
selamat sore rekan-rekan fn, saya ada sedikit cerita...setelah berfikir panjang akhirnya beli ini juga di toko lampukita.com, sebenarnya sudah ada yang 1000wat tapi berhubung sudah terpakai akhirnya beli lagi sebenarnya beli yang ini hanya untuk iseng-iseng saja tergiur karena ada tripodnya hahah dan juga ingin mencoba lampu ini untuk continues light ![]()
spesifikasiny:
Paket Tiang Tripod + Metal Halide Flood Lamp HPI-T 250W atau 400W, Harga Tiang rp 250,000, Harga Kap Lampu rp 600,000, harganya gak beda jauh sama continues light beneran yang di jual di bursa ![]()
Kategori
Warung Kopi Fotografer.net
Bantuan Situs FN, Bincang Bebas, Panduan, Pengumuman, Usulan (Wish List)
Diskusi Fotografi
Bisnis Fotografi, Fotografi Umum, Kamera Digital, Klinik Foto, Konsep dan Tema, Medium dan Large Format, Olah Digital, Photo Guide, Pojok Pemula
Minat Khusus
Abstrak & Still Life, Eksperimen dan Special Effect, Fotografi Hitam-Putih dan Teknik Kamar Gelap , Fotografi Jurnalistik & Olah Raga, Infra Red, Landscape, Nature, & Satwa, Makro, Manusia (Portrait & Human Interest), Model, Fashion, & Wedding, Street Photography, Perkotaan, Arsitektur, Strobist, Underwater
Event/Acara
FN Events, FN Most Wanted, Hunting, Kumpul FN & Ucapan, Liputan Acara, Lomba Foto, Seminar/Workshop/Pameran
Bahas Peralatan
Asesoris Fotografi, Canon, Kamera Saku, Merk Lain, Nikon, Olympus, Perbandingan Peralatan, Printer & Scanner, Rangefinder, Studio Lighting
Bursa
Rudi Tambunan 28 Juni 2012 19:02:27 WIB
ini lampu yg pln biasa pake khannn??
Edi Suyanto 28 Juni 2012 20:09:17 WIB
salam mas jaya, terimakasih atas penjelasan yang sangat mendetail, nambah ilmu nambah pengetahuan ![]()
bukan tapi yang biasa di tempel di bilboard atau advertising ![]()
RE: Tripod Lampu Sorot Metal Halide untuk continues lightLeonardo Kaharap 28 Juni 2012 23:53:03 WIB
yang pasti, jangan dipake motret untuk model ato es krim...
kasian..nanti pada meleleh... ![]()
Edi Suyanto 29 Juni 2012 05:07:08 WIB
kalau model gak apa-apa malahan mas, biar modelnya pada buka-bukaan ![]()
RE: Tripod Lampu Sorot Metal Halide untuk continues lightbudi siswanto 29 Juni 2012 13:11:54 WIB
contoh hasil foto yang pake lampu itu mana,mas?
jadi pengen lihat..
terimakasih.
salam.

Salahudin Damar Jaya, Jaya 28 Juni 2012 17:59:40 WIB
Harganya termasuk murah dibanding dengan Lampu kontinyu HID diperuntukan untuk studio fotografi, tapi yang harus dicermati selain kekuatan cahaya dan Color temperaturnya (CT), yang lebih penting adalah nilai Color Rendering Indexnya (CRI).
apa itu CRI :
Adalah penggambarkan bagaimana sumber cahaya merefleksikan warna benda tampak terlihat pada mata manusia dan seberapa baik variasi/detil halus dalam nuansa warna yang didapat. CRI mempunyai skala dari 0 hingga 100 persen yang menunjukkan seberapa akurat sumber cahaya merender warna bila dibandingkan dengan sumber "referensi" cahaya (referensinya biasanya adalah cahaya matahari).
Semakin tinggi CRI, semakin baik kemampuan rendering warna. Sumber cahaya dengan CRI dari 85 sampai 90 dianggap cukup baik untuk merender warna. Sumber cahaya dengan CRI 90 atau lebih tinggi sangat baik dalam rendering warna dan digunakan untuk pekerjaan yang membutuhkan pemisahan warna yang akurat.
Ini ada contoh kurva spektral (untuk menggambarkan CRI) dengan beberapa sumber cahaya,
Beberapa tipe/merek metal HID saya lihat di speknya hanya mempunyai nilai 65-85, beberapa yang khusus digunakan untuk fotografi CRI-nya >90. kalau CRI 85, sudah cukup sebenarnya untuk kita dikalangan hobies, tapi untuk kalangan Profesional minimal nilainya 92.
Lampu Flash dan lampu pijar pada speknya biasanya tidak disertakan nilai CRI (hanya nilai CT saja), ini dikarenakan lampu tersebut menyala karena adanya media (gas/filament) yang sangat panas, sehingga radiasi warna yang di hasilkan adalah acak (menyebabkan kurvanya berbentuk kontinyu), mirip dengan cahaya matahari yaitu mempunyai kurva spektral yang seperti gunung
Sementara lampu Neon, LED dan HID dan sejenisnya Radiasi warna yang keluar adalah disebabkan adanya loncatan elektron sehingga kurvanya terlihat diskrit, dan agar mendapat spektrum yang cukup merata pada gelas lampu neon diberi zat berpendar (phospor) yang berpendar dan menghasilkan warna RGB. pada lampu HID spektrum kontinyunya didapat dari campuran jenis gas yang ada di bohlamnya.
Pada beberapa pabrikan (yang besar) lampu neon dan HID biasanya ada kode angka 3 digit, untuk menandakan CRI dan CT lampu, yang saya tahu tipe HPI-T itu keluaran philips, dan saya lihat kode lampunya adalah 645, jadi artinya lampu tsb punya CRI sekitar 60 (dari angka digit pertama yaitu 6) lalu CTnya 4500K (dari angka 2 digit terakhir yaitu 45), kalau mau yang CRInya 80-an keatas cari yang tipe MASTERColour CDM-TP atau yang 85-90-an tipe Philips MASTER MHN-LA dan yang CRI 95-an adalah MASTER MHN-SA (tapi harganya ngak kira-kira mahalnya diatas 3jt-an dan belum tentu di indonesia dijual)