Forum

Kristupa W Saragih | 04 Oktober 2010 17:34:47 |

Event/Acara > FN Events

0
0
54
Dilihat : 5809

Sebuah acara kumpul-kumpul anak muda digelar di suatu tempat nongkrong, sebuah resto-kafe di kota besar. Lampu interior ditata rapi oleh desainer interior sehingga tak terlalu redup tapi mendukung suasana yang khas anak muda 18-21 tahun. Laki-laki dan perempuan tenggelam dan suasana akrab penuh canda-tawa di acara tersebut.

Untuk mendokumentasikan kemeriahan acara, tentu ada yang bawa kamera. Flash sudah menjadi piranti wajib. Sayang jika kemeriahan terlewat begitu saja tanpa ada rekaman dalam bentuk foto.

Jika flash menyala tanpa pengaturan tertentu, background lazimnya jadi "nge-blok" hitam meski point-of-interest tercahayai cukup. Alhasil, suasana kurang terekam meriah dalam bentuk foto.

Pertanyaan: bagaimana setting kamera dan/atau setting flash agar cahaya ruangan (ambient light) terekam juga meski memakai flash yang terpasang di hot-shoe? Berikan pula penjelasan singkat.

Tersedia 10 (sepuluh) t-shirt Fotografer.net bagi 10 penjawab pertama dengan jawaban terlengkap dan alasan paling tepat. Juga tersedia hadiah lainnya yang sangat berharga bila anda mengikuti kompetisi ini.

Ayo, buruan berikan jawabanmu!

04 Oktober 2010 17:51:45

0
0

Ada 2 cara agar background terang. (ambien light terekam dengan baik)

cara 1:
ISO tetap, gunakan speed rendah. Resiko: karena ini ajang kumpul-kumpul anak muda, kemungkinan besar mereka banyak bergerak mengikuti alunan musik disko, jadi akan ada efek gerakan sebagai konsekuensi pemakaian speed rendah. Tapi jika bisa memaksimalkan, hal ini malah bisa jadi "nyeni". big grin


cara 2:
ISO dinaikkan agar bisa mendapatkan speed yang cukup tinggi, sehingga obyek bisa freeze. resiko: kamera jenis tertentu agak alergi dengan ISO tinggi tongue

04 Oktober 2010 17:54:32

0
0

ada 2 kondisi yang mungkin terjadi:

1. menggunakan mode creative (P, A, S, M)

a. pop-up flash
- melakukan proses metering terhadap available light
- memastikan cahaya yang masuk ke kamera tidak terlalu under (ambient light masih tertangkap/tidak ngeblok hitam)
- menggunakan flash pop-up sebagai fill-in
- konsekuensinya apabila ruangan terlalu gelap (sehingga shutter speed yg digunakan sangat lambat) adalah adanya efek gerakan, walaupun sebagian besar sudah di "freeze" oleh kilatan flash

b. bouncing (jika memungkinkan)
- melakukan proses metering terhadap available light
- memastikan cahaya yang masuk ke kamera tidak terlalu under (ambient light masih tertangkap/tidak ngeblok hitam)
- menggunakan flash pada hot-shoe dan kemudian dipantulkan ke langit-langit atau dinding, sehingga cahaya dari flash lebih menyebar dan diharapkan selain mampu menerangi obyek, juga mampu menerangi latar belakang


2. menggunakan mode automatic
- mengatur kamera & flash pada setting "slow-synchro flash", sehingga kamera mengatur shutter speednya menjadi cukup lambat (tidak dipatok 1/60) agar ambient light bisa terekam
- sama seperti 1.a., konsekuensinya apabila ruangan terlalu gelap (sehingga shutter speed yg digunakan sangat lambat) adalah adanya efek gerakan, walaupun sebagian besar sudah di "freeze" oleh kilatan flash

04 Oktober 2010 17:58:12

0
0

cara paling mudah dengan teknik bounce flash, dengan memakai teknik bounce flash dapat dipantulkan ke langit-langit ruangan atau dinding ruangan, sinar akan lebih merata ke seluruh ruangan & menyatu dengan ambient light

jika dikombinasikan dengan ISO antara 400-800 maka ruangan akan cukup terang & shutter speed cukup untuk freeze action

power dari flash bisa diset fleksibel antara 1/8-1/1 tergantung situasi & kondisi

apalagi jika didukung oleh lensa bukaan lebar, contoh : 50mm f/1.8 atau 35 f/1.4

jangan menembakkan flash secara direct ke objek karena sinar yang ditimbulkan keras (harsh) & menimbulkan kontras tinggi, sementara background akan ngeblok hitam jika power flash tidak cukup

