Forum

Margaret | 11 November 2012 18:23:11 |

Diskusi Fotografi > Fotografi Umum

0
1
18
Dilihat : 2687

Hi para Fners, mau minta pencerahan dari para suhu...

Pengen banget dapatin foto interior yang hasilnya semua tajam, kalo dari jauh semua tampak tajam, tapi begitu didekatkan 100 persen.. ada beberapa sudut dan beberapa objek yang agak dibelakang tidak tajam.

Sudah cari2 dan baca mengenai hyperfocal distance.

Salah satunya yg sudah di posting oleh Om Yadi Yasin

H=(f * f) / Nc

dimana :

H = Hyperfocal Distance (Jarak yang dapat diterima objek untuk fokus)
f = focal length
N = f-Number
c = circle of confusion (untuk Nikon = 0.02 dan Canon = 0.03)

Contoh :
Pada Lensa 17-40mm


f = 24 mm
N = F/13
c = 0.03 (anggaplah menggunakan Canon)

berarti (H) = 24 * 24 / 13 * 0.03 yaitu kurang lebih 1476 mm atau 1.47 m

Artinya saya harus menyetel jarak fokus saya pada lensa saya di jarak 1,47m benar ya? Permasalahnya di lensa 17-40mm cm ada tanda 0.5 1 dan kemudian garis dan tanda infinity.

Sehingga yang ingin saya tanyakan adalah bagaimana menyetel jarak tersebut di lensa kita? atau kita harus ukur kira2? atau harus ukur secara manual pada suatu benda yang berajarak kurang lebih 1,47m ?

Terima Kasih atas masukan dan info2nya.

saya coba upload salah satu contoh foto interior oleh scott hargis, semua terlihat sangat tajam sekali

 

11 November 2012 18:24:39

0
0

Foto scott hargis yang sangat tajam dan bagus sekali tata lightinya.. 

menggunakan lensa 24m TSE f 13 Speed 0.6, menurut para suhu sekalian harusnya die juga menggunakan metode hyperfocal distance untuk mendapatkan seluruh ruangan tajam?

 

 

11 November 2012 22:50:17

0
0

Klo scale di lensa kurang jelas, bisa gunakan target antara, object yang jaraknya sekitar hyperfocal, lalu recompose sambil lakukan AF-Lock

 

11 November 2012 22:52:34

0
0

ini menurut pendapat saya ya mbak,

, saat DOF calculator menyarankan saya untuk fokus pada jarak tertentu untuk mendapatkan hiperfokal,yang saya pernah lakukan yaitu mencari titik tersebut diukur dari kamera lalu membuat patokan dan melakukan fokus pada titik tersebut, tapi seringnya saya malah kerepotan.

terkadang saya justru menggunakan fasilitas live view,kemudian membuat perkiraan fokus, lalu lakukan zooming digital untuk menilai titik terjauh dan terdekat saya sudah cukup fokus atau tidak, setelah fokus pas lalu shutter ditekan..

tapi itu pengalaman saya mbak..

12 November 2012 08:05:32

0
0

Pendekatan lain Gunakan feature Live View dan tombol DOF, tinggal ubah ubah focus kamera dan diafragma, atau gunakan multiple expose dengan focus yang berbeda-beda dikit (beberapa kamera ada feature tsb)

 

12 November 2012 11:37:29

0
0

Wah om Damar sampai ikutan share info, terima kasih atas masukan2nya, tapi untuk mendapatkan hasil photo seperti Scott hargis yg sangat tajam semua sejauh mata memandang apakah ada cara yg lebih baik dan akurat? selain harus dngan coba2 mengubah2 diafragma.

12 November 2012 14:01:44

0
0

Sudah baca Article Om Yadi Yasin di Forum Lanscape mbk? Teori Hyperfocal Distance dijabarkan secara mudah dimengerti oleh om YY.. check deh di forum..

12 November 2012 21:09:33

0
0

jika patokannya foto scott hargis tersebut, saya memikirkan seperti yang dikatakan om damar, multiple eksposure dengan beberapa titik fokus dan eksposure, digabung di photoshop... imho

13 November 2012 04:13:39

0
0

saya menilai dan menduga, foto yang dibuat Scott Hargis terdiri dari penggabungan beberapa foto, koreksi ketajaman, dan ada beberapa bagian yang di koreksi dengan sistem dodging. Perhatikan pagar kayu di luar dengan batang kayu berwarna kuning? ada koreksi dodging disitu. Kemudian perhatikan sofa, ada beberapa bagian yang tidak jelas darimana datangnya sinar kuning, padahal cahaya dari jendela saya perhitungkan cukup kuat, dimana terlihat langit putih pucat.

