Forum

Subagio Rasidi Kusrini, etoy | 11 Februari 2008 07:09:13 |

Minat Khusus > Underwater

0
0
75
Dilihat : 12748

Dear Administrator/Moderator
Saya baru beberapa hari menjadi anggauta FN, apabila tulisan ini salah kamar, mohon kiranya tulisan ini dipindah ke Forum yang tepat. Terima kasih.

Kata pengantar :
Tulisan ini bertujuan untuk mengajak anda yang mungkin tertarik untuk menjadi seorang Underwater Photographer, tetapi anda belum tahu dari mana sebenarnya anda harus memulainya. Tulisan ini hanya membatasi pada peralatan yang digunakan oleh penulis yang menggunakan DSLR kamera (Fujifilm FinePix S2Pro dan Nikon D200) dan analog SLR kamera (Minolta Dynax 9xi), ketiga tiganya menggunakan Seacam Housing & Seacam accessories. Walaupun demikian, tulisan ini mudah untuk diadaptasi untuk DSLR kamera dan housing pilihan anda.
Mahal murahnya suatu peralatan UWP, saya kira sangat tergantung dari kebutuhan anda, sehingga saya mohon pengertian anda apabila saya tidak akan mendiskusikan mahalnya peralatan tsb.

Edit :
Artikel lain dari penulis tentang UWP
[UWP]Lighting dibawah air.

[UWP] Persiapan untuk UWP dan Accessories sederhana.

11 Februari 2008 07:10:24

0
0

Underwater Photography

Gambar 1

Berada dibawah dengan keterangan sbb :
Peralatan standard yang penulis pakai untuk UWP berikut Sony VAIO Notebook, Digital Compact Camera sebagai Backup camera dan Accessories lain

Bagi anda yang mempunyai pengalaman bertahunan dalam menggunakan kamera didaratan, apabila suatu hari anda memutuskan untuk menjadi seorang Underwater Photographer, anda akan merasakan banyaknya rintangan dalam memulai hobby baru anda (ini pengalaman pribadi saya), dimana anda harus memenuhi beberapa syarat syarat tertentu untuk menjadi seorang UW Photographer yang baik seperti :

  • Mempunyai pengalaman diving yang cukup mantap. Sebaiknya pemegang brevet diving setara PADI Advanced Open Water atau dari organisasi CMAS oder organisasi diving lainnya. Minimal 70-80 dives yang tercatat di dive log book anda.

  • Mampu untuk "hoovering" diatas softcoral/coral atau objek kecil lainnya tanpa anda (baik sengaja maupun tidak sengaja) harus merusak lingkungan dibawah laut yang anda foto. (Syarat mutlak)

  • Memiliki dan tahu secara benara bagaimana menggunakan peralatan menyelam dan peralatan keselamatan yang berfungsi secara benar setiap kali anda menyelam. Dalam keadaan darurat anda harus menyelamatkan diri anda/buddy anda maupun kamera anda yang mungkin berharga sampai ribu dollar.

  • Mengusai semua fungsi kamera dan tombol yang ada pada kamera yang anda gunakan. Lama waktu menyelam anda sangat tergantung dari beberapa faktor seperti kedalaman, arus dibawah air dan pengalaman menyelam anda. Setiap detik waktu yang anda habiskan untuk mengkotak katik fungsi atau menu kamera didalam air hanya menghabiskan waktu menyelam anda. Sebagai UW Photographer anda sebaiknya lebih berkonsentrasi pada komposisi dan mencari objek yang mau di foto.

  • Memiliki Flash.
    Untuk dapat mengambil keindahan warna foto foto dari dalam laut tentunya anda membutuhkan external Flash yang harus memadai kekuatan cahayanya untuk dipakai dikedalaman laut dimana anda "menjepret" objek tsb.

  • Uang.
    Bila anda telah memiliki semua peralatan UWP, anda masih harus memiliki "uang kecil" yang jumlahnya tidak sedikit untuk sekali diving. Dibandingkan dengan Malaysia dan Thailand, diving di Indonesia cukup mahal, antara USD$ 25 - USD$ 45 untuk satu kali diving per orang. Untuk 3 minggu liburan Diving, penulis bersama dengan isteri menghabiskan rata rata 75 dives (berdua) sekali cuti diving, belum lagi 2 anak anak penulis yang juga sudah keranjingan diving.

