Forum

yogi adi pratama | 05 Januari 2013 17:40:46 |

Minat Khusus > Model, Fashion, & Wedding

2
0
14
Dilihat : 15337

selamat sore rekan FN yang terhormat,saya ingin mengajukan beberapa pertanyaan yang mungkin rekan2 sekalian berkenan untuk menjawab pertanyaan saya ini. beigini,seminggu kemarin saya memotret dengan model yang juga rekan saya sendirisaya menggunakan 2 kamera yaitu 600d dengan lensa kit dan eos 1100d dengan lensa fix 50mm.pada awalnya saya cukup puas ketika melihat hasil foto di lcd kamera namun ketika dicek di layar komputer banyak sekali foto yang blur terutama dengan lensa kit meski ada juga foto dengan lensa fix yang juga blur.yang menjadi pertanyaannya adalah:

1.trik apa yang harus dikuasai ketika menggunakan lensa fix agar maksimal dan foto tidak selalu fokus dan tajam di muka saja,apakah bisa lensa fix memotret seluruh badan tidak close up??

2.hal2 apa2 saja yang harus diperhatikan ketika kita memotret model atau prewed??

terimakasih atas perhatiannya rekan2 FN sekalian

salam jepret !!

05 Januari 2013 17:45:12

0
0

sedikit tambahan blur yang ada bukan shake yang parah tapi blur yang halus juga terkadang miss focus ketika menggunakan auto fokus padahal saya sudah menggunakan bukaan 2.8 yang merupakan sweet spot lenses dari lensa 50mm dan juga speed 1/80 yang lebih panjang dari focal length kamera yang 50 mm tetapi berasa kurang tajam,terima kasih

05 Januari 2013 19:24:52

0
0

Hal yg sama saya rasakan juga mas yogi, dengan lensa fix 50mm memang agak shake dan terkadang miss focus untuk mengatasinya saya pake TRIPOD big grin bagi saya lensa fix 50mm kurang cocok untuk street photography. happy

05 Januari 2013 20:24:43

0
0

untuk lensa fix 50mm f.18 tajem di bukaan 2.0-2.2 dicoba aja.

untuk foto prewed coba pakai 35mm f.2.0 untuk foto seluruh badan dan pakai bukaan f 2.0

05 Januari 2013 21:12:22

0
0

saya juga mengalami hal yang sama dengan TS, saya menggunanak lensa canon 50mm F/1.8, juga udah menggunakan sweet spot dan shutter speed yang tinggi, ternyata dalam beberapa shoot tetap kurang tajam terutama jika memotret model full body, sering saya merasa bagian mata subjek kurang tajam tapi tajam dibagian lain.

Dugaan saya adalah (mungkin) juga termasuk keakuratan dari sistem auto fokusnya yang kadang kurang pas, sehingga missfokus terhadap area yang kita mau, sehingga untuk mengatasinya saya terkadang menggunakan manual fokus pada lensa 50mm f/1.8 saya.

saran saya yang lain coba evaluasi ulang foto-foto mas TS, perhatikan apakah fotonya missfokus, blur atau shake.

05 Januari 2013 23:16:14

1
0

1. Belajar menentukan titik api sehingga fokus dan DOF yang diharapkan sesuai

2. Mengerti karakter lensa yang dipakai

3. Jangan pakai lensa 50mm layaknya lensa 100 atau 135mm, karena hasilnya tak akan pernah sama

4. Lensa fix sangat baik untuk foto close-up dengan bukaan diatas f/4.0

5. Banyak mencoba...

 

Salam...

05 Januari 2013 23:16:42

3
0

1. Belajar menentukan titik api sehingga fokus dan DOF yang diharapkan sesuai

2. Mengerti karakter lensa yang dipakai

3. Jangan pakai lensa 50mm layaknya lensa 100 atau 135mm, karena hasilnya tak akan pernah sama

4. Lensa fix sangat baik untuk foto close-up dengan bukaan diatas f/4.0

5. Banyak mencoba...

 

Salam...

06 Januari 2013 02:25:14

0
0

saya belum pernah pake lensa 50mm jadi belum tahu apa gimananya, tp kl lensa kit, karena saya cuma punya lensa ini dan 55-250 jd saya selalu berusaha memaksimalkan keduanya, dan menurut saya lensa kit 18-55 dan 55-250 sangat bagus di kelasnya.. saya pernah 2 kali punya kamera 550d plus lensa kit 18-55, lensa kita saya yg pertama sangat bagus, tajam di semua titik fokus, bahkan ketika saya gunakan untuk meliput acara pernikahan banyak yg tidak percaya kl lensa yg saya gunakan hanya lensa kit 18-55, tp lensa kit 18-55 saya yg kedua ternyata tidak sebagus yg pertama, hanya bisa fokus dan tajam dengan menggunakan titik fokus tengah saja, jika menggunakan titik fokus lain, atas, bawah, kiri, kanan, kamera akan kesulitan untuk mencari fokus, kalaupun sampai berbunyi beep tanda fokus sudah didapat, gambar yg dihasilkan ternyata blur atau missfokus.. nah dr pengalaman ini mungkin anda bisa juga mengevaluasi kemungkinan anda memiliki lensa yg bad copy kl bahasa kerennya, seperti lensa saya yg kedua

06 Januari 2013 03:08:37

1
0

saya mencoba untuk menjawab pertanyaan TS :

1. harus dipahami, semakin besar bukaan maka akan semakin sempit DOF. jadi kalau memakai bukaan sempit misalkan 1.8 untuk foto model otomatis daerah yang tajam akan semakin kecil pula. dalam kasus yang TS sebutkan misal mata tajam tetapi rambut tidak.

triknya :

a. gunakan bukaan yang lebih besar

b. gunakan single AF point (atau manual focusing walaupun agak ribet)

c. gunakan speed tinggi

 

2. hal yang harus diperhatikan sewaktu memotret model atau prewed :

a. konsep, dalam hal ini termasuk pose, ekspresi, properti, dll

b. lighting

c. tipe lensa

d. angle, komposisi dan isolasi objek

semoga bisa membantu. salam jepret

06 Januari 2013 16:22:54

0
0

@patar: apa yang dimaksud dengan titik api dan bagaimana cara aplikasinya?? 

