Forum

Bayu Hertoto | 30 November 2010 18:54:16 |

Minat Khusus > Makro

0
0
54
Dilihat : 12622
Bagikan :

Butuh masukan dari rekan FN yang mungkin punya pengalaman
Saya tertarik menggunakan lensa 85mm untuk macro...kenapa 85? karena keterbatasan dana saya yang hanya bisa memiliki 1 lensa yang dapat digunakan untuk macro dan portrait.

Tamron 90mm mungkin bisa digunakan untuk kedua jenis pemotretan tersebut, tapi saya masih memerlukan AF yang cepat. Alternatif lain tentu 100mm macro, tapi untuk kebutuhan portrait menurut saya masih terlalu panjang, apalagi kalo indoor.

Karena tuntutan tersebutlah maka saya berpikir untuk mencari alternatif yang lebih pas yaitu antara pake Raynox atau extension tube untuk pemotretan makro?

Pertanyaan saya adalah:
Apakah dengan raynox bisa didapat perbesaran 1:1 dengan lensa 85mm? Kalo bisa berapa kira2 jarak dari lensa ke subyek foto...karena kalo terlalu dekat tentu tidak akan efektif untuk pemotretan serangga yang cukup sensitif...

Apakah ext tube seperti kenko yang terdiri dari 3 set (12, 20, dan 36 kalo tidak salah) dapat memberikan perbesaran 1:1 bila digunakan combo dng lensa 85mm? Kalo bisa berapa pula kira2 jarak dari lensa ke subyek foto?
Kira2 apa kelebihan dan kekurangan dari masing2 combo diatas menurut pengalaman rekan2?

Dari beberapa search di internet saya mendapat informasi bahwa penggunaan extention tube akan kehilangan cahaya sampai 3 stop bila digunakan full set, namun kelebihannya IQ tidak akan terdegradasi krn tidak ada penambahan optik disini. Sebaliknya dengan raynox IQ akan berkurang karena adanya tambahan optik, disamping DOFnya yang tipis sehingga bukaan diafragma harus lebih diperkecil untuk mendapat DOF yang lebih lebar, akan tetapi tidak ada kehilangan cahaya dan switch untuk merubah kembali ke lensa biasa akan lebih mudah karena bentuknya yang berupa filter, tidak seperti ext tube yang sedikit lbh ribet...

Saya butuh pencerahan dari rekan2 semua, dan sebelumnya saya ucapkan terima kasih...

Beri Komentar

Panduan mengenai tata cara pemberian komentar bisa dibaca di sini

Silahkan login atau daftar untuk dapat memberikan komentar.

30 November 2010 21:18:44

Saya prefer pakai extention Tube dari pada Raynox. Masalah pencahayaan hilang 3 stop dapat dibantu dengan flash dan diffuser. Walaupun anda pakai Raynox, anda tetap butuh tambahan flash untuk foto macro. Kalau masalah biaya yang anda permasalahkan dan anda pakai Canon, kenapa tidak coba lensa kit reversed lens? Hasilnya dahsyat!

30 November 2010 21:18:57

Dari beberapa search di internet saya mendapat informasi bahwa penggunaan extention tube akan kehilangan cahaya sampai 3 stop bila digunakan full set, namun kelebihannya IQ tidak akan terdegradasi krn tidak ada penambahan optik disini. Sebaliknya dengan raynox IQ akan berkurang karena adanya tambahan optik, disamping DOFnya yang tipis sehingga bukaan diafragma harus lebih diperkecil untuk mendapat DOF yang lebih lebar, akan tetapi tidak ada kehilangan cahaya dan switch untuk merubah kembali ke lensa biasa akan lebih mudah karena bentuknya yang berupa filter, tidak seperti ext tube yang sedikit lbh ribet...

sudah di jawab...tinggal tentukan pilihan Brader.

kalo saya lebih baik 100 mm macro f/2,8 non IS sekalian...budgetnya hampir sama kok, fungsinya juga bagus untuk potrait dan tentunya macro.

salam macromania

30 November 2010 21:29:36

@Petrus Permana: Apakah kalo pake raynox akan kehilangan cahaya juga sehingga selalu harus memerlukan flash untuk setiap pemotretan makro? Saya udah pernah coba reverse kit cuman kurang suka karena gak bisa AF...AF? ya...saya jarang menggunakan MF untuk pemotretan makro...terima kasih masukannya mas...