    Alternative lain adalah menjadi anggauta club diving atau mempunyai kapal, peralatan diving berikut dive tank dan dive compresor sendiri.

    Mungkin bung Erwin Kodiat dari forum Kapal Selam yang juga member FN dan para Diver lain bisa ikut memberi informasi, bagaimana caranya untuk bisa diving yang jauh lebih murah meriah dibandingkan dengan yang saya lakukan sekarang ini.

  • Berjiwa "petualang" dan "ringan tangan." Anda harus berjiwa "petualang" dan "ringan tangan", tidak disemua resort/kapal "life aboard" yang mempunyai fasilitas diving anda dapat menjumpai kenyamanan seperti dirumah anda, seperti pembantu yang setiap saat siap menenteng dan mengangkat "tetek bengek" diving gear anda atau mengangkat 2 koper Pelican penuh dengan "UW gear" yang berisi 2 Seacam Housing, 3 buah Flash, 80 buah batery untuk 3-4 minggu liburan, 3 pasang Flash arm, beberapa Port (rumah lensa) yang berat keseluruhannya mencapai 30-an Kg, belum lagi peralatan Diving (tanpa tangki diving) yang beratnya mencapai 50 Kg untuk 4 orang. Masih ada lagi 4-5 body camera + lensa lensanya dan accessories lain didalam handbag
    Sebagai gambaran, ketika saya diving di Hurghada, Egypt tahun 2007 yl. saya tidak saja harus menenteng semua peralatan sendiri kekapal, tetapi juga harus memasang peralatan diving sendiri, setiap selesai diving harus mengganti tanki juga sendirian dsb.

  • Berjiwa inovativ
    Memiliki jiwa inovasi yang besar, kadang anda harus bisa bergulat dengan mesin kapal yang sedang "ngadat" di tengah laut atau generator listrik di resort atau pembangkit listrik tenaga surya atau dengan Notebook milik anda sendiri, external harddisk storage untuk menyimpan gambar gambar yang anda buat dsb. Tanpa aliran listrik, peralatan super modern yang anda bawa tidak ada gunanya sama sekali, karena baterynya tidak bisa di charge.



11 Februari 2008 07:17:18

0
0

Penulis memulai menyelam pada tahun 1995, diving yang tercatat di log book sampai summer 2007 lebih dari 302 kali, pertama tama yang dilakukan oleh penulis adalah membuat ujian diving untuk mendapatkan "Brevet":

  • Kelas Open Water Diving dari organisasi PADI, dimana ujiannya pada waktu itu dibuat di Austria pada awal musim semi ketika suhu air di danau pada saat itu hanya 2 derjat celcius.
  • Kelas Advanced Open Water (antara lain untuk belajar night diving) dibuat 2 tahun kemudian di Palu, Sulawesi Tengah,
  • Kelas Rescue Diver dibuat 1 tahun kemudian juga di Palu, Sulawesi Tengah.
  • Kelas Nitrox (Oxygen Enriched Air) dibuat di Austria. Pada tahun ke lima (tahun 2000), penulis mulai menjadi UW Photographer, dengan mengunakan Minolta Dynax 9Xi dan Camera Housing dari Seacam dengan Amphibi Flash dari Seacam pula yang berkekuatan 350 Watt. Setahun kemudian, isteri penulis memulai dengan menggunakan Amphibi kamera Nikonos V dengan Flash dari Ikelite yang berkekuatan 400 Watt.

    Berjalan dengan waktu penulis mengupdate ke DSLR menggunakan Fujitsu FinePix S2Pro dan isteri penulis menggunakan Minolta Dynax 9Xi. Tahun 2007 saya mengupdate Minolta Dynax 9xi ke DSLR dengan Nikon D200 untuk isteri penulis (hadiah 17 tahun perkawinan) yang ternyata dia lebih suka menggunakan kamera S2Pro. Alhamdullilah, saya dapat kamera yang lebih baru!

    Mulai tahun pertama sampai tahun ke 3 aktivitas UWP betul betul frustasi, karena 95% dari 70-80 rol film hasil yang diambil berdua dibawah laut selama 3-4 minggu cuti hanya untuk dibuang, biasanya terlalu terang atau terlalu gelap atau bagaikan "bersalju". Akhir dari pada liburan selalu ditutup dengan muka "mayun" ketika keluar dari toko yang mencetak foto di Singapore, karena hasil fotonya sangat mengecewakan.

