Forum

Untung Muslih | 29 Agustus 2012 22:09:18 |

Diskusi Fotografi > Fotografi Umum

0
0
11
Dilihat : 2237

Dear rekan-rekan fotografer semua.
beberapa waktu yang lalu saya baca sebuah majalah fotografi di internet, ada beberapa kalimat yang menurut saya perlu minta pendapat dari fotografer yang berpengalaman dan lebih faham. hal ini berkaitan dengan ukuran pixel suatu foto. kalimat-kalimat itu antara lain sbb :
  • more pixel in a picture are not about quality but about image size.
  • more pixle enable you to print at lareger size.
  • more pixels on a small sensor can mean increased noise in the image.
nah, postingan ini saya buat untuk meminta pendapat dari rekan fotografer semua, yaitu :
1. apakah memang benar seperti itu kenyataannya dalam dunia praktik fotografi.?
2. sudi kiranya bila ada rekan yang pernah membuktikan sendiri secara langsung untuk share pengalamannya berkaitan dengan 3 statement tersebut.
3. terutama untuk point ke-3 apakah berarti kamera-kamera crop factor keluaran terbaru dengan megapixel tinggi otomatis memiliki noise lebih tinggi juga.?
4. harapannya kita bisa lebih faham tentang efek megapixel terhadap kualitas foto secara tepat.
 
demikian ajakan sharing dan  diskusi dari saya,
kurang dan lebihnya mohon maaf.
terima kasih
 
 
Untung M
 

29 Agustus 2012 22:36:45

3
0

Lebih kurang saya setuju dg 3 pernyataan diatas, beberapa tahun lalu saya pernah menjawab thread mengenai sensor. nanti saya cari linknya.

ini linknya perbandingan Luas Sensor

tapi tentu saja, perbandingan tersebut harus dibanding dengan sensor berteknologi yang sama, sekarang dengan berkembangnya teknologi sensor tentunya kita tidak bisa menyamakan membandingkan noise sensor teknologi lama yang megapixelnya kecil dengan sensor berteknologi baru yg memiliki megapixel lebih besar.

29 Agustus 2012 23:14:31

0
0

terima kasih atas pandangannya pak Salahudin Damar Jaya.

berarti untuk masalah sensor ini kita juga harus memperhatikan teknologi yang digunakan pada saat sensor itu dibuat ya pak. side by side comparasion harus dengan sensor yang diproduksi se-zaman ya pak.

30 Agustus 2012 01:04:38

0
0

 

1. apakah memang benar seperti itu kenyataannya dalam dunia praktik fotografi.? 

- Menurut pengalaman otodidak di lapangan dan beberapa refrensi yang saya baca pernyataan tersebut adalah benar 

2. sudi kiranya bila ada rekan yang pernah membuktikan sendiri secara langsung untuk share pengalamannya berkaitan dengan 3 statement tersebut
 
-  untuk bukti hasil foto sih saya tidak menyimpannya karena saya mengalaminya dulu ketika memakai kamera teman. Perlu diperhatikan format foto yang kita buat apakah dalam *jpeg* atau dalam format *raw*. saya pernah lupa mengganti dari format jpeg ke format raw. Dan ketika saya cetak besar hasil foto menjadi pecah, dan blurr. 
 
3. terutama untuk point ke-3 apakah berarti kamera-kamera crop factor keluaran terbaru dengan megapixel tinggi otomatis memiliki noise lebih tinggi juga.?
 
tergantung situasinya apakah cukup cahaya yang dihasilkan atau tidak. Kekurangan cahaya dapat menimbulkan noise.
 
4. harapannya kita bisa lebih faham tentang efek megapixel terhadap kualitas foto secara tepat. 
 
megapixel berguna untuk mencetak foto ukuran besar, perhatikan resolusi foto kita juga. Tapi dari segala aspek yang paling terpenting adalah apakah kita sudah memotret secara benar.
 
semoga berkenan.
Salam,
 
Felix
 

30 Agustus 2012 01:59:13

1
0

untuk point nomor 3, berlaku di 'native captured image file' (RAW), sebelum kena poles noise reduction dll, adalah benar adanya. megapixel lebih besar memberi kesempatan untuk melakukan crop lebih 'lega' saat post processing (kalau2 situasi saat memotret tidak ideal untuk komposisi sempurna, misal: riot, war, fast paced events, dll) tidak bisa dibuat kesimpulan definitif tentang sensor imaging digital, karena umur pengembangannya sendiri masihlah relatif pendek. hal terbaik yg dpt dilakukan adalah mencoba bbrp kamera yg sekiranya sesuai, lalu memilih yg paling 'yakin' digunakan pixel-count psikologis saat ini menurut saya 'cukup' di kisaran 12MP-16MP bahkan 6MP saja sudah lebih dari cukup untuk penggunaan 'normal' 24MP ke atas sangat boros storage dan membuat kinerja kamera (biasanya) sedikit lemot saya ada teman profesional internasional yg 'merasa rugi' beli kamera 36MP terbaru, dan ingin balik saja pada kamera 12MP yg dijual untuk upgrade. saya sarankan dia tunggu yang 24MP dengan 'kemampuan hiperaktif' saja winking

30 Agustus 2012 04:24:40

0
0

terima kasih sharing pengetahuannya rekan rekan FN...

30 Agustus 2012 09:03:44

0
0

Saya juga baru memahami hal ini, sebelumnya sy kurang mengerti tentang apa itu fungsi dari megapixel.. trims atas sharenya

30 Agustus 2012 09:09:38

1
0

Ketiga pernyataan itu bener banget...

Bagi saya yang fotografi hanya sebagai hobby, kamera dengan resolusi 10-15 Mp sudah cukup ..

