Diskusi Fotografi > Fotografi Umum
Gimana Teknik menajamkan potret?

Frans Dellian
31 Januari 2004 12:33:10 WIB

1 0 246  Dilihat : 58437

Saya sangat tertarik memotret Model, wanita atau pokoknya manusia lah... ilmu yang selama ini saya dapatkan untuk menghasilkan foto yang tajam adalah pengaturan diafragma harus kecil. tapi dalam praktek selama ini saya dibingungkan dengan bervariasinya tingkat ketajaman yang saya dapatkan. oleh sebab itu mohon bimbingan para senior tentang bagaimana?
1. pengaturah speed, f, dan lain2nya supaya foto tajam?
2. apakah foto orang pose diam yg tajam harus dengan speed -60
3. untuk hasil tajam dengan speed diatas 30 apa triport jg sangat perlu

sekedar info selama ini saya gunakan nikon F65, F5 dan coolpix 5700 dengan lensa nikor ED 80-200mm 2,8 bantuannya nya sangat saya harapkan dari para senior... trims banyak ya

 

 

 
Re: Gimana Teknik menajamkan potret?
Wiwin Yulius 15 September 2004 15:39:20 WIB
Banyak memotret, biar dapat bukaan yg pas shg gambar tajammmm
0 0 
 
Re: Gimana Teknik menajamkan potret?
Angiola Harry 21 September 2004 22:25:05 WIB
Ini yang biasa saya lakukan, coba anda setel kecepatan rana 60 dan f/8 maksimal 90, tapi f nya jangan diubah lebih rendah ataupun lebih tinggi. Lalu light setel otomatis, dan arah lightnya juga dikira-kira (flas yang kepalanya bisa diputar). Saya pernah coba setelah kec rana diatas 90 dan f/11 tapi hasilnya kurang bagus dibanding diafragma 8. Juga dengan kecepatan dibawah 30 dan f<8, kurang artistik. Karena selama ini saya biasa motret dengan ukuran itu, dan hasilnya terpakai oleh redaktur, he..he... Tapi kalu anda mau eksperimen ya silahkan saja sampai mendapatkan brand sendiri. Tapi kalau sudah menemukan yang terbaik jangan lupa ajari saya ya, saya juga masih belajar-belajar nih.. Oh iya, arah light dan intensitas cahaya juga kalo bisa di eksperimen kan saja, siapa tahu dapet yang paten oke bung..!
0 0 
 
Re: Gimana Teknik menajamkan potret?
Suwanto Sjamsuddin 23 September 2004 13:52:43 WIB
Sebenernya, saya selalu memperhatikan masih banyak Fotografer kalau sedang memotret tidak dalam keadaan steady. Posisi siku tangan tidak ditempelkan ke dada, tetapi lebih seperti sayap burung yang sedang mengembang. Jika memotret dengan keadaan seperti ini, gimana mau menghasilkan gambar yang tajam. Apalagi menggunakan kamera SLR/DSLR yang notabene lebih berat.(karena ada lensanya). Untuk memotret tajam selain yang dijelaskan Bapak2 diatas secara rinci, anda juga harus tahu cara memegang kamera dengan benar pada waktu memotret karena ini juga yang menentukan tajam atau tidaknya sebuah gambar. Memakai TRIPOD sebenernya sangat baik karena menjamin kamera tersebut tidak goyang. Saya hanya menambahkan sedikit karena saya banyak memperhatikan kesalahan yang sangat pemula ini kadang2 terjadi. Dan juga nafas harus ditahan sebelum memotret. Semoga ini membantu.
0 0 
 