    Di tahun ke 5 (tahun 2005) hasil "jepretan" UW mulai membaik, sehingga saya berani menunjukan hasil foto foto tsb. baik di kantor, Internet maupun kepada teman teman yang tertarik untuk menjadi UW Photographer.

11 Februari 2008 07:38:53

0
0

Kamera:
Kamera untuk UWP yang pada saat ini digunakan oleh penulis adalah :

  • Nikon D200,
  • Fujifilm FinePix S2Pro (6 juta pixel), menggunakan Nikon Bayonet (dipakai oleh isteri penulis)
Lensa :
Untuk UWP, ada 2 pilihan type lensa yang dapat digunakan yaitu lensa Wide Angle atau lensa Macro. Untuk Fujitsu FinePix S2Pro dan Nikon D200 yang kami gunakan, kami memakai :
  • Nikon Macro Lens 60mm dan 105mm,
  • Nikon AF-S Zoom lens 17-35mm/f 2.8
  • Nikon Zoom lens 18-35mm sebagai lensa cadangan Lensa idaman saya untuk lensa Wide angle adalah lensa Nikon 10,5 mm atau Sigma 10-20mm

Housing:
Gambar 2 dibawah dengan keterangan sbb:

Disebelah kiri tampak Seacam Housing untuk Fujitsu FinePixS2Pro dengan 2 buah Flash berkekuatan 2x100 Watt
Disebelah kanan tampak Seacam Housing untuk Nikon D200 dengan sebuah Seacam Flash berkekuatan 350 Watt
Untuk SLR kamera, saya menggunakan Seacam Housing baik untuk digital SLR maupun untuk analog SLR kamera. Pilihan pada Seacam Housing karena pabriknya berada di dekat kota Graz, di Austria bagian selatan, sehingga memudahkan untuk Maintenance dikemudian hari. Seacam Housing adalah Roll Royce nya Housing untuk Underwater Camera Housing, terbuat dari Alumunium yang dibuat khusus untuk satu merek dan satu model kamera saja.

Produk Seacam adalah :
  • Precisian hand made.
  • Tombol tombol yang berada di Camera Housing mudah digunakan baik dengan sarung tangan neopren atau tanpa sarung tangan.
  • Mempunyai banyak pilihan Lensa port (Flat port, zoomport, macro port, System port, Manual focus macro port, Domeport, Wideport, Fisheyeport, Superdome) untuk setiap lensa yang akan anda pakai.
  • Keamanan Camera Housing dibawah air sangat terjamin, karena Camera Housing hanya bisa dibuka bila anda menggunakan dua jari anda untuk membuka Housing tsb.
  • Seacam Housing menggunakan special coating (Seacam Silver), yang membuat kamera ini tahan terhadap goresan pada permukaan Housing ini.
  • mempunyai banyak accessories pelengkap seperti builtin Laser Pointer didalam Flash, kabel adapter untuk macam macam merek Flash, Flash arm adapter untuk Flash merek non Seacam, alarm detector kebocoran air, pelapis bagian dalam kamera yang mampu menyedot kelembaban pada Camera Housing.
  • Waktu untuk Briefing/petunjuk yang diberikan oleh produsen Seacam sebelum membeli produk Seacam sangat luar biasa, penulis tidak membeli "kucing dalam karung" untuk produk yang sangat mahal.
  • Mayoritas pemenang lomba foto UWP International banyak yang menggunakan produkt Seacam.

  • design yang mantap, sehingga belum memulai membuat foto saja, Seacam Housing selalu menggundang perhatian para divers yang lain, membuat kecemburuan sosial para divers bule (sudah beberapa kali penulis alami) tentunya juga mengundang perhatian orang orang yang berniat lain, sehingga anda harus menjaga UW gear anda.