@Andiyan Lutfi: Mungkin beberapa sudah terjawab...tapi saya berharap mungkin ada rekan lain yang punya pengalaman langsung tentang ini...saya pernah pake 100mm macro f2.8 non IS...untuk macro gak diragukan lagi hasilnya...tapi untuk portrait masih agak kurang sreg...selain FL yg lbh panjang, AF juga masih kalah cepat walaupun udah sama2 USM, dan bukaan 1.8nya lbh menguntungkan di lowlight indoor...terima kasih masukannya mas...

30 November 2010 22:04:56

Iya, sama saja mau pakai cara Extention Tube atau Raynox atau reversed lens, begitu mencapai pembesaran 1:1 jumlah cahaya yang hilang sama saja. Makanya untuk foto macro 1:1 atau yang lebih extreme lagi pembesarannya, pemakaian flash adalah mutlak perlu. Benar juga untuk reversed lens kita tidak bisa AF. Saya punya 3 lensa untuk macro, 100mm f/2.8L IS, lensa kit 18-55mm permanent reversed, dan 35-70mm pakai reverse adapter. Setelah saya coba, kesimpulan saya untuk foto macro lebih baik pakai manual focus dari pada Auto Focus, walaupun lensa itu dedicated macro yang punya AF. Karena pada pembesaran 1:1, pergeseran titik focus sangat tipis sekali, sehingga cukup maju dan mundurkan lensa dalam satuan milimeter atau bahkan micrometer. Semoga dapat membantu. Salam macromania.



30 November 2010 22:15:53

@ TS : sepanjang pengalaman saya pake raynox lebih enak dari pada ext tube, krn pernah pinjam extube punya teman. klo pke raynox mudah dilepas pas butuh untuk main komposisi ( saya pke 105 micro/vr).
saya prefer manual fokus karena presisi fokusingnya lebih tepat (klo raynox terpasang)..
penggunaan flash jg perlu untuk menambah efek lighting di faced serangganya.. maknyus..
salam hormat bang AL & bang PP.. >big grinbig grin< >big grin

30 November 2010 22:46:38

@ All yang pernah menggunakan Raynox,
ada efek bluish.. apa namanya ya.. kebiruan gitu, pada foto yg dihasilkan?
soalnya saya coba2 pakai filter close up murmer hasilnya fotonya agak kebiruan...

30 November 2010 23:07:05

Mending pakai Ext tube untuk general macro...... karena Raynox dirancang untuk Ekstreme macro , karena pembesarannya bisa lebih dari 1:12, bahkan ada yang 1:20
juga DOF hasilnya tipis sekali (bahkan bbrp kawan ada yang frustasi karena susah & pakai auto focus pulak)
Ext tube berfungsi memendekkan jarak titik focus lensa
Closest focusing distance (m) 85mm =0.85m, setelah pakai Ext tube bisa jadi <20cm
12,20 & 36 itu dalam mm , jadi makin pendek angkanya,akan semakin dekat jarak focus lensa ke objectnya ( CMIIW)

Saran buat anda, lebih prefer pakai Ext Tube saja, karena sudah cukup koq, bisa pembesaran lebih dari 1:1 koq
Dan seperti saran2 kawan diatas, lebih bagus pakai manual focus dengan catatan kamera bisa main di geser depan /belakang (maju/mundur) dikit untuk focusingnya
Karena kalau pakai AF, lebih cenderung focusingnya susah karena kita pasti bernapas.