04 Oktober 2010 18:00:44

0
0

coba jawab..........


pake speed rendah... kekuatan flash tergantung kuatnya cahaya di ruangan...resikonya gambar banyak blur karena objek banyak bergerak... solusinya objek suruh diam dulu kalau mau difoto...hehehehehe....
ISO di naikkan supaya bisa lebih terang dan kecepatan bisa dinaikkan...resikonya memang terjadi noise...solusinya ya pake kamera bagus yang noisenya rendah di ISO tinggi...hehehehe

04 Oktober 2010 18:05:04

0
0

tetap menggunakan flash....tentunya dengan dilengkapi dengan difusser atau bisa juga pop up flash, agar bayangan tidak ngeblok dan ambient light tetap terekam...

perlu juga atur flash exp compensation....mau bikin freezing atau slow (selera), tinggal sesuaikan shutter speed dengan diafragma dan ISO

04 Oktober 2010 18:12:37

0
0

Coba jawab ya Om:

Dengan asumsi bahwa flash sudah diatur sehingga pas intensitasnya ke subyek yang difoto (mode Auto), bisa dilakukan hal-hal berikut.
1. Perbesar exposure ke sensor, dengan cara :
1.1. Perlambat speed, sehingga sinar ambient bisa masuk lebih banyak ke sensor.
1.2. Perbesar ISO, sehingga sinar ambient juga dapat lebih banyak masuk ke sensor.
1.3. Perbesar bukaan, sehingga sinar ambient juga dapat lebih banyak jatuh ke sensor.
butir 1.1 dan 1.2, tentu saja dibutuhkan penyesuaian intensitas flashnya kembali.

2. Perbesar modifikasi sisi cakupan flash. Antara lain dengan :
2.1. Metode bouncing, antara lain kepala flash diarahkan ke langit-langit, agar flash pada hotshoe juga dapat menyinari obyek dibelakang subyek yang difoto.
2.2. Memakai aksesoris flash lain, yang sebenarnya mirip dengan metode bouncing, seperti pemakaian gary fong dsb.

04 Oktober 2010 18:14:02

0
0

yang pertama: taruh kamera di meja (atau tripod kalau ada), turunkan speed, bisa sampai 1/30 bahkan kalau perlu sampai 1/10, efek yang dihasilkan adalah efek bergerak pada pengunjung

yang kedua: naikkan ISO menjadi 800-1600, sehingga jangkauan cahaya flash makin jauh dan suasana bg akan terekam

04 Oktober 2010 18:17:25

0
0

mencoba menjawab sebisa mungkin

cara nya dengan menggunakan ISO tinggi agar ambient di sekitar ruangan dapat terekam dengan speed 1/60 dengan F 5,6 / 8,setinggan flash di 1/2 dengan menggunakan diffuser agar cahaya yg keluar tidak hard light..

04 Oktober 2010 18:25:01

0
0

Pada lampu flash: Lampu flash di-setting Manual dengan kekuatan sedikit di atas kekuatan cahaya lampu ambient di dalam ruangan. Ini adalah sangat penting untuk mengurangi pekatnya bayangan akibat kerasnya cahaya flash selain supaya obyek yg akan kita poto juga akan lebih keliatan natural tanpa kelebihan cahay putih dari lampu flash. Bila perlu dipasang diffuser supaya sinar flash lebih merata atau di-bounce ke atas (tentunya dengan kekuatan flash yg lebih besar daripada dengan tidak di-bounce). Pada kamera: Setting juga ke mode Manual. White balance disetting ke mode Auto WB atau Flash WB (gambar petir), ISO kalau bisa disetting serendah mungkin untuk menghindari "noise". Untuk catatan, setting pada lampu flash dilakukan setelah kita menentukan bukaan diafragma dan kecepatan shutter yang disesuaikan dengan kebutuhan kita saat kita menentukan POI yang akan kita poto. big grin

04 Oktober 2010 18:30:00

0
0

Dengan Menggunakan Flash on Shoe, gunakanlah dengan cara bouncing, dan power jangan terlalu besar (test metring dahulu sebelum event) --> untuk fill in ke object.
gunakan speed sekitanr 1/ (50-80) untuk mendapatkan ambience lampu2 ruangan, karena frekuensi tegangan listrik di indonesia adalah sekitar 50hz gunakan speed tersebut agar masih bisa tertangkap..
gunakan kompensasi menambahkan iso, dengan catatan jangan sekali2 under exposure, karena akan memicu lebih banyak noise...