Dilain pihak produk dari Seacam baik untuk digital SLR maupun analog SLR kamera, harganya cukup mahal dibandingan dengan produk serupa seperti dari Subal, Ikelite, Aquatica, Sea & Sea dsb.
Karena Camera Housing untuk digital SLR maupun untuk analog SLR kamera hanya dibuat untuk satu merek kamera dan satu model kamera saja, bila anda memutuskan untuk menjadi UW Photographer, anda sebaiknya memiliki 2 kamera (1 sebagai cadangan) dari model yang sama untuk 1 Housing, sebab dengan cepatnya keluar model model yang terbaru, umur digital SLR atau analog kamera anda sangat pendek, sehingga bila suatu hari terjadi kebocoran, kemungkinan besar anda hanya tinggal memiliki Camera Housingnya saja, sedangkan kameranya sudah tidak dapat dibeli lagi. Demikian pula penulis memiliki 2 FinePix S2Pro, 2 Minolta Dynax 9Xi dan 2 Nikon D200 yang setiap liburan musim panas selalu dibawa ke Indonesia (sampai tahun 2006) sebagai kamera cadangan. Salah satu Camera Housing DSLR/SLR yang agak mendekati Housing universal adalah dari Ikelite.

Sejak tahun 2007 penulis menggunakan Digital Compact Camera Olympus dgn Housingnya sebagai kamera cadangan.
Untuk tahun 2008 dan berikutnya saya akan menggunakan Canon PowerShot G7 & G9 dengan Housing dari Ikelite yang sedikit dimodifikasi dan menggunakan external Flash dari Seacam.



11 Februari 2008 07:54:08

0
0

mas etoy, saya anton
terima kasih banyak atas pencerahannya

saya tertarik sekali dengan UW photography
tapi payahnya saya takut air dalam

anu, saya pengen tau aja
in case dalam sebuah pekerjaan, saya perlu gear seperti gear anda, apakah anda berkenan menyewakannya?

terima kasih, salam kenal

11 Februari 2008 07:54:41

0
0

Flash

Pilihan external Flash yang akan anda pakai dengan DSLR kamera (iTTL untuk Nikon atau eTTL untuk Canon) atau SLR kamera (TTL) hanya ada 2 pilihan yaitu :

  • Amphibi Flash dari produsen Camera Housing yang anda gunakan atau 3rd party product atau
  • Flash Housing khusus untuk model Flash dari merek kamera yang anda gunakan.

Gambar 3 dibawah:
Flash Housing untuk Nikon SB-800 Speedlight

Untuk UWP, satuan kekuatan cahaya untuk Flash selalu diukur dengan satuan Watt.

Pada awalnya ketika penulis memulai sebagai UW Photographer tidak satu orangpun yang dapat memberikan petunjuk kepada penulis tentang Flash apa yang sebaiknya penulis harus gunakan, jawaban stereo adalah ;" beli Flash yang paling kuat cahayanya, karena makin dalam anda menyelam, makin banyak warna warna dasar yang di absorbsi air laut", sehingga pilihan jatuh pada produk Ikelite, karena Ikelite mempunyai Flash yang terkuat pada saat itu, yaitu Flash dengan kekuatan cahaya 400 Watt.

Pada tahun ke 2 diawal liburan diving sebagai UW Photographer, ketika penulis melompat dari kapal, kabel spiral dari Flash yang menghubungkan Flash dengan kamera tersangkut pada pinggiran kapal sehingga "kancing" penutup batery terbuka, masih dipermukaan air, "kancing" penutup batery ditutup yang ternyata tidak rapat benar sehingga dikedalaman 25 meter "celah" yang sangat kecil ini bagaikan lubang besar, sehingga Flash penuh dengan air. Akhirnya Flash tsb terpaksa dibuang.

Ternyata pilihan Flash yang paling kuat adalah pilihan yang salah, yang ideal adalah 2 Flash yang berukuran sama dengan cahaya antara 25-100 Watt (tergantung apakah dipakai untuk Macro atau wideangle dan dikedalaman berapa Flash tsb. akan digunakan).

