Forum

Rizky Adriansyah | 07 Agustus 2011 19:54:46 |

0
0
14
Dilihat : 2350
Bagikan :

apa betul kalau memotret orang yang sedang sholat itu harus selalu mengarah ke sisi kiri fotografer?? katanya agar saat dicetak, objek tersebut seolah mengarah ke barat....

Beri Komentar

Panduan mengenai tata cara pemberian komentar bisa dibaca di sini

Silahkan login atau daftar untuk dapat memberikan komentar.

07 Agustus 2011 21:03:59

baru tau.... big grin

07 Agustus 2011 21:11:23

Ah masa sih surprise jadi kalau motonya di Eropa harus dari kanan dong? atau kalau dari Yaman harus dari belakang?

07 Agustus 2011 21:22:55

yang saya tahu, jangan motret orang yang sedang beribadah dari depannya, kalaupun terpaksa (atau memaksakan diri) gunakan lensa tele.

07 Agustus 2011 21:41:56

dari depan juga gak masalah, asal kamera sudah nampol di tripod dan terpasang wireless shutter happy
persiapan motret sholat id ya Mas?

07 Agustus 2011 22:30:16

bingung...... confused

moto aja dari angel yang terbaik (naluri fotografer).

masak ada aturan gitu?

07 Agustus 2011 22:44:56

apa betul kalau memotret orang yang sedang sholat itu harus selalu mengarah ke sisi kiri fotografer??

Ini maksudnya gimana ya? maksudnya objeknya itu ada di sebelah kiri fotografer ?

07 Agustus 2011 23:17:52

makasih tuk masukkan dari rekan-rekan.

objeknya tentu berada di depan fotografer (bukan menghadap fotografer). tapi arah pandang objek (hadap kiblat) ke arah kiri frame. soalnya redaktur halaman meminta seperti itu.
tp setelah ada beberapa masukan, argumentasi saya tuk redaktur jadi lebih mantap.

07 Agustus 2011 23:35:56

apa mungkin maksudnya, kalau sisi kiri foto itu barat, dan sisi kanan itu timur?
jadi komposisinya badannya menghadap kebarat sisi kiri, dan badannya ditaruh di sisi kanan atau timur? dan kita ambilnya dari sebelah kiri dia, dimana kita menghadap ke utara? dan kita posisikan badanya berada disisi kanan alias timur, menghadap ke sisi kiri alias barat?

wah saya jelasinnya ngaco nih, maaf big grin

07 Agustus 2011 23:49:49

IMHO.....

Ini menyangkut simbol-simbol yang ada. Dalam foto dua dimensi arah kiblat direpresentasikan disebelah barat walaupun realnya nggak 100% di barat (270 derajat) , Makanya pendapat itu tidak ada salahnya.

Film-film Holywood juga banyak menggunakan simbolis ini dalam scene2x nya. Coba perhatikan film-film perang vietnam, tentara pemberontakan akan disimbolkan kedatangannya dari arah yang sama dalam scene. Misalnya pemberontak dari utara, di scene yang angle nya dari atas/udara gerakannya akan muncul dari utara dan masuk kedalam scene. bukan dari selatan masuk kedalam scene...

08 Agustus 2011 00:06:16

redaktur halaman meminta seperti itu.

Kalo memang Atasan TS (Redaktur) menetapkan seperti itu, yo wes ikutin aja.
Daripada nanti TS bikin dari arah lain, dia ngga terima & marah2...bisa2 honor TS disuspend...

Tapi kalo untuk karya sendiri...
Saya rasa dalam dunia Fotografi atau Seni apapun tidak ada yang punya pandangan seperti itu
Kecuali kalo sudah disusupi nilai2 Fanatisme & Doktrin.....
Ya mau dibilang apa... happy

08 Agustus 2011 05:50:31

Saya sepakat dengan yang diminta redaktur TS. Untuk kasus di Indonesia, motret orang sholat lebih pas dimbil dari kiri subyek. Mengingat kiblat ada di sisi barat. Yang mana arah mata angin 2 dimensi : atas = utara, bawah = selatan, kanan = timur dan kiri = barat.

Tapi saat tahiyat akhir saya lebih sreg motret dari kanan subyek, karena subyek cenderung posisinya sedikit mengarah ke kanan.

08 Agustus 2011 05:50:33

Saya sepakat dengan yang diminta redaktur TS. Untuk kasus di Indonesia, motret orang sholat lebih pas dimbil dari kiri subyek. Mengingat kiblat ada di sisi barat. Yang mana arah mata angin 2 dimensi : atas = utara, bawah = selatan, kanan = timur dan kiri = barat.

Tapi saat tahiyat akhir saya lebih sreg motret dari kanan subyek, karena subyek cenderung posisinya sedikit mengarah ke kanan.

11 Agustus 2011 00:20:41

apa betul kalau memotret orang yang sedang sholat itu "harus selalu " mengarah ke sisi kiri fotografer??... menurut saya yang pemula ini, kalau harus selalu, ya enggak lah... tergantung naluri fotografer ( sepakat dengan Bung Leonardo Kaharap ) Tapi kalau memang "pesanan" dari redaktur, ya bolehlah.. thinking

14 Agustus 2011 20:17:18

baruu tau..

Kategori