04 Oktober 2010 18:34:09

0
0

anggaplah suasanya kayak gini http://www.tabloidbintang.com/images/resized/images/stories/wisata-kuliner/hangout/bibliotheque_150_225.jpg(bukan iklan yah) peace
pertama saya akan gunakan iso 1600
mode M: speed 1/30, F: 3.5 atau 5.6 (tergantung diam atau bergerak
flash mode: saya coba set di rear atau slow mode (biar suasananya terekam dengan baik, seperti lampu2 yang ada disana)
flash ekternal saya akan setting di M, mungkin 1/4 atau 1/8 (tergantung diafrgama)
flash saya kasih filter coklat dan set wb di sekitaran 3000an biar sama warnanya dengan suasana cafe tersebut
bounce, dan sedikit naikan putih2nya (lupa namanya)
pada lensa saya akan jaga jarak biar nga terlalu zoom, maksimal 50mm asal Fnya 2.8, dan nga gampang goyang, karna pake speed yang cukup rendah, biasanya suka manteng lama2 di 17mm

saya yakin dengan speed cukup rendah bisa merekam suasana dengan baik, tentu WB dan flashnya juga diperhatikan oiya saya tambahkan, kadang kala langit2 dicafe warnanya hampir sama dengan dindingnya (coklat) dengan slow flash direct to objek, akan lebih baik dari pada dibounce jadi semua tergantung kondisi cafe tersebut, dijakarta rata2 cafe jarang ada langit dan dinding yang putih

04 Oktober 2010 18:34:35

0
0

Iso di tinggiin. Terus shutter speed di turunkan. misal pake iso 1600 speed 1/20. Diafragma selebar lebarnya... Logika saya sih gini.. Shutter lambat dan iso tinggi buat ngrekam ambient light. Kemudian buat nge freeze gerakan pake flashnya... Meskipun kalo orangnya bergera cepat terlihat pergerakan juga. Setidaknya kalo pake lensa ber VR/IS. BG tetep jelas. Kalaupun tidak ada VR/IS bisa pake tripod.

04 Oktober 2010 18:41:11

0
0

Mencoba menjawab sesuai pengalaman pribadi

gunakanlah mode TV atau speed sehingga F atau diafragma mengikuti speed.

Pertama Yang harus diperhatikan pertama kali ialah Speed, untuk mendapatkan ambience ruangan alias background supaya tidak "nge-block" maka pergunakan speed yang tidak terlalu cepat antara 1/10 sampai 1/30.karena cahaya pada ruangan tersebut tidak terlalu terang
setelah menyeting speed pada kamera yang kedua gunakan iso yang cukup tinggi antara 400-800 tentunya kita lihat pada hasil jepretan pada ISO sebelumnya bila kurang naikan ISO secukupnya

semakin tinggi ISO semakin kecil GN yang dikeluarkan oleh flash dan tentunya menghemat baterai pula..

untuk penggunaan flash external dan flash pada hot shoe gunakan setingan 2nd curtain agar pada saat kamera merekan gambar cahaya yang dibelakang atau backgroun tidak bergerak atau membentuk garis.
khusus unutk external flash sebaiknya arahkan flash ke plafon ruangan sehingga memantulkan cahaya ke ruangan . apa bila tidak ada plafon pada ruangan gunakan kertas putih untuk memantulkan cahaya (kertas putih sebagai plafon).

dan usahakan tangan tidak terlalu bergerak banyak pada saat menekan shutter.

semoga gak salah..

04 Oktober 2010 18:51:16

0
0

Nyoba jawab ya mas...

Pop up :flash speed dibuat 1/30, ISO disesuaikan/secukupnya.

External Flash: flash speed dibuat 1/30 jg, atau bisa jg di bounce ke langit2. ISO secukupnya/disesuaikan.

04 Oktober 2010 18:53:43

0
0

Terimakasih kepada rekan-rekan yang sudah menjawab. Resep agar Anda lebih mudah memenangi t-shirt, berikan jawaban yang sederhana, tapi lengkap dengan alur berpikir yang runtut. Dengan demikian, thread ini bisa berguna sebagai pembelajaran. Rekan-rekan yang ingin belajar tentu malah jadi bingung kalau jawaban Anda membingungkan dan terlalu banyak opsi terbuka.