Flash yang berkekuatan cahaya besar dapat memantulkan refleksi dari sedimen yang berada dalam air, sehingga gambar gambar yang anda buat seperti lagi berada dalam musim dingin yang baru turun salju. Bila arah cahaya Flash yang biasanya berada disamping atas kamera anda di arahkan dengan sudut yang tepat, anda dapat mengurangi pantulan refleksi sendiment (plankton) air laut kembali ke kamera.
Flash yang paling kuat berarti juga ukuran Flashnya sangat besar, Ikelite Flash yang pertama kali digunakan isteri penulis, ukuran dan beratnya jauh lebih besar dari Nikonos V yang dipakai, sehingga Flash arm yang dipakai tidak bisa menahan berat Flash tsb, Flash tsb selalu "nungging nunduk" sehingga setiap kali mau diarahkan ke ikan yang mau di foto, Flash tsb harus disetel setiap kali, sedangkan ikan tidak bisa diajak berkompromi untuk "ngeceng" ketika mau di foto.

Pada saat ini Flash yang digunakan oleh penulis adalah Amphibi Flash dari Seacam dengan kekuatan cahaya 2x100 Watt untuk digital SLR dan "Point and Shot arm" yang dipakai baik untuk macro maupun untuk Wide Angle.

Isteri penulis menggunakan single Amphibi Flash dari Seacam dengan kekuatan cahaya 350 watt.

Flash Connector
Flash Connector digunakan untuk menghubungi external Flash dengan Camera Housing.

ada 3 type dari Flash Connector untuk DSLR/SLR kamera yang umum digunakan untuk Amphibi Flash:
  • Nikonos connector (5 pin, connector bagian dalam berwarna merah).
  • S6 connector (connector generasi baru, terdiri dari 6 pin)
  • Sea & Sea Connector.
  • Fibere optic connector, biasanya dipakai pada digital compact camera yang menggunakan external Flash.
Usahakan untuk membeli Flash dengan Nikonos Connector atau paling tidak Sea & Sea Connector baik untuk digital maupun untuk analog SLR.

Dengan kedua connector tsb. apabila Flash anda "ngadat" tidak berfungsi, anda masih bisa meminjam Flash dari Divers yang lain yang juga menggunakan Connector yang sama.

Flash dengan S6 connector tidak begitu populer karena harga kabel dan Connectornya sangat mahal dan jarang sekali digunakan oleh para divers dan dijamin anda akan mendapat kesulitan bila ingin meminjam Flash pengganti dari divers yang lain.

Flash Arm :
Idealnya adalah Flash Arm yang terdiri dari dua bagian seperti tangan anda. Lebih ideal lagi kalau Flash arm tsb didalam air dapat dipisahkan secara cepat dari Camera Housing untuk Point and Shot.

Sejak kurang lebih 2 tahun yl, ada produk Flash arm dengan diameter yang agak besar dan berisi udara didalamnya, sehingga Camera Housing anda mendapat sedikit buoyency positiv.



11 Februari 2008 07:57:03

0
0

Lampu senter halogen/Xenon/LED

Penggunaan lampu senter adalah untuk membantu pengukuran cahaya dari kamera supaya lebih cepat fokus.

Pada saat diving di pagi, siang maupun malam hari, penulis selalu menggunakan pencahayaan tambahan dengan Wide Spot dari lampu senter kedap air yang menggunakan lampu Xenon dengan cahaya yang sangat putih dan terang menyilaukan (lebih terang dari lampu Halogen).

Lampu Xenon tidak saja menyilaukan bagi para penyelam, tetapi juga untuk ikan ikan yang sedang dalam keadaan tidur atau istirahat dimalam hari.

Idealnya adalah dengan menggunakan lampu senter kedap air yang menggunakan lampu LED, karena cahaya lampu LED tidak terlalu terang sekali.

Umumnya amphibi Flash mempunyai builtin lampu halogen berkekuatan antara 10 - 15 Watt, pemakain lampu halogen dari Flash harus selalu dihindarkan supaya Flash anda tidak cepat kehabisan baterynya.

11 Februari 2008 07:57:54

0
0

Biology sebagai pengetahuan tambahan :

Setelah anda bisa melengkapi UW gear anda, anda sebaiknya mempersiapkan diri dengan membaca buku buku tentang ikan ikan tropis, untuk :

Mengetahui nama lokal maupun nama bahasa latinnya ataupun ketika anda foto tetapi mematikan atau membuat liburan diving anda sengsara kalau anda sampai tersentuh misalnya seperti Stone Fish, Dragon Fish (kedua ikan ini dapat menyesuaikan warnanya dan menyamar dengan menggunakan warna lingkungannya seperti pada bunglon), ubur ubur yang sangat berbahya seperti Physalia physalis atau lebih dikenal sebagai Portuguese "Man-of-war" atau "Bluebottle" dengan panjang tentakel yang bisa mencapai sampai 10 m. Penulis pernah tersenggol dengan ubur ubur ini ketika menyelam di Bira, Sulawesi selatan. Pada musim tertentu, lautan disekitar Bira, Sulawesi Selatan akan penuh dengan ubur ubur ini yang kelihatannya bagaikan "permadani".

