paju menuju pesawat seorang ibu di belakang saya bilang,"merasakan gempa lagi nggak?" Dalam hati saya bilang ya saya merasakan getaran halus...tapi saya tak yakin betul. Ternyata betul lho, pagi itu ada 2 gempa pada pukul 6.49 waktu kami di hotel dan waktu pukul 8.26 waktu kami berjalan menuju pesawat. Saya sempat bilang sama dia," hidup lu selalu dalam bahaya ya?". Dia cuma tersenyum...

Apa benar mitos itu kalau Nachtwey datang ke suatu tempat pasti ada peristiwa/berita besar?

Nggak tahu ah, jawab aja sendiri deh....

Beri Komentar

Panduan mengenai tata cara pemberian komentar bisa dibaca di sini

Silahkan login atau daftar untuk dapat memberikan komentar.

13 September 2007 18:24:22

waw keren bo!!! apa gak tersinggung dia kalo gni " dmana ada nachtwey disitu ada bencana"

13 September 2007 18:26:14

Iya atau tidak, betul ato kagak...Nachtwey not worthynot worthynot worthy

13 September 2007 18:37:42

kalo naik taksi dia selalu onlen mendengarkan Radio, sehingga peristiwa begitu cepat terdengar di telinganya.
Kalo saya sih selalu onlen dengan Yahoo Massanger... hee hee

Salut buat om Nachtwey... happy

13 September 2007 18:48:05

hehehe.. salut buat oom feri latief, kenangan langka yang tak terlupakan, bersama Nachtwey di saat gempa laughing

kenalin dong tongue

13 September 2007 18:55:37

wah seru nih pengalamannya. sharing lagi dong pengalaman+obrolan ama oom nacthwey yang lainnya. hehe

13 September 2007 18:57:51

Penulis:
Adi Guna Kharismawan

Re: Kalau ada Nachtwey ada berita/peristiwa besar?

waw keren bo!!! apa gak tersinggung dia kalo gni " dmana ada nachtwey disitu ada bencana"

========================================================

Bentar lagi bakal ada thread baru nih... "Nachtwey apaan sih?"
whistling

13 September 2007 19:03:53

happyhappyhappy

@ om aga : iya yah... Natcwey apaan ya??? laughing

13 September 2007 19:36:38

mungkin aja dia punya informan yang bagus.

kalau tsunami bisa terdeteksi sebelum terjadi.se enggak2nya itu yang diklaim sama pihak luar sewaktu tsunami terjadi disini. kalau gempa gak bisa ya.sad

13 September 2007 19:38:46

hoki banget emang om ganteng yang satu itu hee hee

13 September 2007 19:58:58

Victor


sampai sekarang, teknologi secanggih apapun belum bisa meramalkan/memprediksikan datangnya gempa, apalagi sampai tahu hari dan jam.

Kalo tsunami bisa diprediksi, itu karena ada detektor tinggi rendah air laut yang dipasang dan itu beberapa saat setelah gempa terjadi.

jangan ngaco ah, pihak luar itu pihak yang mana?

13 September 2007 20:06:10

wah, poujo de geolog speaking.... daydreaming - New!

13 September 2007 20:20:01

kalo dia nonggol di depan rumah saya, pasti saya tendang jauh-jauh.. rolling on the floor takut ada masalah aza..

13 September 2007 20:28:10

pujo : maaf salah tulis. maksud saya tsunaminya. thanks infonya

13 September 2007 20:33:14

dia harus mandi zunub + air kembang....
buang sial...

13 September 2007 20:34:15

Om feri makacih yaa udah memberikan saya kesempatan di kota gede waktu MMI itu tuh ... winking


ssst ternyata beliau membawa hoki juga lho, skripsiku yang di tanda tanganin itu akhirnya lulus juga di sidang akhir....

thanx om Feri yach....LoV U happy

13 September 2007 20:34:32

Aga : laughing

Yah .. biarlah itu menjadi misteri happy
Suruh cepat balik gih om nachwey nya .. hihihih .. serem juga big grin

13 September 2007 21:09:54

surprise surprise surprise

13 September 2007 21:22:18

ah... saya masih berpendapat kalo ngga karena beruntung, ya karena dia punya banyak sumber yang akurat... tembok berlin, dan serbuan US ke Irak kan bisa "di prediksi"... kalo bener, dia harusanya tidak liburan di bali, harusnya berada deket2 puket... hehe.... hee hee
ato mikirnya dibalik... kemanapun dia berada, berita jadi lebih berbobot dan "terdengar" lebih jauh dan keras?
berita kan ngga cuma karena ada kejadian... juga tergantung ada jurnalis yang men-cover nya apa enggak...
btw, makasih sharingnya... sementara ini saya lebih aman menemani ticer aja di singapore... hihi ... hee hee

13 September 2007 21:35:18

asyik dong jadi nachtwey dapet berita terus..hehee

13 September 2007 21:35:57

Semenjak ada Ticer di Spore, gempa kerasa euy....daydreaming - New!

Kategori