Dan untuk Flash,....sejak pertama macroan, saya tidak pernah memakai flash,
Pertama karena ingin senatural mungkin, juga takut objectnya pasti kabur akhirnya
Karena pakai kameranya merk CANON,untuk mengejar speed dan apperture tetap dapet, saya lebih prefer naikkan ISOnya sampai 1600 masih aman koq (bahkan 3200),
asal perhatikan waktu dan arah cahayanya saja.

Bisa jadi pertimbangan juga direct reverse pakai lensa KIT/50mm f1.8 lebih murmer, dan hasilnya maknyus lho.....


ini contoh hasil Raynox plus Lensa KIT plus 30D



30 November 2010 23:17:16

contoh hasil pakai ext tube plus 50D + lensa sigma 24-70mm



30 November 2010 23:26:21

Ini pakai lensa Murmer 24-105, 30D dan Raynox.....
Tipis khan DOFnya.....di FL105mm



30 November 2010 23:35:21

sudah terjawab dengan lengkap dan manis oleh seseorang yg lagi merantau whistling

30 November 2010 23:53:29

saya rasa jawaban dari om Anif sdh bisa menjawab keraguan anda....

01 Desember 2010 00:42:23

@ om Bayu : imho.... kalo saya prefer pake lensa 60mm...... happy
untuk portrait/model..... tajam juga.....

01 Desember 2010 01:08:11

Pengalaman saya kalau motret macro ngga pernah pake AF, 99% hasil yang bagus pake MF (Manual Focus) happy

Kalau anda masih baru dalam macro photography, urutan latihan yang gampang gini:
- pake lensa macro tentunya happy
- Pake lensa kit atau 50mm + close up lens +4
- kalau sudah mahir, pake Close up lens +8 seperti Raynox DCR250
- Kalau sudah mahir yang 2 di atas, coba dengan ext tube
- kalau masih mau explore, coba stacked reversed lens
- juga kalau mau coba direct reversed lens

Ini contoh 50mm + raynox DCR250 (+8 diopter)



01 Desember 2010 01:11:20

Kalau ini pake ext tube 25mm + lensa 50mm



01 Desember 2010 01:16:20

klo ini pake 105mm + raynox 250



01 Desember 2010 01:29:21

masih denagn 105mm + raynox 250



01 Desember 2010 05:52:36

Kalau untuk general macro, saya lebih suka lensa macro. Gampang memakainya. Buat portrait atau yg lain juga bisa.

Kalau untuk ekstrem macro, prefer extension tube. Bisa deket banget ke objectnya dengan detail yang terekam baik. Kelemahannya, ribet krn harus nyopot lensa, masang ext tube, masang lensa lagi.

Dibawah ini pakai lensa 60mm macro.



01 Desember 2010 05:52:58

Yang ini pakai Extension tube manual. Murah meriah, nggak bisa AF (krn seperti temen-temen diatas, macro lebih baik pakai MF), malah dimuat di Exposure Magz Edisi 21.

big grin



01 Desember 2010 09:17:02

1. Kalau boleh tau lensa 85 nya bukaan brapa ya, karena Raynox hanya bisa utk diameter lensa 52 – 67 mm saja

2. Apakah dengan raynox bisa didapat perbesaran 1:1 dengan lensa 85mm?
Saya belum pernah mencoba dengan 85mm, tetapi kayaknya belum bisa 1 : 1 mengingat menggunakan 50 mm baru bisa 1 : 2