Dengan pengetahuan biology yang memadai anda dapat mengetahui mahluk mahluk apa saja yang betul betul berbahaya sehingga anda bisa berhati hati dan dapat menikmati keindahan bawah laut untuk hobby UWP.

Pengetahuan biology kelautan juga dapat membantu anda dibidang UWP karena anda akan mengetahui hewan apa saja yang selalu bersimbiose dengan hewan lain atau karang lainnya.

Masih ada anggapan pada kebanyakan orang, bahwa ikan hiu dianggap berbahaya, bila anda melihat ikan hiu dalam jarak yang sangat dekat (1-2 meter) dari anda, anda dapat melihat bagaimana indahnya gerak dan liuk liuk badan ikan hiu bergerak dalam air. Mereka biasanya juga sama takutnya seperti anda sendiri yang sedang ketakutan kecuali beberapa ikan hiu tertentu saja yang berbahaya atau bila ada darah/luka dibadan anda.

Kejelian mata anda untuk menemui ikan dan karang karang yang menawan dibawah laut untuk di foto adalah kenikmatan tersendiri dalam berolah raga diving dan UWP.

11 Februari 2008 07:59:46

0
0

Seacam Housing

Gambar 4
Pada Gambar 4 anda dapat melihat cara membuka Seacam Housing yang mengunakan 2 jari, jari telunjuk untuk membuka tombol "Lock" bukaan Seacam Housing, bersama sama dengan menekan "Lock" dan menarik bukaan kearah luar dengan menggunakan jempol, anda baru bisa membuka Seacam Housing pada bagian kiri atau pada bagian kanan Housing. Tanpa menekan tombol Lock terlebih dahulu, mustahil Housing anda dapat kemasukan air.



11 Februari 2008 08:01:45

0
0

Gambar 5
Lapisan dalam Seacam Housing dilapisi dengan bahan berwarna hitam yang dapat menyedot kelembaban air didalam Housing ini, sehingga anda tidak perlu ragu ragu kamera atau lensa anda suatu saat akan mandi "keringat" selama anda menyelam.



11 Februari 2008 08:03:40

0
0

Gambar 6
Details bagian body Seacam Housing untuk mengatur Exposure



11 Februari 2008 08:04:40

0
0

Gambar 7

Di samping kanan atas terlihat Nikonos Connector untuk Flash
Dibawahnya terlihat tobol Shutter



11 Februari 2008 08:05:48

0
0

Gambar 8

Gambar details bagian body Seacam Housing (metal dengan bentuk seperti huruf Y) untuk switch off & on kamera

Dibawahnya terlihat sepotong metal yang menekan tombol shutter kamera



11 Februari 2008 08:08:08

0
0

Port (rumah lensa)

Gambar 9 dibawah:
Dari kiri ke kanan anda melihat Port yang digunakan oleh penulis:

  • Macro Port untuk Nikon 105 mm
  • Macro Port untuk Nikon 60 mm
  • Wide Angle Port untuk Nikon AF-S 17-35 mm
Selain Camera Housing, anda masih harus menggunakan Port atau Dome (atau katakanlah Lens Housing) untuk setiap lensa yang anda pakai.

Keistimewaan Seacam Housing untuk port yang digunakan terutama pada lensa lensa Zoom atau kalau anda ingin mengunakan focusing secara manual, anda cukup memutar tombol focusing, untuk itu pada lensa zoom atau Fix Lens anda akan dipasang satu Ring yang bergigi sehingga lensa dapat di zoom dan di fokus dari tombol secara manual.