Yang paling tegas buat saya adalah bias keatas lampu meja di sudut kanan menghilang dari eternit langit-langit ruangan. Bila kebawah saja lampu itu menghasilkan sinar yang kuat, apalagi kalau ke atas? karena lampu seperti lampu meja seperti itu, pasti bohlamnya menghadap ke atas, dan pasti sinarnya juga akan memancar ke atas....

 

13 November 2012 16:37:26

0
0

Bisa jadi menggunakan focus stacking seperti yg dibilang Bang Jaya, atau bisa juga karena lensa yang dia gunakan adalah lensa tilt-shift yang memang bisa melebarkan ruang tajam bila lensa ditilted dengan sudut tertentu.

Berikut ini eksperimen saya menggunakan lensa Canon 17mm TSE. Ruang tajam di f4 dg posisi tilted jauuuuuh lebih lebar dari pada posisi normal di f11 happy

13 November 2012 21:20:50

0
0

Kalo yang dari sya baca2 mengenai teknik scott haris, semua photonya itu tidak menggunakan photo gabungan karens dia tidak suka menghabiskan waktu banyak di photoshop, jadi semua hasil photonya itu sudah seperti yg kita lihat kemudian, hanya adjust sedikit  di lightroom. Terus lens yg sering digunakan adalah 24mm TSE dan 17-40mm f4 ( dan hasil yg didapat sama tajamnya)

Nah kalo para suhu sekakian disini  apakah ada pendapat lain? 

teori om Yasin, tapi untuk menentukan titik fokus hyperfocal di lensa 17-40 bagaimana caranya ya? Krn titik fokusya cuman ada angka 0.5, 1, 2, infinity kslo gk salah

14 November 2012 08:50:33

0
0

333
tapi untuk menentukan titik fokus hyperfocal di lensa 17-40 bagaimana caranya ya? Krn titik fokusya cuman ada angka 0.5, 1, 2, infinity kslo gk salah
 
angka 0.5, 1, 2, infinity tidak bersifat "diskrit " tapi kontinyu.

pada keadaan terburu buru, fd 1,47m diposisikan antara 1 dan 2.( mode MF yah   happy   )

pada keadaan santai gunakan meteran, letakkan sampel objek (misal majalah dsb.) pada jarak 1,47m dan fokuskan.

motret interior masuk kategori 'santai', jadi bisa coba dg hfd yg lain, misal 1,3m, 1,6m dsb.

(CMIIW)

14 November 2012 08:52:05

0
0

maaf dopost ...                                                                                                          

16 November 2012 11:18:43

0
0

setelah saya perhatikan lebih jauh lagi mengenai hasil photo scott hargis, salah satu yang membuat kita melihat hasil photonya tajam mkgn juga karena semua sudut ruangan diberi cahaya dengan exposure yang pas, sehingga tidak ada sudut yang terlalu gelap. sejauh mata menandang semua sudut terlihat tajam dan fokus sekali. Apakah ada pendapat lain?

 

16 November 2012 17:38:13

0
0

408

 ................. happy                                                                                                                                                     

07 Februari 2013 16:53:52

0
0

@ Om Totok Purwanto,  cara mengukurnya itu dari ujung lensa ke objek atau gimana?

04 Maret 2013 14:39:43

0
0

hhhmmm menyimak dlo deh

saya pemula banyak harus yg dibaca big grin

10 Juni 2013 20:35:54

0
0

Setau saya sih kita tentukan dulu objek yg kita ingin ambil sangat jelas, misal batu 1 meter di depan kita, atau batu 2 meter depan kita. Nah semakin dekat jangkauan objek yang ingin kita fokus hingga mendapat gambar tajam infiniti, maka semakit rendah kita harus set aperturenya. Misal f8-13. Klo saya dgn 18 mm, dan jarak terdekat focus 1 m, maka hyperfocal nya 2.03m f/8 sedang di 10mm, jarak terdekat 1m, HFLnya 0,60m.. ada kok rumus nya di google, bisa dibrowsing aja utk mempermudah

17 Juli 2013 12:38:47

0
0

Kalok gw sih cara bodo2an aja. Di canon ada firmware magic lantern, ada koq DOF calculator, termasuk untuk ngitung hyperfocal distance. Yah terpaksa harus nyebut merk, lha gw mau kasi liat foto2nya dibawah ini:

 

Kalo mau dapet jarak hyperfocalnya, tinggal puter2 ring fokusnya, sampe dapet DOF far nya infinity. Posisi jarak fokusnya belum sampe infinity. Seperti 24-70L, di 24mm F2.8 posisinya seperti ini, sudah dapet DOF far nya infinity.

 

Kategori