Re: Gimana Teknik menajamkan potret?
Wisnu Pati 30 November 2004 12:16:48 WIB
Saya cuman ingin menambahkan hal2 lain yg telah disampaikan sama bung kristupa Saragih : Karena bung Frans Dellian menggunakan kamera analog maka hal2 yg mempengaruhi ketajaman foto meliputi : 1. Tebalnya emulsi film, semakin peka film yg dipakai semakin tebal pula emulsinya yg mengakibatkan foto yg kurang tajam. Diantara format film 35mm, 120mm dan 4x5" ( film besar) pada jenis film yg sama format 120mm lah yg paling tipis emulsinya. 2. Besarnya faktor pembesaran, format film 35mm menghasilkan ukuran maksimal foto 13x18cm, format medium ( 120mm ): 30x30cm dan format film besar (4x5"winking :50x60cm ! Ini adalah pembesaran maksimal dgn hasil ketajaman yg baik yg sesuai dgn kaidah2 fotografi. 3. Diafragma, biasanya lensa mencapai titik resolusi maksimal pada bukaan 2 stop dari kekuatan lensa tsb, umpamanya : bukaan lensa f/2,8 bukaan optimalnya f/5,6 atao f/8.0, di atas itu lensa akan mengalami defraksi atao pembelokkan cahaya yg mengakibatkan foto yg kurang tajam, menggunakan diafragma kecil memang akan menambah ruang tajam tetapi tidak akan menambah ketajamannya. 4. Jenis kertas foto yg digunakan, jenis kertas yg permukaannya mengkilap ( glossy ) memberikan kesan lebih tajam daripada kertas Doff ( matte ). 5. Mutu lensa, baik yg digunakan pada lensa kamera maupun pada lensa enlarger. Sebaik-baiknya lensa kamera yg dipakai buat apa kalao ternyata lensa pada enlarger ( pencetakan ) mutunya no 3. 6. Kontras pada waktu pencahayaan dan obyeknya.Pemotretan pd siang hari memberikan kesan tajam ( kontras ) daripada pemotretan yg dilakukan pada suasana redup tanpa kontras khususnya untuk pemakaian film BW/ hitam putih ,ini hanya pendapat subyektif saja lho.
0 0 
 
Re: Gimana Teknik menajamkan potret?
Dodi saputra, LIquid.Inc 29 April 2005 21:55:16 WIB
sebener nya yang perlu diperhatikan adalah,, mungkin ini mah sekedar sekedar ambil poin aja mas supaya bisa upload foto, he he soalnya pasti de master 've tell the answer.. memanfaatkan depht of field kalo pengen poto portraid latar belakang dpisahkan dari objek dengan memperlebar diagrfragma dengan latar yg blur maka objek akan terlihat lebih tajam dan focus, dengan kondisi sesuai artinya masih dalam toleransi (tidak oe or ue)
0 0 
 
Re: Gimana Teknik menajamkan potret?
Ferdinand Robin 10 Juni 2005 10:16:52 WIB
Sebagai pemula saya sangat berterimakasih atas informasi yang diberikan oleh senior-senior yang telah berpengalaman khususnya informasi dari Bung Kristupa W. Saragih.
Tks.
0 0 
 
Re: Gimana Teknik menajamkan potret?
Fazriansyah 23 Juni 2005 20:07:08 WIB
untuk para senior, ilmunya yg diberikan sangat detail banget yah. tapi kalo bacanya satu2 pusing juga yah. tapi klo ada senior maupun sapa pun yg bersedia untuk ngrapihin dan membuat artikel tentang teknik menajamkan potret kayaknya makin berguna deh dilain waktu. big grin cuma saran loh.... big grin
0 0 
 
Re: Gimana Teknik menajamkan potret?
budi prasetiyo 13 Juli 2005 19:19:55 WIB
semua dah bener.happy
0 0 
 
Re: Gimana Teknik menajamkan potret?
Widyawan 05 Agustus 2005 23:12:06 WIB
Saya belum senior, cuman mau sharring bahan bacaan saja happy
Saya baca buku Understanding Exposure-nya Brian Petterson. Menurut dia foto paling tajam dan contrast paling besar di bukaan f/8 dan f/11. Alasannya pada tengah lensa-optik-cembung dalam lensa kamera terdapat daerah yg namanya 'sweet spot'. Nah ukuran 'sweet spot' ini kira2 sama dengan bukaan f/8 dan f/11. Kalau bukaannya lebih besar maka cahayanya jadi scatter (tersebar), ini yg menyebabkan adanya blur pd bukaan besar.
Jadi kalau DOF tidak penting dan shutter bukan prioritas silahkan pakai setting ini. IMHO ...
0 0 
 
Re: Gimana Teknik menajamkan potret?
Ane L Hollett 11 Agustus 2005 12:19:40 WIB
Berdasarkan pengalaman, tripod ngebantu banget dalam mengurangi camera shake, apalagi kalo pake lensa telefoto. Kemudian, terutama pada studio photography saya pake 3 sumber lighting: key light, fill light dan separation light. Key light diset full power (1/1), begitu juga fill light, kecuali separation light diset quarter power (1/4). Klao mau lebih gelap, ubah fill light menjadi half power or quarter. Set kamera ISO 200 (saya pake digital), shutter speed 60 F 11 tapi kadang2 kalo terlalu terang ubah menjadi F 13.

Kalo outdoor and matahari lagi terang saya biasanya pake "sunny 16 rule". Jika pake ISO 100 set kamera pada 125 dan F16 kalo ISO 200 settingnya menjadi 250 dan F 16. Lumayan juga buat patokan kalo terlalu terang or gelap bisa diadjust dari situ.