30 Agustus 2012 10:25:47

0
0

Saya akan mencoba menanggapinya Pak, menurut saya:

 

1. Menurut saya ketiga hal tersebut adalah benar.

 

2. Mega pixel tinggi berarti jumlah pixel dalam suatu foto tinggi (atau biasa juga disebut resolusinya tinggi). Dengan demikian apabila kita melakukan zoom in atau melihat dengan teliti pada suatu foto dengan MP tinggi, maka kita dapat melihat detail terkecil dengan kualitas yang sangat baik. Dengan demikian apabila akan di print dengan ukuran besar, foto dengan MP tinggi tidak akan pecah.

 

3. Maksud dari pernyataan ini ditujukan untuk kamera2 yang hanya menaikkan megapixel tanpa memperbesar ukuran sensor. Coba bayangkan ukuran sensor yang kecil dibebani untuk menghasilkan gambar dengan megapixel yang besar. Hal ini mengakibatkan satu titik (dot) pada sensor harus meng-handle banyak pixel pada gambar yang akan dihasilkan, sehingga pemrosesan data menjadi tidak akurat lagi (interpretasi sensor pada pixel tidak akurat). Lain halnya apabila menaikkan megapixel diikuti dengan memperluas bidang sensor, tetntu ini akan meningkatkan detail gambar.

 

4. Megapixel hanya berkaitan dengan jumlah pixel dalam suatu foto.

 

Menurut saya kualitas gambar yang bagus ditentukan oleh

 

Dynamic range yang tinggi membuat gambar menjadi lebih kaya. Dynamic range: Variable ini menentukan kemampuan kamera untuk dapat menagkap detail pada “shadow” dan “highlight” pada waktu yang bersamaan. Contohnya: saat kita mengambil gambar pemandangan yang ada langitnya terkadang pada hasil foto warna langitnya menjadi putih (over exposure), padahal mata kita melihatnya warna langit tsb adalah biru. Pada saat menurunkan exposure, warna langit sudah sesuai akan tetapi objek di tanah menjadi gelap (under exposure). Nah…hal tersebut tidak akan ditemui pada kamera dengan dynamic range tinggi.

 

Noise pada gambar sangat berpengaruh pada kualitas. Hal ini berkaitan dengan ISO pada kamera. ISO adalah sensitivitas kamera dalam menangkap cahaya. Kamera yang bagus dapat mengambil gambar pada ISO tinggi dengan noise yang minimum.

 

Warna. Hal ini sangat berkaitan dengan sensor dan processor pada kamera.

 

Tapi terlepas dari itu semua, yang paling penting adalah kemampuan FOTOGRAFER dalam memanfaatkan sumber daya yang dimilikinya.

 

Semoga berkenan, Salam..

Luthfi Hariz

31 Agustus 2012 12:41:48

0
0

Saya coba menjawab :

 

1. apakah memang benar seperti itu kenyataannya dalam dunia praktik fotografi.? 

Ya

 

2. sudi kiranya bila ada rekan yang pernah membuktikan sendiri secara langsung untuk share pengalamannya berkaitan dengan 3 statement tersebut. 

Sampai saat akhir, langkah akhir sebuah karya Seni Fotografi adalah dalam bentuk Cetak/Print, bukan semata hanya sampai Monitor PC.

Pameran Foto masih berupa hasil Cetak, bukan Slide Show Multimedia.

Jadi, Kualitas Hasil Cetak masih berperan besar dalam Fotografi.

 

- more pixel in a picture are not about quality but about image size. more pixle enable you to print at lareger size.

8MP Iphone 4S kualitas fotonya sama persis dgn 60D kalo diliat dilayar ukuran 3 inci. Tapi begitu dicetak ke 26R, sehebat apapun hasil dari Iphone...pasti ngos-ngosan lawan 60D

 

more pixels on a small sensor can mean increased noise in the image. 


Mungkin 2 foto berikut ini bisa jadi contoh.

1. E-3, 10MP Sensor 4/3 , ISO 1600

 

2. 450D, 12MP, APS-C, ISO 1600

 

 

3. terutama untuk point ke-3 apakah berarti kamera-kamera crop factor keluaran terbaru dengan megapixel tinggi otomatis memiliki noise lebih tinggi juga.? 

Software Noise Reduction 2009 dg 2012 tentunya sudah jauh berbeda & lebih efektif. Hanya dalam perbandingannya ya harus sama. Jangan bandingkan EP-3 dg D700, tentu hasilnya beda jauh... big grin

 

4. harapannya kita bisa lebih faham tentang efek megapixel terhadap kualitas foto secara tepat. 

Seperti yg teman2 lain bilang, MP besar kadang malah nyusahin. Apalagi kalo motret cuman untuk hobi aja, ga akan balik modal kalo nguber MP Raksasa..

Lagipula, sebesar apakah yang masing2 kita perlukan untuk mencetak foto ?

Kalo cuman motret kumpul acara keluarga ato hunting iseng2, ya masa iya kudu pake 24MP ? Toh dengan 14MP aja udah sanggup diajak cetak ukuran 120x90 cm big grin

Sekedar info, om Arbain Rambey  pernah membuat Billboard iklan segede 20x15 meter dg Kamera "Cuman" 8MP big grin

01 September 2012 18:57:08

0
0

Ikutan komentar happy

 

Khusus no. 3 silahkan lihat perbandingan 400D vs G12, sama2 Canon, kurang lebih sama megapixel nya, tapi ukuran sensornya beda, perhatikan performance noisenya.

400D vs G12

 

 

03 September 2012 10:40:50

0
0

intinya kualitas ditentukan oleh sensor.
kalo ukuran mutlak oleh megapixel.