Forum

Tang Tarunodjojo. Robert | 03 Februari 2009 23:45:34 |

Bahas Peralatan > Merk Lain

5
0
1812
Dilihat : 186095

Salam kenal FNers,

Saya newbie dan baru mulai lagi (kembali setelah 17 tahun stop foto) menggemari fotografi sebagai hobbi sejak tahun 2008 lalu. Saya pemakai Canon 5D Mk II, dan bersama beberapa rekan saat ini mulai menggemari fotografi dengan lensa manual fokus, yang tentunya lebih banyak berasal dari lensa generasi lama.

Lensa moderen Auto-Fokus memang pastinya tetap menjadi primadona karena kepraktisan dan teknologi mutakhirnya. Tapi sayangnya lensa-lensa baru sekarang semakin menggila harganya. Nah, menyiasatinya, kami pun mulai berburu lensa-lensa manual yang secara kualitas optik tidak kalah dengan lensa moderen.

Nah melalui thread diskusi ini, bagaimana jika kita, sesama penggemar atau yang pernah atau masih suka memakai lensa-lensa manual lama untuk saling berbagi informasi dan pengetahuan tentang lensa manual yang digunakan. Semoga melalui diskusi ini, kita dan generasi muda (yang belum pernah mengenal lensa manual) berbakat dan berminat terhadap foto tidak lagi merasa terpentok mahalnya harga lensa-lensa berkualitas karena masih ada alternatif lain yang tidak kalah bagusnya (atau malah lebih superior) tapi dengan harga dibawah lensa moderen auto-fokus.

After all, menggunakan alat yang mahal dan bagus untuk hasil foto yang bagus adalah hal yang seharusnya dan sudah biasa. Tapi menghasilkan foto-foto yang bagus dengan menggunakan alat yang sederhana dan murah... nah itu baru luar biasa !

So, semoga banyak rekan FNers yang mau bergabung, menyumbang info, dan sample foto dari lensa-lensa manual yang dimiliki untuk dapat kita nikmati karakter dan keunikannya masing-masing.

Berhubung banyak yang berkomentar tentang susahnya fokus manual di kamera digital, berikut adalah alat2 yang saya gunakan untuk membantu fokus (mata saya pun sudah +1):

1. Untuk adapter lensa ke bodi EOS, saya beli yang ada AF confirmation chip versi mutakhir, yaitu bisa kalibrasi AF sensor (mengurangi front atau back focus) dan program data lensa di EXIF melalui kamera. Jadi seolah menggunakan lensa AF, jika sudah pas, camera akan bunyi beep dan di VF titik merah focus akan menyala. Harga US$80an. Mahal, tapi saya sudah membuktikan akurasi yang lebih bagus karena bisa di adjust sendiri. Chip generasi ini sering disebut Dandelion chip (2008) dan Optix V5 (paling baru).

2. Nikon DK-21M Magnifying eye-piece.. Alat kecil ini memang buatan Nikon, tapi bisa langsung dipasang ke Canon menggantikan eye-cup orisinil tanpa modifikasi sama sekali. Pembesaran 1.17X (atau 1.2X). Jadi kurang lebih pandangan di viewfinder menjadi 20% lebih besar dibanding eye-cup orisinil. Tanpa ada crop dan info di bawah pun masih lengkap terbaca. Secara angka sih kecil, tapi saat digunakan, bedanya cukup significant dan banyak membantu dalam fokus manual.

3. Canon Focussing Screen Ef-S (50D) atau Eg-S (5D mk2) Precision Matte. Pemasangan sangat mudah (Do it Yourself). Hasil : VF lebih gelap 20% dari orisinil, lebih blur pada saat Out of Fokus, sehingga saat fokusing kita bisa melihat beda yang jauh lebih kontras antara tajam dan kabur. Lumayan membantu, tapi tidak sebaik konsep split screen atau prisma.

Salam,
b O b
www.lensamanual.com
www.lensamanual.net

03 Februari 2009 23:53:02

0
0

wah topik yang tepat saat resesi seperti ini
beberapa hari ini saya mencoba lensa manual, dan beberapa foto sudah saya upload, dan cukup mendapat perhatian

baiklah saya mulai dengan lensa lebar Carl Zeiss Jena flektogon 20mm f4
Ini terkenal lensa lebar tanpa/minim distorsi

foto 1. Dockland di saat senja



03 Februari 2009 23:55:08

0
0

foto 2. masih dockland



03 Februari 2009 23:56:58

0
0

foto.3 Hafen Hamburg di musim winter



04 Februari 2009 00:00:40

0
0

dari foto-foto tersebut diatas ada sentuhan oldignya
bagaimana performa lensa-lensa lama manual fress from camera
berikut adalah Carl Zeiss jena Sonnar Olympic 180mm f2.8

suka dengan rendering tonalnya apik dan cantik



04 Februari 2009 00:02:03

0
0

masih CZ Jena sonnar 180 f2.8



04 Februari 2009 00:04:39

0
0

ck..ck..ck..
serasa come back home nih
dulu saat masih menekuni bidang jurnalistik (puluhan tahun yg lalu), saya juga selalu memakai manual fokus.
Sayang sekali foto2 itu tdk tersimpan dgn baik di dokumen pribadi saya,jd skrg sudah tdk punya foto2 menggunakan lensa manual lagi.

