Forum

Riken Ardian | 04 September 2011 22:31:34 |

Diskusi Fotografi > Bisnis Fotografi

0
0
13
Dilihat : 20545

Dear senior sekalian,

aku mau minta tips untuk memilih printer photobooth. Aku mau buka usaha kecil-kecilan bikin photobooth untuk wedding berdua sama temenku. Sekarang aku lagi punya 2 kandidat, yakni Epson Inkjet Photo L800 dan Canon Selphy CP800. Budgetku untuk printer sekitar 2 jutaan.

Spesifikasi printer yang aku butuhkan adl sebagai berikut:
1. hasil cetak foto yang bagus.
2. printer yang cukup cepat untuk print foto, mungkin sekitar 10ppm ke atas.
3. tahan banting, karena mungkin bisa print 500x dalam 1 wedding.
4. mudah dirawat
5. cardtridge atau toner yang mudah didapat dan kalau bisa murah.


dari info-info hasil googling aku menemukan data-data sebagai berikut(belum tahu juga betul atau tidak):

=====Epson inkjet photo L800=====
kelebihan :
-sudah infus, jadi mudah diganti tintanya.
-pakai listrik,bukan pakai baterai seperti Selphy
-total cost untuk keseluruhan yang lebih murah



Kekurangan:
-hasil print foto belum diketahui oleh aku dan temenku.
-printer teknologi Inkjet yang mana mungkin dirasa "lambat" oleh sebagian orang





=====Canon Selphy=====
kelebihan:
-sudah banyak direkomendasikan oleh orang-orang yang biasa mencetak foto dan usaha photobooth.
-hasil cetak foto bagus dan cepat(atau setidaknya banyak yang berpikir begitu,karena aku juga belum pernah pakai atau lihat hasil Printer Dye sub)
-printer teknologi Dye Sub, cocok untuk foto


Kekurangan:
-pakai baterai, aku belum tahu bisa pakai adapter atau tidak, karena mungkin akan dipakai berjam-jam tanpa henti.
-pakai pita?? aku belum pernah lihat pita yang digunakan Canon tipe Selphy dan sepertinya mahal.
-total cost sepertinya lebih mahal, dan juga sepertinya perlu perawatan ekstra



Karena itu, mohon bantuan senior sekalian untuk membantu review, saran, tips, atau lainnya yang bisa membantuku dalam menentukan diantara kedua printer ini.

Atau jika ada rekomendasi kandidat lainnya, boleh juga diberi infonya dan alasan rekomendasi kandidat tersebut.

Terima Kasih banyak sebelumnya.

05 September 2011 07:51:08

0
0

Saya pengguna EpsonT60 dan Canon Selphy CP800, T60 speknya hampir sama dengan L800 hanya saja dia menggunakan tinta catridge (bukan sistem infus) tipe claria (warnanya lebih bagus sekaligus lebih mahal), berikut ini perbandingan dan spek yang saya ketahui:

1. Kecepatan print photo, t60/l800 untuk ukuran 4R/A6 sekitar 25-30 detik, selphi 60-70 detik, jadi lupakan untuk bisa print 10ppm.

2. Selphy bisa pakai adaptor (sudah bawaan) dan batere (optional)

3. Hasil cetak sangat menyerupai sama-sama bagus, hanya saja selphy lebih cermelang dan tahan air.

4. Harga produksi, selphy sudah jelas jatuhnya sekitar Rp 2100 per lembar 4R, sedangkan epson t60 sekitar Rp 750-2000 perlembar 4R, ini disebabkan tergantung mau pakai kertas merek dan tipe apa lalu bisa dapat tinta set original yang murah atau mahal (yang murah dapat dari lepasan paket karena printernya mau di buat sistem infus), kalau mau pake L800 yang sudah jelas harga tintanya, jatuhnya sekitar Rp. 600-1000.

5. Ketahanan printer: Selphy lebih rentan paper jam, tiba-tiba rol tintanya ngadat, bisa dibenerin sendiri sih..., tapi harus punya pengetahuan lumayan dan alat yang memadai.

6. Kalau mau 500 foto dalam satu sesi wedding (3 jam) berarti untuk selphy harus punya 3 unit, sementara epson harus punya 2 unit.