Banyak yg lebih pengalaman but I hope it helps.
0 0 
 
Re: Gimana Teknik menajamkan potret?
Theopilus S. 08 Oktober 2005 19:18:36 WIB
Pencahayaan yang tepat, bukaan diafragma yang pas, sudut pemgambilan juga berpengaruh, komposisi gambar diperhatikan.
0 0 
 
Re: Gimana Teknik menajamkan potret?
Putro Mas Gunawan 18 Oktober 2005 23:34:41 WIB
saya setuju tuh, selalu gunakan tripod untuk memotret model....
0 0 
 
Re: Gimana Teknik menajamkan potret?
Dodo Soewarno 28 Oktober 2005 14:43:56 WIB
Ketajaman dalam Fokus of interest itu harus, tetapi untuk latar depan dan belakang tidak menjadi keharusan.
0 0 
 
Re: Gimana Teknik menajamkan potret?
Liandri Cahyo 04 November 2005 03:31:46 WIB
Kalo saya, asal gak kelewatan, bisa dibantu di software
0 0 
 
Re: Gimana Teknik menajamkan potret?
--Tidak Ada-- 15 November 2005 15:27:29 WIB
trus terang klo pake dslr rata2 gbrmya tajam tapi setelah coba pake kamera analog hasilnya jadi laen ( ga tajam2 amat), tolong dibantu juga dong
0 0 
 
Re: Gimana Teknik menajamkan potret?
Jakop Iskandar 16 November 2005 07:33:58 WIB
Mungkin P. Frans harus lebih jelas dan luas lagi njelasin artinya "Tajam". Maksud P. Frans "Tajam" itu dilihat dari segi "SHARPness" atau "Dept of Field"? Pertanyaan dari awal mengenai bukaan f. berarti yang diharap P. Frans tajam adalah dari segi DOF, jadi pakai aja bukaan f 8-16 pada lensa yang terpasang (untuk Niokon F65 & F5nya). Untuk Coolpixnya pakai yg maksimum f8. Penjelasan lain sudah ada di komentar rekan-rekan sebelumnya.

Tapi kalau ketajaman itu "SHARPness", maka tergantung sekali kualitas lensanya. Saya usulkan kalau mau bener-bener tajam, coba pakai kamera medium. Kamera 35mm dengan lensa terbagus dan merek sementereng apapun masih terbatas. Dengan format film lebih besar, detail yang terekam juga semakin banyak (salah satu faktor ketajaman). Perbesaran juga mantap (tetap tajam). Apa P. frans sudah pernah mencoba memotret dg kamera medium?

Coba saja segera. Kamera medium 2nd murah kok di pasaran. Rollei, Hasselblad, Mamiya, dll. Tapi perhatikan lensanya. Biasanya lensa yang sudah 10than akan mengalami aus di ulirnya sehingga sulit untuk "fokus tajam" (Waspadalah). Saya usul jual aja F65nya tukar medium. Kan sudah ada F5.

Kalau sudah coba medium format tapi masih kurang tajam, saya angkat tangan.

Tapi selalu tanyalah bila tahu banyak.
0 0 
 
Re: Gimana Teknik menajamkan potret?
Fredy Wijaya, prt 15 Januari 2006 23:39:59 WIB
idem ama bung KRISTUPA deh....
0 0 
 
Re: Gimana Teknik menajamkan potret?
Kahar Chia 25 Maret 2006 09:59:38 WIB
Canon LENS dengan atribut IS juga membantu
0 0 
 
kalo pake digital camera gimana caranya biar gambar bisa ok?
Atik Nursiana, ana 29 Maret 2006 04:25:45 WIB
0 0 
 
Re: Gimana Teknik menajamkan potret?
Arief Anang Sudradjad 01 Mei 2006 10:48:13 WIB
Btw, semua anjuran dan informasi yang diberikan oleh para senior
di atas sudah sangat memadai. Saya cuma ingin menambahkan sedikit
saja.

Apabila kita ingin mengetahui kelebihan kamera kita, misalnya ketajaman gambar, maka kita
harus selalu melakukan latihan dengan kamera tersebut dalam
kondisi apapun, dan jangan lupa mencatat. Itu yang paling penting.
Karena dengan pencatatan yang kita lakukan, maka kita dapat melakukan
evaluasi hasil pekerjaan. Sehingga kita bisa tahu benar apa yang
akan kita lakukan dalam kondisi2 yang diinginkan.
Oh ya, satu lagi, kita jangan lupa mengasah feeling untuk mendapatkan
gambar atau moment yang kita inginkan.
In my humble opinion loh. Based on my experiences. Sampai2 kemana-mana bawa kamera.

Salam.
0 0