Forum

Salahudin Damar Jaya, Jaya | 13 Mei 2011 17:01:01 |

0
0
6
Dilihat : 1645

Seri ketiga dari rencananya 3-5 seri yang membahas mengenai CLS/Strobist, klik Seri 1 , Seri 2 untuk melihat seri sebelumnya

Pertanyaan ke tiga adalah adalah bagaimana dengan kamera poket/prosumer atau kamera d70/d50, kenapa kecepatan sync d70 dibatasi hanya 1/500?

Pada kamera yang menggunakan shutter elektronik atau hybrid (gabungan rana mekanik dan elektronik) mempunya kecepatan syncro yang sangat tinggi teorinya bisa hingg rana tertinggi yang dimiliki, pada prakteknya beberapa kamera (misalnya d70/d50) membatasi kecepatan syncro tertinggi hanya di 1/500 dtk, mengapa demikian. Untuk itu kita harus tahu dulu bentuk kurva durasi flash ketika menyala.

Gambar dibawah adalah bentuk kurva durasi flash (lebih jelasnya mengenai cara membaca diagram baca seri1), delta Te adalah durasi efektif (diukur dari 1/3 tinggi intensitas maksimum) dimana untuk flash sb900, Te full power =1/880 s, Te 1/8 power =1/5000 s. sementara dibawah adalah kurva rana mekanik dan rana elektronik kamera d70/d50. dimana rana mekaniknya membuka sekitar 1/90-1/125 s (untuk semua kecepatan di atas 1/90 atau 1/125), dan rana elektronik akan off sesuai kecepatan yang kita setting.

Terlihat dengan menggunakan full power (sb900) maka durasi flash (Te) =1/880 dan Te sb800=1/1050 (untuk merek lain yang mempunya GN diatas 50 durasinya akan berkisar 1/500-1/1000) untuk itulah maka Nikon membatasi kecepatan sync flashnya 1/500 (untuk flash dedicated), karena jika kecepatannya lebih dari itu maka pada setting full power maka hasil foto akan under expose.

Jika kita menggunakan flash non dedicated atau flah studio atau jika kita menggunakan flash dedicated secara off shoe (menggunakan wireless remote atau kabel PC syncro), maka kecepatan syncronya tidak akan dibatasi, kita dapat menyetel 1/1.000 atau bahkan 1/8000.



13 Mei 2011 17:02:00

0
0

1. Berikut saya mencoba memotret (kamera d70s) dengan variasi kecepatan (power flash diset 1/8) dengan menngunakan wireless radio, terlihat pada kecepatan 1/1.000 tiba-tiba foto menjadi sangat under, ini disebabkan adanya lag/delay pada system, sehingga flash menyala sedikit terlambat, jadi ketika flash belum menyala maksimum rana elektronik sudah off (hasilnya berbeda dengan kamera yang hanya menggunakan rana mekanik- lihat seri sebelumnya).



13 Mei 2011 17:02:05

0
0

2. Berikut ini foto dengan kabel sinkro untuk mentriger flash. Setting flash manual dengan full power, terlihat pada rana 1/500 sudah mulai ada under expose sedikit, dan akan semakin under pada kecepatan 1/1.000, 1/2.000, 1/4.000. Ketika diafragam dibesarkan dari f/22 menjadi f/5,6 (+4 stop) dan rana 1/4.000 didapat pencahayaan normal. Pada kecepatan 1/8.000 walau diafragma diset menjadi f/4.5 terlihat masih under expose, ini disebabkan pada kecepatan 1/8000 kurva durasi flash masih baru sedikit naik.



13 Mei 2011 17:02:10

0
0

3. Setting flash manual dengan 1/8 full power, terlihat pada setting rana hingga 1/2.000 pencahayaan tidak ada perubahan, baru pada kecepatan 1/4000 terjadi under expose sedikit dan akan semakin under pada kecepatan 1/5000. Ketika diafragam dibesarkan dari f/8 menjadi f/4.5(+1.6stop) dan rana 1/5.000 didapat pencahayaan agak under sekitar 1/3 stop. Pada kecepatan 1/8.000 walau diafragma diset menjadi f/4.5 terlihat masih under expose.

Mengapa pada seting 1/8 power, pencahayaan akan stabil hingga kecepatan 1/3.300, ini disebabkan durasi flash (Te)1/8 power= 1/5.000. sehingga baru pada kecepatan 1/4.000 baru ada pengurangan pencahayaan.



13 Mei 2011 17:03:55

0
0

4. Pada kamera yang menggunakan rana elektronik saja (seperti pada kamera prosumer dan poket), akan didapat seperti kamera d70 seperti yang saya gunakan diatas. tapi pada kamera yang menggunakanhanya rana compur (blade rana ada pada lensa dan berbentuk seperti diafragma) tentunya hasilnya akan berbeda, walau rana compur mempunyai syncro flash sekitar 1/500s. untuk saat ini saya belum bisa mencobanya karena tidak memiliki kamera digital jenis ini (ada saran dari Kak Harlim untuk menggunakan adaptor lensa medium format ke kamera DSLR, tapi saat ini belum terlaksana).

Sekian dan terima kasih, kritik masukan atau komentar sangat ditunggu untuk memperbaiki artikel ini.

(Untuk seri 4 dan 5 akan berisi cara praktek pemotretan strobis/CLS.)

13 Mei 2011 20:21:23

0
0

sangat sangat menarik....

14 Mei 2011 06:08:22

0
0

Penjelasan yang sangat bermanfaat. Sekarang jadi lebih "ngeh" kenapa flash sinkron D70s saya bisa lebih cepat secara manual....trima kasih sudah berbagi pak dosen...hehehe... happy