7. Kalau foto editannya sederhana (sekedar level dan croping), enakan pake selphy karena ngak pake komputer, tingal tancep sd card/ slot yg sudah disediakan, sementara epson l800 ngak ada card slotnya.

8. Mau lebih bandel dan cepat printnya (bisa 3ppm) juga harga produksi lebih murah (sekitar 1500/4R), pakai HITI 510s, tapi harganya 14x selphy atau 7x epson L800. ada merek lain seperti Mitsubishi, kodak dll, tapi harganya mahal

05 September 2011 08:14:41

0
0

Informasi dari pak Jaya sangat akurat.

Saya juga pake Selphy CP800, salah satu kelemahannya, atau malah kelebihannya yang tahan air, menyebabkan foto-fotonya tidak bisa buat pas-photo di Ijasah, yang perlu di stempel, karena tinta stempel gak nempel di kertasnya (atau lebih tepat plastiknya).

Sistem pewarnaan selphy, pake kertas, yang diwarnai dengan 3 lapisan warna, yang dikeluarkan dari sebuah catridge, kapasitasnya saya lupa, tapi kurang lebih harganya memeng sekitar Rp2100/lembar, tergantung beli refill catridgenya dimana? Karena ada juga yang cukup mahal, sekitar Rp250k, ada juga yang jual hanya Rp195k, isi 100lembar kalo gak salah. Saya pernah pakai untuk memotret secara bergilir 150 foto keluarga, dalam sebuah acara halal bil halal, dan hasilnya tidak mengecewakan karena mampu menyelesaikan tugasnya dalam kurun waktu kurang lebih 5 jam, karena saat selesai memotret, langsung di cetak, jadi waktu tunggu setting setiap keluarga kurang lebih 2 menit, dimana saya menggunakan 2 studio yang berdampingan, dimana saat saya memotret pada satu studio, disebelahnya sudah setting, untuk pemotretan berikutnya. Saya sendiri memotret dengan berdiri ditengah kedua studio tersebut, sehingga untuk memotret hanya tinggal mengarahkan kamera, kekiri dan ke kanan.

Cara saya memindahkan hasil foto ke komputer pun, menggunakan kabel USB sepanjang 5 meter, jadi dengan sistem wired-tethering (nulisnya bener gak ya?), setiap kali selesai menekan tombol rana, foto langsung terkirim ke komputer.

Crew yang digunakan hanya 3 orang, dua orang buat menangani masing masing studio, dan satu orang buat nyetak foto, dan kita tinggal motret deh.

Untuk printer epson, saya belum pernah pake, masih mempertimbangkan juga, karena memang lebih murah ongkos produksinya. Berdasarkan pengalaman menggunakan epson L200, sih lumayan murah, karena hasilnya cukup bisa diterima pelanggan warnet, tapi kalo untuk foto wedding, rasanya cocok yang L800, seperti yang disarankan oleh pak Jaya.

05 September 2011 11:40:25

0
0

Thanks Pak Jaya dan Heru atas penjelasannya.

kalau untuk HITI 510s sudah jelas tidak mungkin saya pakai, mesti jual kamera dan motor dulu buat beli printer, big grin

dari penjelasan di atas, yang saya tangkap jika saya memilih selphy adalah hasil cetak selphy tahan air serta mudah diperbaiki jika paper jam dengan konsekuensi total cost lebih mahal dan hasil print yang lebih lambat.

dan jika saya memilih Epson adalah total cost yang lebih murah serta hasil cetak yang lebih cepat dengan konsekuensi hasil cetak foto yang tidak tahan air (tapi tetap bagus kan?)

sekedar info, saya baru akan memulai dengan 1 set komputer,printer, kamera dll serta menggunakan aplikasi khusus untuk photobooth yang setelah gambar diambil oleh kamera akan langsung otomatis dicetak ke printer beserta banner overlay yang sudah diset. Jadi tidak saya edit-edit lagi Levelnya dll


Jika Pak Jaya dan Pak Heru disuruh untuk memilih salah 1 dari kedua printer ini, manakah yang bapak-bapak pilih, beserta alasannya?

terima kasih sebelumnya

05 September 2011 12:10:10

0
0

jawabannya sangat tergantung kebutuhan, saya sih prefer epson karena terkadang butuh cetak ukuran A4. tapi untuk daya tahan saya senangan selphy. photoboth saya 4 pakai epson dan 2 pakai selphy.