04 Oktober 2010 18:59:58

0
0

pengen dapat kaos lagi ah ... whistling

cara yg sederhana/santai/sambil ikut menikmati suasana :

gunakan mode P (flash off) lihat speed dan f nya saja ----> pindah ke mode M dg setingan spt itu (flash on) ----> jepret aja.

note : penggunaan mode P untuk "mengejar" intensitas background agar tidak terlalu gelap, sedangkan flash off agar shutter time tidak terlalu singkat (kalo flash on :1/60 detik menyebabkan background gelap)

setingan dari mode P itulah yg kita gunakan sbg "pedoman" pd mode M, jika dirasa intensitas cahaya baskground lebih/kurang: mainin saja speednya ... happy

oia, jangan takut make speed rendah ya, justru "artistik" loh ... big grin

04 Oktober 2010 19:00:07

0
0

memotret menggunakan flash agar obyek tidak ngeblok & hasil foto masih lazim merekam suasana yang ada bisa di lakukan sbb;

1.pengaturan program kamera harus tepat,misal menggunakan program (M) pada kamera ketika memakai iso 200,maka besarnya diafragma bisa memakai 5.6 atau 8, tapi agar penggunaan flash tidak ngeblok dan bisa merekam suasana yang ada maka sped harus rendah. misalnya bisa memakai sped 8 atau 4 bahkan bisa sampai 1/2 tapi harus di ingat pemotretan seperti ini posisi pemotretan harus tetap terjaga agar tidak goyang,penggunaan monopord sangat membantu untuk pemotretan slow speed.

2. harus diingat kekuatan GN dari flash juga sangat berpengaruh terhadap kekuatan flash, maka fotografer harus memahami seberapa kekuatan flash agar sesuai ketika mengenai obyek karena flash yang di gunakan hanya sebagai fill in saja agar suasana tetap terjaga.

3.penggunaan flash sendiri usahakan jangan frontal. karena dengan posisi flash secara frontal maka cahaya yang mengenai obyek akan keras. ini biasanya jelas terlihat pada pantulan dari kacamata,wajah yg di make up dan keringat pada obyek.maka flash bisa di atur dengan posisi di bounce atau flash di arahkan agak keatas.

selamat mencoba....

04 Oktober 2010 19:18:09

0
0

Wah atas2 saya pada jago bener..coba ikutan ah.
.
teknik paling umum tentu memakai bounce flash,jatuhnya cahaya akan merata karena dipantulkan.untuk merekam ambience light agar cahaya gak terlalu artifisial,maka metering harus,atau mendekati 0 sehingga flash cuma untuk fill light.
Tentu saja sebaiknya flash dalam mode manual sehingga intensitas cahaya bisa kita pilih sendiri.

04 Oktober 2010 19:22:30

0
0

mau ikut mencoba nasib dan peruntungan di FN untuk mendapatkan kaos gratis.... happy

singkat kata, kalo saya :
1. pake ISO 1600 dan pake lensa diafragma angka kecil (misalnya f2.8 atau 1.8), supaya bisa menang di speed nya. Speed saya usahakan minimum 1/60.
2. flash dibounce ke atas dengan Gari Fong (bener gag ya nulis nya ?), supaya liting merata bounce dari langit-langit ruangan.

04 Oktober 2010 19:24:36

0
0

coba jawab..rockrockrock

setting kamera: gunakan ISO tinggi, shutter speed serendah mungkin tapi tetap freeze..

setting flash: bouncing..

FN TEXT ADS

KABAR BAIK !! sekarang sudah tersedia FN text Ads, Syaratnya cuma 1: MEMBER FN !! BURUAN!!!

FN TEXT ADS

KABAR BAIK !! sekarang sudah tersedia FN text Ads, Syaratnya cuma 1: MEMBER FN !! BURUAN!!!

Kategori

FN TEXT ADS

KABAR BAIK !! sekarang sudah tersedia FN text Ads, Syaratnya cuma 1: MEMBER FN !! BURUAN!!!

FN TEXT ADS

KABAR BAIK !! sekarang sudah tersedia FN text Ads, Syaratnya cuma 1: MEMBER FN !! BURUAN!!!

FN TEXT ADS

KABAR BAIK !! sekarang sudah tersedia FN text Ads, Syaratnya cuma 1: MEMBER FN !! BURUAN!!!