11 Februari 2008 08:11:16

0
0

Gambar 10

Berada dibawah
Dari kiri ke kanan di baris pertama :

  • Domeport untuk fix lens 24-28mm,
  • Wideport untuk wide angle lens 17-35mm,
  • Superdome untuk fix lens 14, 15, 16 and 18mm,
Dari kiri ke kanan di baris kedua :
  • Fisheye Port
  • Flatport untuk standard lens 35mm sampai kepada zoom lens 200mm macro
Macro Port
Untuk Macro port tidak ada pilihan selain membeli port untuk 60mm atau 105mm.

Fisheye

Port (rumah lensa) dibuat untuk ukuran sebuah lensa saja.
Port untuk Fisheye tidak bisa digunakan baik untuk Macro lens maupun untuk Zoom Lens, karena bentuk Fiysheye port sangat cembung menyerupai setengah bulatan besar didepannya sehingga mempunyai real angle of view 180°.

Extension port untuk Zoom Lens

Bila anda memiliki Nikon Zoom 12-14mm dan 17-35mm, anda cukup membeli 1 domeport ditambah dengan 1 atau 2 extension port untuk memperpanjang port lensa anda. Extension port gunanya untuk memperpanjang Domeport yang anda gunakan supaya lensa anda tidak "mentok" ke kaca Domeport ketika di zoom, tentunya extension port ini tidak boleh terlalu panjang, supaya cahaya yang masuk ke lensa dan sudut buka lensa ini cukup besar untuk membuat foto.



11 Februari 2008 08:13:56

0
0

Manual Focusing

Gambar 11
Dibagian bawah body Seacam Housing :

  • di sebelah kiri terlihat Connector S6 dar1 Flash ke Body Seacam Housing
  • di tengah tombol Focusing
  • di sebelah kanan adalah tombol untuk Zoom, bila anda menggunakan lensa Zoom
Manual Focusing pada produk Seacam dilakukan di body Seacam Housing, tidak seperti dikebanyakan produk Housing lainnya, dimana tombol Fokucing biasanya berada di port tsb, sehingga anda harus memindahkan tangan anda dari pegangan kamera ke bagian port untuk focusing secara manual.



11 Februari 2008 08:16:23

0
0

Viewfinder

Seacam Housing menggunakan 3 model Viewfinder.

Standard Viewfinder

Gambar 12
Standard Viewfinder pada gambar sebelah kiri, tidak dapat diganti dengan Viewfinder yang lain



11 Februari 2008 08:18:32

0
0

Seacam interchangeable viewfinder system :

Gambar 13
S45 Sportsfinder terlihat dibagian kanan

Penulis menggunakan S45 Sportsfinder, baik untuk Fujitsu FinePix S2Pro maupun Nikon D200.



11 Februari 2008 08:22:25

0
0

Gambar 14 berada dibawah

S45 Sportsfinder ini dapat digunakan secara horizontal untuk membuat foto dengan format Landscape atau

diposisikan secara vertical untuk membuat foto foto dalam format potrait.

Keunikan S45 Sportsfinder ini adalah bisa diputar dari posisi horizontal ke posisi vertikal didalam air.

Kegunaaan lain dari S45 Sportfinder adalah untuk membuat foto "setengah-setengah", dimana anda dapat membuat foto dengan separuh objectnya berada dalam air dan separuhnya berada diatas air tanpa anda harus menenggelamkan kepala anda kedalam air untuk dapat melihat ke viewfinder ketika membuat foto "setengah-setengah".



11 Februari 2008 08:24:39

0
0

Gambat 15 berada dibawah

Cara ini menarik sekali untuk membuat foto sebuah pulau karang yang berada di kejauhan horizon dan sebagaian lagi adalah keindahan karang karang pulau tsb atau seorang model yang berdiri diatas pasir dimana sebagian badannya berada dibawah air dan sebagian badannya berada diatas permukaan air dengan latar belakang sebuah pulau.
Tampak pada gambar ini anak penulis yang bernama Susi (Susanna Olinda Kusrini)

Tentunya S45 Viewfinder tidak murah harganya, penulis membayar 1250 Euro hanya untuk S45 Sportsfinder saja. Untuk pemakai kaca mata, Sportsfinder ini dapat di setel +/-3 dioptri.



11 Februari 2008 08:26:08

0
0

Sports viewfinder S180

Gambar 16
Sports viewfinder S180 terlihat dibagian kiri
Ideal untuk point & shooting dan snap shots.



Kategori