05 September 2011 12:41:50

0
0

Pak Jaya, untuk photobooth, umumnya digunakan kertas print yang seperti apa yah? apakah glossy atau dove atau tipe lainnya?

saya berpikir akan menggunakan kertas ukuran A6, tepatkah pilihan saya? saya juga sudah coba-coba tanya soal kertas photo dan ketemulah merk data print dan spectra, lebih bagus yang mana yah untuk dove atau glossy?

Maaf yah banyak tanya, soalnya buta banget.

terima kasih banyak atas jawabannya

05 September 2011 13:20:16

0
0

Saya sering mengunakan spectra ukuran 4R atau A6 yang glossy

05 September 2011 19:40:58

0
0

hmmm... terima kasih banyak atas penjelasan yang diberikan oleh pak Jaya dan Pak Heru. Saya dan teman saya sudah cukup banyak dapat pencerahan. Saya dan teman saya memutuskan untuk memilih Epson inkjet photo L800.

1 hal lagi yang ingin saya tanyakan. Printer Epson L800 merupakan jenis printer yang sudah sistem infus kan? tinta tipe seperti apa yang harus saya beli? dan berapakah harga pasaran tinta tersebut?

terima kasih banyak

05 September 2011 20:51:19

0
0

Tintanya yah keluaran Epson (6 tinta, @100rb-an), dia punya no seri di botolnya, kalo pake merek lain ngak bakalan jalan. soalnya waktu ngisih tinta harus di masukin tuh serial numbernya dari s/w bawaan printer. kecuali mau nyontek s/n tinta orang lain

06 September 2011 13:26:19

0
0

sebenarnya yang sekarang sedang saya coba adalah photobooth outbox, jadi seperti studio mini saja dengan tiang background beserta backgroundnya, tapi hasil dari kamera otomatis langsung dicetak ke printer seperti photobooth. Ketika saya ke toko listrik, saya ketemu ada yang jual lampu sorot seperti yang biasa ada di lapangan basket.

seperti ini gambarnya:
http://img.archiexpo.com/images_ae/photo-p/cyclorama-lights-halogen-lamps-149069.jpg

yang ingin saya tanyakan, apakah lampu seperti itu cocok digunakan untuk studio mini seperti konsep saya,mengingat total harga yang lebih murah daripada lampu khusus sudio. ataukah memang harus pakai lampu khusus studio yah?


thanks

06 September 2011 22:02:03

0
0

lampu kontinyu halogen panas dan wattnya besar, belum lagi silau butuh penyesuaian beberapa puluh detik agar mata ngak sipit, cocoknya buat foto benda mati, atau motret bareng-bareng.

10 September 2011 18:20:52

0
0

Pak Jaya, saya kemarin baru saja beli printer Epson L800. Saya sudah tes print A4,borderless,sekitar 20-30 detik pada kertas Dove. Hasil print foto juga detail dan cerah. Untuk saat ini saya puas dgn hasilnya. Thanks sarannnya Pak Jaya.

Saya ingin bertanya,di printer tsb ada 3 tombol. Yg paling kiri tombol power,lalu apakah fungsi 2 tombol yg disebelahnya? 1 berbentuk seperti tetesan air, yg 1 lagi berbentuk seperti icon kertas dan icon tempat sampah.

Lalu, ketika saya mengisi tinta pertama kali, saya harus menunggu 20 menit utk tinta dipompa ke printer.apakah jika saya refill lagi, saya harus menunggu 20 menit lagi, setiap kali saya refill?(Setelah memasukan id refill tinta). Thanks atas jawabannya

16 September 2011 10:09:16

0
0

tombol tengah (gambar tetesan air) kalau mau isi ulang tinta, kalau yg satu lagi kalau paper jam, atau untuk menarik kertas yg gagal, masak sih sampai 20 mnt kayanya sekitar 10-12 mnt, utk refl cuma 3-4mnt

08 Oktober 2011 09:59:09

0
0

20 menit adalah "pertama kali" L800 dinyalakan, jadi ada proses penarikan tinta dari tabung ke head.
Saya sekarang pake KODAK 6800 (dye sub), hasil bagus dan cepat (ketimbang L800)

Kategori