Salut buat idenya utk membuat thread seperti ini

04 Februari 2009 00:12:18

0
0

Saya mulai dulu dengan koleksi kecil saya, dan karena saya hobi foto anak-anak saya, maka koleksi saya lebih diutamakan untuk portrait:

Mount M42 :
1. Asahi (Pentax) S-M-C Takumar 50mm f/1.4
Lensa ini tajam di open-wide, dengan tonal warna yang lembut dan bokehnya cukup halus



04 Februari 2009 00:19:41

0
0

2. Meyer-Optik Gorlitz Oreston 50mm f/1.8 (buatan Jerman Timur)
Low saturation dan kontras, bisa membuat foto berkesan klasik. Bokehnya dahsyat.



04 Februari 2009 00:19:41

0
0

Wah itu bukan koleksi lagi Om, tapi sudah bisa buka lapak laughing laughing
apalagi koleksinya lensa mantab-mantab dan fast lens

OM Bob ...mungkin lebih bagus sample juga ditampilkan disini
supaya diskusinya lebih asyikk

kalau lensa saya hanya berapa gelintir saja

lanjutan dari CZ jena Sonnar 180, bagaimana bokehnya

bukaan f2.8



04 Februari 2009 00:22:23

0
0

3. Meyer-Optik Gorlitz 135mm f/2.8
Performanya bagus buat portrait. The Bokeh Monster!



04 Februari 2009 00:22:57

0
0

berhubung ada disinggung kata2 murah, bisa di kasih info gak mengenai harga2 lensa tersebut.

karena murah atau mahal itu kan relatif .

04 Februari 2009 00:24:05

0
0

@ Om Bob : takumarnya muantab pool

bagaimana dengan Sonnar 180 dibukaan f8

maskin mantab dan bokehnya tetap asyikk



04 Februari 2009 00:24:47

0
0

4. Schneider-Kreuznach Xenon 50mm f/1.9
Warna natural sekali dan tajam. Lensanya mungil tapi tidak sekecil Pancake lens.



04 Februari 2009 00:27:32

0
0

5. Helios 40 85mm f/1.5 (buatan Rusia)
Lensa legendaris buat portrait, softness dan bokehnya mantap, tajam



04 Februari 2009 00:30:30

0
0

@bro Victor : karena barang tersebut kebanyakan dapatnya di ebay
range harganya cukup lebar
sebagai contoh lensa CZ Jena Sonnar180 f2.8 saya dapet dengan harga 90.90€

menurut saya cukup murah, untuk ukuran tele 180mm dengan bukaan 2.8, dan hasilnya sungguh memuaskan

04 Februari 2009 00:33:13

0
0

wah saya juga punya Helios 40 85mm f1.5
lensa potrait dengan hasil yang cantik, bokehnya saya suka
model anak sendiri di dalam rumah bukaan f 1.5



04 Februari 2009 00:38:51

0
0

masih dengan Helios 40 85mm f1.5,
bagaimana dengan bukaan lebih kecil hasil makin mantab dan bokeh tetap cantik



04 Februari 2009 00:39:24

0
0

Hi om Siswono,
Wah kalo seni foto wide, om sis ini rajanya. Koleksinya juga eksklusif sekali... lensa2 legendaris Zeiss Jena...

Jena Sonnar 180 nya sih bagus banget even @ open-wide. Tone warna n bokehnya hebat bener ya

Fotonya mantap-mantap om!

om Ahmad,
Thanks om, wah boleh sharing dong om pengetahuan tentang lensa2 manual yang bagus2 dulu itu

om Victor,
Wah kalo harga susah juga dibuat patokan om, karena ada beberapa yang sdh lama dibeli dan skrg harga sdh naik, dan ada pula yg saya belinya kemahalan dan sampe sekarangpun masih kemahalan.

Tapi dengan sample2 ini, mungkin bisa dinilai apakah lensa manual ini masih worthed dibeli dan dikoleksi.

04 Februari 2009 00:40:52

0
0

mas siswono :thanks infonya.

enaknya kalau tinggal diluar<-8. kalau disini, bisa mesen tapi takut gak nyampe hee hee

yg pasti saya catet, siapa tahu ada kesempatan keluar, bisa hunting di sunday market, flea market or whatever lah namanya big grin



om bob thanks juga infonya,hayo lanjut

04 Februari 2009 00:42:48

0
0

Mount Contax/Yashica (CO/Y)

1.Carl Zeiss Tessar T* 45mm f/2.8 "Pancake"
Asik buat street foto karena kecil, tajam, warnanya bagus, bokeh biasa saja



Kategori