3. Kalo bisa berapa kira2 jarak dari lensa ke subyek foto
Walau belum lengkap tapi mungkin ini sedikit membantu.

4. Apakah ext tube seperti kenko yang terdiri dari 3 set (12, 20, dan 36 kalo tidak salah) dapat memberikan perbesaran 1:1 bila digunakan combo dng lensa 85mm
Saya belum pernah mencoba 85mm menggunakan ET 3 set, Tetapi saya yakin jika bisa digunakan 3 set secara langsung pasti bisa pembesaran 1 : 1 Bahkan lebih, tetapi sebagai gambaran saja bahwa tidak Semua lensa bisa menggunakan 3 set Extension Tube secara langsung, Kadang-kadang hanya bisa 2 set atau bahkan hanya 1 set saja, Tergantung lensa yg di gunakan

Mengenai Kelebihan dan kelemahan saya rasa sudah terjawab sendiri oleh TS

01 Desember 2010 09:31:30

@Petrus Permana: Mgkn krn saya tidak biasa dengan MF makanya jd terasa menyulitkan, thanks atas inputnya om...

@Eko Mei Probo Cahyono: Kalo sama2 harus kehilangan cahaya, mungkin jd lebih menguntungkan penggunaan ext tube, karena disamping tidak ada tambahan lensa yang dpt mempengaruhi IQ, juga DOF jadi tidak terlalu sempit spt pada raynox, thanks inputnya om...

@Anif Putramijaya: Terima kasih inputnya om...dari sample yang anda berikan memang terlihat DOF pd penggunaan raynox lebih tipis ya. Saya pribadi jg sebisa mungkin menghindari flash untuk mendapatkan hasil yang natural, pertanyaannya apakah penggunaan ext tube dng kehilangan cahaya yang bisa sampai 3 stop tidak menyulitkan anda untuk mendapatkan proper exposure dng shutter speed yang cukup? Bisa sih memang menaikkan ISO, cuman dari pengalaman motret macro biasanya penggunaan ISO saya usahakan tidak melebihi 800 untuk menjaga agar tetap mendapat hasil yang "clean"...

@Priyadi Paripurnawan: Kalo tajam gak diragukan lagi om, cuman rasanya untuk macro serangga jaraknya akan terlalu dekat di 1:1, untuk portrait kira2 "mbokeh" gak ya...?

@Mula W. Wangsaputra: Terima kasih masukannya om...tapi kok dari sample yang anda berikan sepertinya terbalik ya dengan yang om anif berikan, dalam arti DOF pada sample raynox anda malah lbh lebar daripada pada sample ext tube, di kedua sample tersebut masing2 pakai bukaan berapa ya? ada trick khusus?

@Chandra Sugiharto: Terima kasih samplenya om, lagi2 raynox memang lbh tipis ya DOFnya, kl boleh tau itu dibukaan berapa om?

@Agus Nonot Supriyanto: Sementara hanya bisa nambah 1 lensa dl om, krn itu saya mencari solusi alternatif, kl ada dana tambahan bolehlah nanti nambah lensa lagi, jadi masing2 sesuai peruntukannya...lensa 60mm tajam memang, cuman ya itu, imo akan lebih sulit untuk pemotretan serangga2 yang sensitif krn harus dekat sekali dng subyek foto, disamping itu untuk portrait apakah Bokehnya cukup baik? mungkin berkenan kasih pencerahan ke saya soal ini...

@Muhamad Yoddy Saputra: Terima kasih masukannya om...lensa yang akan saya gunakan canon 85mm f1.8 om diameter 58mm jd harusnya gak masalah ya pake raynox...untuk 50mm 1:2 itu apakah udah digunakan 3 set sekaligus om? 85mm 1.8 bisa gak ya digunakan pada 3 tube sekaligus?

Dari masukan dan sharing pengalaman om2 semua sementara saya lebih condong menggunakan ext tube, dan mungkin mau gak mau harus lbh mengoptimalkan penggunaan flash...memang akan lebih baik lagi bisa mencoba dulu masing2 combo sebelum mengambil keputusan final...semoga nanti ada kesempatan mencoba...terima kasih buat om2 semua yang udah sharing dan urun rembug...pengalaman dan masukan dari rekan2 FN lain tetap ditunggu...

Kategori