15 Januari 2013 12:23:12

0
0

Saya juga menggunakan lensa fix 50mm f/1.8 II, memang mendapati lensa ini susah untuk mendapatkan fokus yang pas. Terkadang foto 2 atau 3 kali di titik fokus yang sama, bisa 1 foto yang fokus dan 2/3 foto lainnya gak fokus. Kadang saya akalin dengan fokus ke background (pada saat ini fokus berubah), dan fokus kembali ke titik fokus yang diingini. Atau menggunakan live view, yang pasti lebih akurat fokusnya.

29 Januari 2013 13:59:25

0
0

saya malah makai yg 35 mm f1,8...sebenernya bener kata suhu"di atas...semakin besar f nya maka semakin bertambah bokehnya...kalo ingin menggunakan lensa fix...coba di atur f nya biasanya saya memakai f2,5 bila yg di foto 2 orang.....kalo lebihdr 2 orang biasa menggunakan antara f4 - f5...met menoba...

07 Februari 2013 12:36:50

0
0

saya juga pernah merasakan hal yang demikian...triknya adalah dalam menggunakan bukaan lebar jangan melakukan recomposition (pengaturan komposisi ulang) saat lensa sudah menemukan fokus...semoga membantu... ^_^

17 Juni 2013 11:40:41

0
0

Lensa ini termasuk kategori prime/fixed lense, artinya lensa ini memiliki focal length yang tetap di 50mm dan tidak bisa diubah. Untuk mengatur komposisi foto, pengguna lensa ini harus “zooming” dengan cara mundur atau maju terhadap objek foto (“zoom by your feet&rdquowinking. Namun, meski memiliki keterbatasan dalam fleksibilitas komposisi , lensa ini, seperti halnya lensa fixed pada umumnya,  mampu memberikan gambar yang lebih tajam dan kontras jika dibandingkan dengan lensa zoom sekelas yang diset pada focal length yang sama 50mm (dengan kondisi bukaan diafragma, dan iso yang sama).Focal length menengah ini (50mm), cocok digunakan untuk mengambil gambar objek tunggal (1-2 objek berdekatan) pada jarak 1.5-2m untuk memenuhi frame (area foto) dengan komposisi ketat (obyek menempati sebagian besar area foto) dan “bokeh” yang manis (pada aperture tertentu). Dan jarak 3-4m untuk komposisi yang lebih longgar dengan masih mempertahankan keakuratan detail, ketajaman gambar dan background blurnya. Namun tidak menutup kemungkinan untuk bisa mengambil gambar dengan objek yang banyak dan background blur yang minimal, jika keadaan pemotretan dan selera fotografer menghendaki demikian. Namun secara umum lensa ini sangat baik untuk mengambil gambar dengan tema portraiture seperti wajah seseorang atau objek tunggal yang artistik pada jarak 1.5-3m. lensa ini memiliki aperture (bukaan diafragma) yang besar. Maksimum aperturenya di f/1.8. Bukaan sebesar ini bisa dikatakan cukup lebar. Berguna untuk menyinari plat sensor/film dengan waktu yang relatif singkat. Semakin besar bukaan diafragma, semakin banyak pula cahaya yang bisa dikumpulkan/dilewatkan oleh lensa dalam suatu waktu tertentu. Sehingga waktu yang dibutuhkan untuk mengambil gambar dengan cahaya yang cukup juga semakin singkat. Oleh karena itu lensa ini dikategorikan lensa yang “cepat” dalam hal mengumpulkan cahaya. Bukaan yang lebar atau kecepatan yang besar ini berguna pada situasi pemotretan pada tingkat cahaya yang remang atau night shoot, dimana kemungkinan terjadi blur akibat getaran tangan semakin tinggi.segitu aja koment dari saya happy

14 Juli 2013 15:42:14

0
0

kalau mnurut saya pke 50mm1,8. gunakan f2.0 -2.8.,.

n bisakan mkai manual az mas,.,., 

n klau mmkai 50mm sbaik y belajar mmto MAKRO terlebih dahulu.,., IMHO

FN TEXT ADS

KABAR BAIK !! sekarang sudah tersedia FN text Ads, Syaratnya cuma 1: MEMBER FN !! BURUAN!!!

FN TEXT ADS

KABAR BAIK !! sekarang sudah tersedia FN text Ads, Syaratnya cuma 1: MEMBER FN !! BURUAN!!!

Kategori

FN TEXT ADS

KABAR BAIK !! sekarang sudah tersedia FN text Ads, Syaratnya cuma 1: MEMBER FN !! BURUAN!!!

FN TEXT ADS

KABAR BAIK !! sekarang sudah tersedia FN text Ads, Syaratnya cuma 1: MEMBER FN !! BURUAN!!!

FN TEXT ADS

KABAR BAIK !! sekarang sudah tersedia FN text Ads, Syaratnya cuma 1: MEMBER FN !! BURUAN!!!